Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Dirtek Perumda TTB Kutim Dorong 30 Pegawai Bersertifikat Percepat Transformasi Layanan Air Bersih

21 Mei 2026

CSR Didorong Selamatkan Bandara Uyang Lahai

21 Mei 2026

HKG PKK Kutim Ke-54 Tekankan Penguatan Keluarga

20 Mei 2026
1 2 3 … 925 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Hari AIDS Sedunia 2024, Momentum Perkuat Sinergi Akhiri AIDS pada 2030

DPRD Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya1 Des 2024571
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Anggota DPRD Kutai Timur, Novel Tyty Paembonan
Anggota DPRD Kutai Timur, Novel Tyty Paembonan
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sangatta – Dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia 2024, anggota DPRD Kutai Timur, Novel Tyty Paembonan, menyampaikan pesan penting terkait tema tahun ini, yaitu “Hak Setara untuk Semua, Bersama Kita Bisa”. Melalui tema ini, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk mengakhiri stigma, diskriminasi, dan ketidaksetaraan dalam penanganan HIV/AIDS di Indonesia.

Novel menekankan pentingnya Hari AIDS Sedunia sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung target global, yakni Ending AIDS 2030. “Peringatan ini tidak hanya seremonial, tetapi juga pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kesadaran dan sinergi dalam penanganan HIV/AIDS, khususnya di Kutai Timur,” ujarnya kepada media ini, Minggu (1/12/2024).

Sinergi Lintas Sektor untuk Perubahan

Sebagai Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang HIV/AIDS dan Penyakit Menular Seksual, Novel mengungkapkan bahwa kehadiran regulasi yang kuat sangat diperlukan untuk mengatasi berbagai tantangan dalam pencegahan dan penanganan penyakit ini. Menurut politisi dari Partai Gerindra ini, Raperda tersebut tengah dalam tahap finalisasi, dengan fokus pada aspek pencegahan, penanganan, hingga pengurangan stigma terhadap pengidap HIV/AIDS.

“Kami menyadari bahwa HIV/AIDS bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga masalah sosial. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, sektor swasta, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam mengatasi isu ini,” jelasnya.

Novel juga menyoroti peran edukasi dalam menekan angka penularan HIV/AIDS. Menurutnya, upaya pencegahan yang efektif harus dimulai dari akar permasalahan, yaitu minimnya informasi yang benar mengenai HIV/AIDS. “Masih banyak masyarakat yang salah paham atau takut berlebihan terhadap HIV/AIDS, sehingga muncul stigma yang justru menghambat upaya penanganan,” katanya.

Data dan Tantangan di Kutai Timur

Dalam laporannya, Novel mengungkapkan bahwa Kutai Timur masih menghadapi tantangan besar dalam menangani HIV/AIDS. Berdasarkan data Dinas Kesehatan setempat, jumlah kasus HIV/AIDS di daerah ini cenderung meningkat setiap tahunnya. Meskipun program pencegahan dan penanganan terus dilakukan, kurangnya kesadaran masyarakat serta stigma terhadap pengidap HIV/AIDS menjadi penghambat utama.

“Pemerintah daerah bersama DPRD telah melakukan berbagai upaya, seperti sosialisasi dan kampanye, namun ini belum cukup. Kita membutuhkan dukungan semua pihak untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung bagi para pengidap HIV/AIDS,” tambah Novel.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya akses yang setara terhadap layanan kesehatan, termasuk pengobatan antiretroviral (ARV), yang merupakan salah satu pilar utama dalam penanganan HIV/AIDS. “Di Kutai Timur, distribusi ARV harus lebih merata. Tidak boleh ada yang tertinggal hanya karena kendala geografis atau ekonomi,” tegasnya.

Mendorong Peran Pemuda dan Masyarakat

Novel mengajak generasi muda untuk menjadi agen perubahan dalam kampanye melawan HIV/AIDS. Ia menilai, pemuda memiliki peran strategis dalam menyebarkan informasi yang benar serta mematahkan stigma yang selama ini melekat pada penyakit ini.

“Pemuda adalah ujung tombak perubahan. Dengan media sosial yang mereka kuasai, pesan-pesan positif tentang HIV/AIDS bisa lebih mudah disebarkan,” tuturnya.

Selain itu, Novel mendorong komunitas masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam program-program pencegahan dan penanganan HIV/AIDS. Menurutnya, pendekatan berbasis komunitas telah terbukti efektif dalam menjangkau kelompok-kelompok yang rentan terhadap penularan HIV/AIDS.

“Kami berharap masyarakat lebih terbuka untuk berdiskusi tentang HIV/AIDS tanpa rasa takut atau malu. Jika kita bersama-sama menghilangkan stigma, kita bisa menciptakan perubahan besar,” ungkapnya.

Harapan ke Depan

Novel berharap peringatan Hari AIDS Sedunia 2024 ini dapat menjadi titik balik dalam upaya penanganan HIV/AIDS, khususnya di Kutai Timur. Ia optimis bahwa dengan kerja sama yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, target Ending AIDS 2030 dapat tercapai.

“Kita semua punya peran untuk mewujudkan dunia yang bebas dari HIV/AIDS. Dengan hak yang setara untuk semua, kita bisa melangkah lebih dekat menuju masa depan yang lebih sehat dan inklusif,” pungkasnya.

Melalui komitmen yang terus diperkuat, peringatan ini menjadi pengingat bahwa perang melawan HIV/AIDS belum selesai. Namun, dengan langkah-langkah konkret yang dilakukan bersama, harapan untuk mengakhiri epidemi ini bukanlah sesuatu yang mustahil.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

DPRD Kutim Sahkan Raperda RPIK 2025-2044

Raperda Penyelenggaraan Olahraga Disahkan, Jimmi Dorong Olahraga Kutim Tumbuh hingga Desa

Anggota DPRD Kutim Masdari Kidang Umrah Bersama Dua Istri dan Anak

Berita Terkini

Dirtek Perumda TTB Kutim Dorong 30 Pegawai Bersertifikat Percepat Transformasi Layanan Air Bersih

Ajeng NadyaAjeng Nadya21 Mei 2026 Pemkab Kutim

CSR Didorong Selamatkan Bandara Uyang Lahai

21 Mei 2026

HKG PKK Kutim Ke-54 Tekankan Penguatan Keluarga

20 Mei 2026

Harkitnas 2026,Bupati Kutim Serukan Kedaulatan Digital

20 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.