Kutim – Dari ruang redaksi menuju arena pertandingan, puluhan jurnalis Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersiap menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam ajang Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) IV Kalimantan Timur. Membawa semangat kebersamaan dan tekad meraih prestasi, kontingen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kutim memasang target medali emas sekaligus membuka peluang tampil di Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 di Lampung.
Sebanyak 32 jurnalis yang tergabung dalam kontingen PWI Kutim secara resmi dilepas Pemerintah Kabupaten Kutai Timur di halaman lobi depan Kantor Bupati Kutim, Sangatta, Senin (2/11/2026) pagi. Mereka dijadwalkan mengikuti Porwada IV Kaltim yang berlangsung di Kota Balikpapan pada Rabu (4/11/2026) hingga Kamis (5/11/2026).
Pelepasan tersebut menjadi momentum penting bagi para pekerja media untuk membuktikan bahwa kesibukan menjalankan tugas jurnalistik tidak menghalangi mereka mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi di bidang olahraga.
Ketua Kontingen PWI Kutim, Wardi, menyampaikan bahwa keikutsertaan tahun ini mengusung semangat keterbukaan dan kebersamaan. Kontingen tidak hanya melibatkan anggota PWI, tetapi juga wartawan dari berbagai media yang telah dinyatakan kompeten melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Selain anggota PWI, kontingen ini juga diperkuat oleh seluruh wartawan di Kutim yang sudah melakukan uji kompetensi. Ajang Porwada di Balikpapan ini juga menjadi babak seleksi penting, di mana para atlet terbaik dari Porwada nantinya akan disaring untuk mewakili daerah di ajang Porwanas di Lampung,” ujar Wardi.
Menurutnya, keikutsertaan jurnalis yang memiliki sertifikasi UKW jenjang muda, madya, dan utama menjadi bukti bahwa Porwada merupakan wadah olahraga yang sekaligus mempererat hubungan profesional antarsesama wartawan.
Dalam kompetisi tersebut, PWI Kutim menyatakan kesiapan mengikuti 10 cabang perlombaan dan olahraga, meliputi lomba jurnalistik, bulu tangkis, bridge, domino, esport, tenis meja, catur, atletik, biliar, dan futsal.
Keikutsertaan pada berbagai cabang tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi kontingen Kutim. Setiap peserta dituntut menjaga kondisi fisik, mengasah kemampuan, serta membangun kekompakan untuk menghadapi persaingan dengan wartawan dari kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Timur.
Wardi optimistis kontingen Kutim mampu memberikan perlawanan dan meraih hasil membanggakan. Ia berharap pencapaian positif pada penyelenggaraan sebelumnya dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan perolehan medali, terutama medali emas.
Selain memburu podium juara, Porwada IV Kaltim juga memiliki arti strategis karena menjadi salah satu tahapan seleksi atlet wartawan yang berpeluang memperkuat kontingen pada Porwanas 2027 di Lampung.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur memberikan dukungan terhadap partisipasi para jurnalis dalam kompetisi olahraga tingkat provinsi tersebut.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman yang berhalangan hadir secara langsung diwakili Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Kutim Bidang Administrasi Umum, Idham Cholid. Kegiatan pelepasan turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim, Ronny Bonar Hamonangan Siburian.
Dalam arahannya, Idham memberikan apresiasi kepada seluruh wartawan yang menunjukkan antusiasme untuk mengikuti kompetisi olahraga. Menurutnya, jurnalis memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga perlu menjaga kesehatan dan kebugaran agar mampu menjalankan tugas secara optimal.
“Semoga target-target yang dicanangkan dapat tercapai dengan baik. Saya berpesan kepada seluruh kontingen agar senantiasa menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding di Balikpapan. Yang tak kalah penting, jaga nama baik Kabupaten Kutai Timur. Kemenangan yang diraih tentu akan sangat membanggakan daerah kita tercinta,” pesan Idham Cholid di hadapan puluhan atlet dan tamu undangan.
Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa perjuangan para jurnalis tidak hanya berorientasi pada kemenangan. Sikap sportif, disiplin, dan saling menghormati selama pertandingan menjadi nilai penting yang harus dijaga setiap peserta.
Di sisi lain, ajang olahraga wartawan juga menjadi sarana membangun solidaritas lintas organisasi dan perusahaan media. Pertemuan antarsesama jurnalis dari berbagai daerah diharapkan dapat memperluas jaringan komunikasi serta mempererat hubungan persaudaraan di lingkungan pers Kalimantan Timur.
Bagi Kutim, partisipasi dalam Porwada IV Kaltim turut menjadi kesempatan memperkenalkan potensi atlet dari kalangan pekerja media. Dengan mengikuti berbagai cabang pertandingan, peluang untuk mencatatkan prestasi di tingkat provinsi semakin terbuka.
Persaingan di Balikpapan diperkirakan berlangsung ketat mengingat masing-masing kontingen membawa atlet pilihan dan memiliki ambisi mengharumkan nama daerahnya. Karena itu, kesiapan mental, kerja sama, serta konsistensi selama pertandingan akan menjadi faktor penting dalam menentukan hasil akhir.
Dengan membawa dukungan pemerintah daerah dan semangat juang para jurnalis, kontingen PWI Kutim berharap mampu mengukir hasil terbaik di Porwada IV Kaltim. Lebih dari sekadar mengejar medali, perjuangan 32 wartawan tersebut menjadi langkah untuk memperkuat persaudaraan insan pers sekaligus membuka jalan menuju panggung olahraga wartawan nasional pada 2027.
