SANGATTA – Sebanyak 1.418 atlet dari 28 kontingen ambil bagian dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) IV Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).
Hal tersebut disampaikan Ketua Badan Pembina Olahraga (BAPOR) KORPRI Kutai Timur, Syahfur, saat menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan dalam acara pembukaan Porprov Korpri IV Kaltim 2026 di Alun-Alun Bukit Pelangi, Sangatta, Minggu (1/11/2026).
Dalam sambutannya, Syahfur menjelaskan, ajang olahraga yang berlangsung selama tujuh hari, mulai 1 hingga 7 November 2026 tersebut, diikuti atlet dari instansi vertikal, perguruan tinggi, serta kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur.
Dari total 1.418 atlet yang berpartisipasi, sebanyak 1.039 merupakan atlet putra dan 379 atlet putri. Mereka akan berkompetisi dalam 12 cabang olahraga yang telah disiapkan panitia di sejumlah venue di wilayah Sangatta.
Syahfur menyebutkan, penyelenggaraan Porprov Korpri tidak sekedar menjadi ajang untuk mengejar prestasi olahraga. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan olahraga di lingkungan aparatur sipil negara (ASN), sekaligus mempererat silaturahmi dan membangun solidaritas antaranggota KORPRI.
Menurutnya, semangat sportivitas, kebersamaan, dan persaudaraan menjadi nilai penting yang harus tumbuh melalui kompetisi tersebut.

“Pelaksanaan Pekan Olahraga KORPRI merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pembinaan olahraga di lingkungan aparatur sipil negara, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan semangat sportivitas, kebersamaan, dan solidaritas di antara aparatur pemerintah,” ujarnya.
Adapun 12 cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi bola voli, tenis lapangan, tenis meja, bulu tangkis, futsal, catur, senam, atletik, bola basket, gateball, pickleball, dan panahan.
Panitia juga menyiapkan sebanyak 782 medali untuk diperebutkan para peserta, terdiri dari 203 medali emas, 203 medali perak, dan 376 medali perunggu.
Syahfur menegaskan, kelancaran penyelenggaraan kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, terutama Pemerintah Provinsi Kaltim, Pemerintah Kabupaten Kutim, jajaran pengurus KORPRI, TNI-Polri, tenaga kesehatan, sponsor, serta seluruh panitia dan perangkat pertandingan.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses penyambutan maupun pelayanan kepada kontingen masih terdapat kekurangan. Berbagai masukan dan saran, kata dia, akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan kegiatan mendatang.
“Kami berharap Porprov Korpri ini tidak hanya menghasilkan prestasi olahraga, tetapi juga semakin memperkuat semangat persaudaraan, solidaritas, serta meningkatkan semangat pengabdian ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.
