Sangatta – Pembangunan infrastruktur di Kutai Timur harus lebih dari sekadar fasilitas dasar, menurut Anggota DPRD Kutai Timur, Pandi Widiarto. Ia menegaskan bahwa pembangunan yang berkualitas harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat, seperti ruang terbuka hijau dan fasilitas bermain anak. Pandi menyampaikan pentingnya elemen-elemen tersebut untuk meningkatkan kualitas hidup warga, menjadikan lingkungan lebih layak dihuni, serta mendukung kesehatan masyarakat.
Dalam sebuah wawancara usai reses di wilayah Swarga Bara, Pandi mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur di perumahan harus memikirkan aspek kenyamanan dan kesehatan. “Pembangunan infrastruktur bukan hanya soal jalan atau fasilitas fisik lainnya. Harus ada ruang terbuka dan tempat bermain anak agar lingkungan ini tetap layak dihuni dan mendukung kesehatan masyarakat,” ujar Pandi, di Ruang Kerjanya, Rabu (20/11/2024).
Menurutnya, ruang terbuka hijau dan tempat bermain anak memiliki peran yang sangat vital dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan menyenangkan. Dengan adanya fasilitas tersebut, warga, khususnya anak-anak, dapat menikmati ruang yang bebas polusi, berinteraksi dengan alam, dan menjalani kehidupan yang lebih sehat. Ini, lanjutnya, akan meningkatkan kualitas hidup di kawasan tersebut, yang pada gilirannya akan berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Perda dan Perbup Sebagai Landasan Pembangunan
Pandi menambahkan bahwa keberadaan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup) menjadi dasar yang kuat untuk mendorong realisasi pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan adanya regulasi tersebut, ia yakin pembangunan bisa berjalan dengan lebih terarah dan tepat sasaran. “Dengan perda dan perbup yang ada, kita punya dasar untuk memperjuangkan pembangunan di wilayah ini. Penting bagi pemerintah untuk mendukung program ini agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.
Pandi mengingatkan bahwa tanpa adanya dasar hukum yang jelas, proses pembangunan infrastruktur bisa terhambat. Oleh karena itu, pemahaman dan kesepakatan antara pemerintah daerah dan masyarakat sangat diperlukan agar semua elemen yang terlibat bisa berkolaborasi secara maksimal dalam mewujudkan kawasan yang layak huni dengan fasilitas memadai.
Kolaborasi Antara Pemerintah dan Masyarakat
Lebih lanjut, Pandi menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas. Ia berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar program-program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran. “Kami terus berusaha agar pemerintah daerah mau berkontribusi lebih banyak di Swarga Bara. Dengan sinergi yang baik, pembangunan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif,” ungkap Pandi.
Masyarakat, kata Pandi, juga memiliki peran yang sangat penting dalam proses pembangunan. Oleh karena itu, ia mengajak warga untuk aktif berpartisipasi dalam menyampaikan aspirasi mereka mengenai kebutuhan infrastruktur. “Masukan dari masyarakat sangat penting. Saya berharap warga dapat memberikan saran agar kami di DPRD bisa lebih memahami prioritas yang dibutuhkan,” katanya.
Sebagai wakil rakyat, Pandi menegaskan bahwa ia akan terus memperjuangkan hak-hak masyarakat, terutama dalam hal penyediaan fasilitas yang mendukung kesejahteraan mereka. Ia meyakini bahwa infrastruktur yang memadai adalah pondasi untuk meningkatkan kualitas hidup, dan itulah yang akan terus diperjuangkan dalam setiap kebijakan yang diambil.
Komitmen untuk Pembangunan Infrastruktur
Salah satu fokus utama Pandi adalah memastikan agar kebutuhan infrastruktur di wilayah Swarga Bara dapat terpenuhi dengan baik. Ia berjanji akan berjuang maksimal untuk memperjuangkan pembangunan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat, khususnya yang terkait dengan fasilitas umum dan ruang publik.
“Saya akan terus memperjuangkan apa yang menjadi hak masyarakat, terutama untuk fasilitas yang mendukung kesejahteraan. Infrastruktur yang memadai adalah pondasi dari kualitas hidup yang baik,” tegasnya, menutup pembicaraan.
Dengan komitmen yang kuat dari Pandi Widiarto, diharapkan pembangunan infrastruktur di Kutai Timur, khususnya Swarga Bara, dapat terlaksana dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan kawasan yang lebih baik dan lebih layak huni bagi seluruh warga.
