Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Kapolres Kutim Ingatkan Warga Waspada Modus Penipuan Digital

13 Jul 2026

Disnaker Samarinda Diminta Evaluasi Program Tekan Pengangguran

12 Jul 2026

Komisi 4 Dorong Job Fair Samarinda Digelar Lebih Sering

11 Jul 2026
1 2 3 … 948 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

IDI Kutim Gelar Muscab ke-7, Dorong Transformasi Kesehatan untuk Masyarakat yang Lebih Sejahtera

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya30 Nov 2024697
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kutai Timur sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-7 di Gedung Meranti, Kompleks Kantor Bupati Kutai Timur, Bukit Pelangi, Sabtu (30/11/2024).

Acara ini dirangkaikan dengan seminar bertema “Multidisciplinary Management Update in Stroke”, yang bertujuan meningkatkan kapasitas para tenaga medis dalam penanganan stroke secara multidisipliner.

Sambutan Ketua IDI Cabang Kutai Timur

Ketua IDI Cabang Kutai Timur, dr. Didit Tri Prasetyo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya acara ini. Ia menegaskan pentingnya Muscab sebagai forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan organisasi dan pengembangan IDI di masa depan.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, memperjuangkan hak-hak profesi dokter, dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Kepengurusan baru yang akan terpilih diharapkan lebih solid, inovatif, dan responsif menghadapi tantangan dunia medis, khususnya di Kutai Timur,” ujar dr. Didit.

Sebagai organisasi profesi yang menaungi seluruh dokter di Indonesia, IDI memiliki peran strategis dalam pengembangan dunia kesehatan.

“Kami sebagai pengurus IDI Cabang Kutai Timur senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Kutai Timur, memperjuangkan hak-hak profesi dokter, serta menjaga etika dan integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” katanya.

dr. Didit juga memaparkan berbagai capaian kepengurusan periode 2021-2024, termasuk laporan keuangan yang telah dijalankan secara transparan

“Pada kesempatan ini kami juga memohon agar teman teman sejawat semua dapat mengevaluasi kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan. Kami juga berharap melalui muscab ini dapat terpilih inovatif, dan lebih responsif terhadap pilih dunia medis,” imbuhnya.

Laporan Ketua Panitia

Ketua Panitia Muscab, dr. Murni, melaporkan bahwa acara ini dihadiri 155 anggota IDI dari berbagai fasilitas kesehatan di Kutai Timur, seperti RSUD Kudungga, RS Pelita Kasih, RS Medika, serta beberapa klinik swasta. Hadir pula undangan dari organisasi profesi lainnya, termasuk Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), dan Ikatan Fisioterapi Indonesia.Muscab ini bertujuan untuk:

1. Memilih Ketua IDI Cabang Kutai Timur periode 2024-2027.

2. Menilai laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2021-2024.

3. Memberikan pembaruan ilmu terkait manajemen multidisipliner dalam penanganan stroke.

“Kami berharap IDI Cabang Kutai Timur terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme, kami optimis IDI mampu menjawab tantangan di era modern, termasuk adaptasi terhadap regulasi baru seperti UU Kesehatan 2023,” ujar dr. Murni.

Dukungan dari Dinas Kesehatan

Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, dr. Bahrani, dalam kesempatan tersebut memaparkan upaya transformasi kesehatan di Kutai Timur melalui enam pilar utama, yakni:

Pertama, Transformasi Layanan Primer. Menurut dr. Bahrani memperkuat layanan kesehatan di puskesmas, klinik, dan posyandu, sehingga masyarakat di wilayah terpencil dapat mengakses layanan kesehatan berkualitas.

Kedua, melengkapi fasilitas kesehatan dengan alat canggih dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia untuk layanan kuratif dan rehabilitatif.

Ketiga adalah transformasi sistem ketahanan kesehatan. “Kami ingin memastikan kesiapan menghadapi tantangan kesehatan global dan lokal, termasuk penguatan regulasi,” tuturnya.

Selanjutnya, keempat adalah transformasi pembiayaan kesehatan. Pemerintah telah memperbaiki sistem pembiayaan melalui skema kapitasi di puskesmas, sehingga pelayanan lebih merata dan berkeadilan.

Selanjutnya, kelima adalah transformasi SDM kesehatan. ” Hal ini adalah salah satu tantangan kita bersama yakni mengatasi tantangan distribusi tenaga kesehatan, terutama dokter gigi yang saat ini masih terpusat di Sangatta,” ujarnya.

dr. Bahrani juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi dunia kesehatan di Kutai Timur, terutama dalam distribusi tenaga kesehatan.

“Contoh seperti Distribusi dokter gigi masih menjadi persoalan, karena sebagian besar menumpuk di Sangatta. Ke depan, kami akan berupaya mengatasi hal ini agar layanan kesehatan lebih merata,” ungkapnya.

Keenam adalah transformasi teknologi kesehatan. Mendorong pemanfaatan teknologi, termasuk pengobatan jarak jauh yang dapat memberikan akses layanan spesialis kepada masyarakat pedalaman.

“Kami sedang berupaya melengkapi fasilitas kesehatan dengan peralatan modern, serta mendukung pengembangan teknologi pengobatan jarak jauh agar pelayanan kesehatan semakin inklusif,” jelas dr. Bahrani.

Melalui Muscab ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dan IDI berharap dapat menciptakan kolaborasi yang lebih erat dalam mewujudkan sistem kesehatan yang adaptif, berkualitas, dan merata bagi seluruh masyarakat.

Silakan Bekomentar
Berita pemkab Kutim Pemkab Kutim
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

DP3A Kutim Cetak Fasilitator Andal Sekolah Ramah Anak

Debit Mata Air Menurun, Perumdam Kutim Targetkan Air Bersih Maloy Mengalir Lagi Juli Ini

Disdik Kutim Pastikan Tak Ada Siswa Kebingungan Saat SPMB

Berita Terkini

Kapolres Kutim Ingatkan Warga Waspada Modus Penipuan Digital

Ajeng NadyaAjeng Nadya13 Jul 2026 Hukum

Disnaker Samarinda Diminta Evaluasi Program Tekan Pengangguran

12 Jul 2026

Komisi 4 Dorong Job Fair Samarinda Digelar Lebih Sering

11 Jul 2026

DPRD Samarinda Minta Disnaker Perkuat Program Atasi Pengangguran

11 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.