Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Arif Kurniawan Desak Pemkot Samarinda Usulkan Karhutla Jadi Bencana Nasional, Soroti 608 Hektare Lahan Terbakar

21 Okt 2026

Aris Ingatkan Pemkot Samarinda Lindungi Usaha Angkot saat Bus Kota Beroperasi

21 Okt 2026

Jaka Prima Kawal Gugatan Rp6,4 Miliar terhadap PT Rexline, Perjuangkan Hak PT Parahita Intiraya

20 Okt 2026
1 2 3 … 1,001 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Siapkan Rekomendasi Karhutla untuk Presiden

    19 Okt 2026

    Rumah Advokasi PKS Kaltim Layani Warga Tanpa Biaya

    10 Okt 2026

    Seno Aji Tinjau Dampak Kemarau di Long Apari, Salurkan 11 Ton Bantuan

    14 Sep 2026

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Perusahaan Diminta Bertanggung Jawab Amankan Lubang Bekas Tambang di Samarinda

DPRD Kota Samarinda AlawiAlawi20 Okt 2026
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Anggota Komisi III DPRD Samarinda Maswedi
Anggota Komisi III DPRD Samarinda Maswedi (dok. Etara)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

SAMARINDA –Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Maswedi, meminta perusahaan dan pihak terkait memperketat pengamanan lubang bekas tambang batu bara menyusul meninggalnya Azam, anak berusia 12 tahun di kawasan Jalan Rimbawan Dalam, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara.

Azam ditemukan meninggal dunia di kolam bekas tambang yang sudah tidak beroperasi pada 13 Oktober lalu. Lokasi kejadian berada di wilayah konsesi Koperasi Serba Usaha Putra Mahakam Mandiri (KSU PUMMA).

Maswedi menilai kejadian tersebut kembali menunjukkan pentingnya pengamanan kawasan bekas tambang yang berpotensi membahayakan masyarakat, terutama anak-anak.

Ia meminta pihak yang bertanggung jawab atas lokasi tersebut memastikan area berbahaya tidak mudah diakses.

Menurutnya, pengamanan tidak cukup hanya berupa imbauan kepada masyarakat.

Perlu ada langkah nyata, seperti pemasangan rambu peringatan, pembatasan akses, hingga penutupan area yang berisiko.

“Kami menyayangkan bahwa kejadian anak-anak yang meninggal di kolam bekas tambang ini sudah cukup banyak. Kami juga sebenarnya sudah beberapa kali menyampaikan kepada pihak-pihak terkait agar aktivitas di sekitar kolam atau danau dibatasi, apalagi anak-anak,” kata Maswedi, Selasa (20/10/2026).

Ia menegaskan, pemerintah di tingkat kelurahan dan kecamatan perlu berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencegah masyarakat mendekati lokasi berbahaya.

BPBD dan relawan juga diharapkan membantu memberikan edukasi mengenai risiko kolam bekas tambang.

Maswedi turut mengingatkan bahwa kolam bekas tambang tetap berbahaya meskipun airnya dimanfaatkan masyarakat.

Ia mencontohkan kejadian di kawasan Bayur, ketika seorang warga meninggal saat mengambil air di tengah kondisi kemarau.

Menurutnya, keberadaan air dapat menarik perhatian anak-anak yang belum memahami risiko di sekitar lubang bekas tambang. Karena itu, pengamanan lokasi harus menjadi perhatian bersama.

“Karena anak-anak ini kan nggak tahu. Artinya, lihat air mereka senang bermain, akhirnya berenang-renang saja,” ujarnya.

Maswedi berharap kejadian yang menimpa Azam menjadi peringatan bagi semua pihak untuk meningkatkan pengawasan dan pengamanan kawasan bekas tambang. Ia menekankan pentingnya tanggung jawab pihak terkait agar lokasi berbahaya tidak kembali memakan korban. (ADV/DPRD/Samarinda).

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Arif Kurniawan Desak Pemkot Samarinda Usulkan Karhutla Jadi Bencana Nasional, Soroti 608 Hektare Lahan Terbakar

Aris Ingatkan Pemkot Samarinda Lindungi Usaha Angkot saat Bus Kota Beroperasi

Tak Hanya Bawa Investasi, Blue Bird Diminta Buka Peluang Kerja bagi Warga Samarinda

Berita Terkini

Arif Kurniawan Desak Pemkot Samarinda Usulkan Karhutla Jadi Bencana Nasional, Soroti 608 Hektare Lahan Terbakar

AlawiAlawi21 Okt 2026 DPRD Kota Samarinda

Aris Ingatkan Pemkot Samarinda Lindungi Usaha Angkot saat Bus Kota Beroperasi

21 Okt 2026

Jaka Prima Kawal Gugatan Rp6,4 Miliar terhadap PT Rexline, Perjuangkan Hak PT Parahita Intiraya

20 Okt 2026

Tak Hanya Bawa Investasi, Blue Bird Diminta Buka Peluang Kerja bagi Warga Samarinda

20 Okt 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kepemimpinan Terkini Dalam Modernisasi Pelayanan Publik

10 Agu 2026

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.