Sangatta – Memperingati Hari Guru Nasional 2024, Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur, Jimmi, menghadiri upacara yang digelar di lapangan Bupati Kutim pada Senin (25/11/2024). Dalam acara tersebut, Jimmi tampil dengan mengenakan baju adat Kutai, yang menambah makna penting dari perayaan tersebut, sekaligus sebagai simbol kebanggaan terhadap budaya lokal.
Baju adat yang dikenakan Jimmi adalah Takwo, pakaian tradisional yang berasal dari suku Kutai. Baju ini memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi dan digunakan pada acara-acara tertentu, seperti pernikahan dan upacara adat. Dahulu, baju Takwo hanya diperuntukkan bagi kalangan bangsawan atau penari yang terlibat dalam acara-upacara adat istiadat, namun kini baju ini sudah menjadi pakaian yang dapat dikenakan oleh masyarakat umum, terutama dalam acara-acara resmi dan penting seperti Hari Guru Nasional.
Baju Takwo sendiri terbuat dari bahan kain katun, linen, atau beludru, dan memiliki desain yang mirip dengan jas tertutup, namun dengan leher yang lebih tinggi. Pada bagian depannya, terdapat kain tambahan yang disebut jelapah yang menutupi bagian tengah dada hingga pinggul. Jelapah ini menjadi ciri khas dari baju Takwo, memberikan kesan elegan dan anggun bagi siapa saja yang memakainya.
Tak hanya desain baju yang menonjol, kain panjang yang dipakai bersama Takwo juga memiliki keindahan tersendiri. Kain panjang tersebut dihiasi dengan motif parang rusak yang menjadi simbol khas dari adat Kutai. Rumbai-rumbai berwarna keemasan pada sisi kain tersebut menambah kemewahan dan keindahan baju adat ini, yang menutupi mata kaki pemakainya. Kombinasi antara Takwo dan kain panjang ini memperlihatkan kesan anggun namun tetap kental dengan nuansa budaya Kutai yang luhur.
Menurut Jimmi, pemakaian baju adat Takwo dalam perayaan Hari Guru Nasional bukan hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal, tetapi juga sebagai simbol penghargaan kepada para guru yang telah mencurahkan segala tenaga dan pikirannya untuk mendidik anak bangsa. Dalam kesempatan ini, ia menekankan betapa pentingnya menghargai jasa para guru yang berperan besar dalam mencetak generasi penerus yang cerdas dan berakhlak mulia.
“Melalui Hari Guru Nasional ini, kita tidak hanya memberikan penghormatan kepada para guru, tetapi juga menegaskan komitmen kita untuk terus mendukung dunia pendidikan,” ujar Jimmi.
Hari Guru Nasional 2024 dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk pejabat pemerintah daerah, guru, serta tokoh-tokoh masyarakat yang turut serta dalam memberikan penghormatan kepada para pendidik. Upacara berlangsung dengan khidmat, diikuti oleh para peserta yang mengenakan pakaian resmi, sementara para guru dan tenaga pendidik menjadi pusat perhatian dalam peringatan tersebut.
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, yang memimpin upacara tersebut, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh guru yang telah bekerja keras mencerdaskan anak bangsa. Dalam pidatonya, Bupati Ardiansyah menyatakan bahwa pemkab Kutim akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan guru dan kualitas pendidikan di daerah ini, agar para guru dapat bekerja dengan penuh semangat dan dedikasi.
“Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, mereka adalah agen perubahan yang membentuk masa depan bangsa. Di Hari Guru Nasional ini, mari kita berikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada mereka, serta terus mendukung upaya mereka dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa,” ungkap Bupati Ardiansyah.
Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan para guru, Pemkab Kutim juga telah mengimplementasikan berbagai kebijakan, salah satunya adalah pengangkatan 4.303 tenaga kerja honorer atau Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2024. Langkah ini diharapkan dapat memberikan jaminan kesejahteraan yang lebih baik bagi para tenaga pendidik, serta menandai berakhirnya era tenaga honorer di Kutim.
Dengan adanya kebijakan ini, para guru dan tenaga pendidik lainnya akan memiliki kepastian karir dan hak-hak yang lebih terjamin, sehingga dapat fokus pada tugas utama mereka, yaitu mendidik dan mencetak generasi penerus yang berkualitas.
Peringatan Hari Guru Nasional 2024 di Kutai Timur menjadi momen penting untuk mengingatkan seluruh pihak akan peran vital guru dalam mencerdaskan bangsa. Diharapkan, melalui kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan tenaga pendidik, dunia pendidikan di Kutim akan terus berkembang dan maju, menciptakan generasi muda yang siap menghadapi tantangan global.
