Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Celni Minta Penanganan Karhutla Kalimantan Dipercepat

25 Okt 2026

Kasus Bullying Anak Down Syndrome di Surabaya, Komnas PA Desak Revisi UU SPPA dan Perppu Khusus

24 Okt 2026

Raperda Pariwisata Samarinda Bakal Atur Pengembangan Destinasi dan Potensi PAD

24 Okt 2026
1 2 3 … 1,003 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Siapkan Rekomendasi Karhutla untuk Presiden

    19 Okt 2026

    Rumah Advokasi PKS Kaltim Layani Warga Tanpa Biaya

    10 Okt 2026

    Seno Aji Tinjau Dampak Kemarau di Long Apari, Salurkan 11 Ton Bantuan

    14 Sep 2026

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Distransnaker Kutim Masuk Integrasi Dashboard 8 OPD

Integrasi aplikasi delapan OPD akan memudahkan akses data ketenagakerjaan hingga informasi perusahaan dalam satu dashboard.
Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya3 Sep 2026733
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kutai Timur, Sulisman
Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kutai Timur, Sulisman
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kutim – “Satu pintu” menjadi gambaran arah baru pengelolaan data pemerintahan di Kabupaten Kutai Timur. Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kutai Timur menjadi salah satu dari delapan organisasi perangkat daerah (OPD) yang aplikasinya akan masuk dalam sistem dashboard terintegrasi, sehingga berbagai informasi dan layanan dapat diakses secara lebih ringkas tanpa harus membuka banyak aplikasi secara terpisah.

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kutai Timur, Sulisman, menjelaskan bahwa konsep tersebut menggabungkan sejumlah aplikasi maupun data yang sebelumnya dikelola masing-masing OPD. Setiap perangkat daerah tetap mengelola program dan basis datanya sesuai tugas dan fungsi masing-masing, tetapi informasi yang dibutuhkan nantinya dapat ditampilkan melalui satu dashboard yang sama. Skema ini diharapkan membantu proses pencarian data, terutama ketika pimpinan daerah membutuhkan informasi secara cepat untuk mendukung pengambilan kebijakan.

“Jadi intinya bahwa di aplikasi itu, itu nanti masing-masing OPD itu kan mengaplikasikan semua atau mengaplikasikan program yang ada di dinas itu kan nanti di aplikasi tersebut,” kata Sulisman.

Untuk Distransnaker Kutai Timur, integrasi tersebut akan mencakup sejumlah data yang berkaitan langsung dengan sektor ketenagakerjaan. Informasi seperti data tenaga kerja, kesempatan kerja hingga data perusahaan nantinya dapat tersedia dan diakses melalui sistem yang telah disatukan. Dengan mekanisme tersebut, pengguna tidak lagi perlu berpindah-pindah platform hanya untuk memperoleh informasi dari beberapa perangkat daerah.

“Data-data yang dibutuhkan itu, data lawan kerja, kesempatan kerja, data perusahaan, nah disitu ada nanti, di aplikasi itu, jadi nanti bisa diambil dengan satu dashboard,” ujarnya.

Menurut Sulisman, keberadaan dashboard bersama juga memberikan kemudahan bagi pimpinan ketika memerlukan data lintas sektor. Sebagai contoh, kebutuhan informasi mengenai kependudukan dapat diarahkan pada data milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Sementara ketika membutuhkan gambaran mengenai kondisi pengangguran atau ketenagakerjaan di Kutai Timur, data tersebut dapat bersumber dari sistem yang dikelola Disnakertrans.

“Dalam satu dashboard sudah ada beberapa aplikasi tadi, jadi lebih mudah, misalkan pimpinan mau cari data terkait dengan kependudukan di capil, maka di dashboard itu sudah ada,” kata Sulisman.

Ia menambahkan, prinsip utama integrasi itu bukan menghilangkan aplikasi milik masing-masing dinas. Aplikasi sektoral tetap menjadi sumber data sesuai kewenangan OPD, tetapi akses informasinya dihubungkan dalam satu sistem. Dengan demikian, data yang sebelumnya tersebar dapat dihimpun dan ditampilkan dalam satu ruang digital yang lebih mudah digunakan.

“Kalau mencari data terkait dengan masalah pengangguran di Kutai Timur berarti punyanya Disnaker, aplikasinya, tapi dalam satu dashboard itu sudah diintegrasikan,” lanjutnya.

Integrasi aplikasi delapan OPD tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital di Kutai Timur. Ketersediaan data lintas perangkat daerah dalam satu dashboard dapat mempercepat proses koordinasi karena informasi dari setiap sektor lebih mudah ditemukan dan dibandingkan. Selain mendukung kebutuhan pimpinan daerah, sistem terintegrasi juga berpotensi mengurangi pengelolaan informasi yang terpisah-pisah antardinas.

Bagi Distransnaker, digitalisasi tersebut memiliki peran penting karena data ketenagakerjaan terus bergerak mengikuti perkembangan perusahaan, pencari kerja, kebutuhan tenaga kerja serta kondisi pasar kerja. Ketika data tersebut tersaji dalam sistem yang terhubung, pemerintah daerah dapat memperoleh gambaran lebih cepat mengenai kondisi ketenagakerjaan yang menjadi dasar dalam menentukan program maupun kebijakan.

Ke depan, integrasi dashboard delapan OPD diharapkan tidak hanya menyederhanakan akses terhadap data pemerintahan, tetapi juga memperkuat efektivitas pelayanan dan proses pengambilan keputusan. Melalui penyatuan akses aplikasi tersebut, setiap OPD tetap menjadi pemilik dan pengelola data sektoralnya, sementara pemerintah memiliki satu dashboard untuk membaca berbagai informasi strategis Kutai Timur secara lebih praktis.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Road 9 Ditata, Singa Gembara Siapkan Kampung Kuliner Berbasis UMKM

Pemkab Kutim Siapkan Lahan Pengganti TPA Batota, Mahyunadi Tegaskan Tak Terlibat Pembebasan Lahan

SIGAP Koperasi Terus Dimatangkan, BRIDA Kutim Dorong Inovasi Tembus Tingkat Nasional

Berita Terkini

Celni Minta Penanganan Karhutla Kalimantan Dipercepat

AlawiAlawi25 Okt 2026 DPRD Kota Samarinda

Kasus Bullying Anak Down Syndrome di Surabaya, Komnas PA Desak Revisi UU SPPA dan Perppu Khusus

24 Okt 2026

Raperda Pariwisata Samarinda Bakal Atur Pengembangan Destinasi dan Potensi PAD

24 Okt 2026

Road 9 Ditata, Singa Gembara Siapkan Kampung Kuliner Berbasis UMKM

23 Okt 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kepemimpinan Terkini Dalam Modernisasi Pelayanan Publik

10 Agu 2026

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.