Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Buka Nobar Piala Dunia 2026, Ardiansyah: Jangan Dekati Narkoba

19 Jul 2026

Perkuat Literasi Politik, Sani Bin Husain Terbitkan Buku tentang DPRD

19 Jul 2026

Jimmi dan Pandy Beri Dukungan untuk H Kidang

18 Jul 2026
1 2 3 … 952 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

DPRD Dorong PAD Samarinda Tumbuh Tanpa Bebani Warga

DPRD Samarinda mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah melalui inovasi dan pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan.
DPRD Kota Samarinda AlawiAlawi17 Jul 2026
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husein (dok.Etara.id)
Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husein (dok.Etara.id)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda diibaratkan sebagai mesin yang mulai bekerja lebih kencang. Namun, di balik capaian yang hampir menyentuh angka Rp1 triliun, muncul pengingat agar laju peningkatan tersebut tidak ditempuh dengan cara yang justru memberatkan masyarakat melalui kebijakan pajak yang berlebihan.

Tren kenaikan PAD Kota Samarinda dalam beberapa tahun terakhir mendapat apresiasi dari DPRD Samarinda. Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Sani Bin Husain, menyebut penerimaan daerah yang sebelumnya hanya berada di kisaran Rp500 miliar kini hampir mencapai Rp1 triliun. Menurutnya, perkembangan tersebut merupakan sinyal positif bagi kemampuan fiskal daerah dalam mendukung pembangunan. Meski demikian, ia mengingatkan agar pemerintah kota tidak hanya mengandalkan sektor perpajakan sebagai sumber utama peningkatan pendapatan karena berpotensi memberikan tekanan kepada masyarakat berpenghasilan rendah.

“PAD kita sebenarnya terus meningkat dari tahun ke tahun. Saya ingat dulu PAD masih sekitar Rp500 miliar, sekarang sudah hampir Rp1 triliun. Itu sudah bagus. Hanya saja, saya menekankan peningkatan PAD jangan sampai membuat masyarakat kecil menderita dengan pajak-pajak yang membebani. Kalau bisa malah dikurangi,” ujar Sani Bin Husain, Selasa (14/7/2026) yang lalu.

Menurut Sani, pemerintah daerah perlu memperluas sumber penerimaan melalui langkah-langkah yang lebih inovatif dan berorientasi pada pengembangan potensi daerah. Ia mencontohkan peluang kerja sama penyediaan air bersih ke daerah lain maupun pemanfaatan sampah menjadi energi listrik sebagai sumber pendapatan baru. Gagasan tersebut dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan kota modern sekaligus mampu menciptakan manfaat ekonomi tanpa harus menambah beban pajak bagi masyarakat.

Ia menambahkan, berbagai negara telah mengembangkan beragam sumber penerimaan daerah melalui inovasi layanan publik dan pengelolaan aset. Karena itu, Samarinda juga dinilai memiliki peluang untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki agar PAD terus bertumbuh secara berkelanjutan tanpa mengurangi daya beli masyarakat.

Selain membahas strategi peningkatan PAD, DPRD Samarinda saat ini juga mengawal proses penyusunan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pariwisata. Regulasi tersebut dianggap penting sebagai pijakan hukum dalam menata sektor pariwisata yang selama ini dinilai belum berkembang secara maksimal.

“Yang pertama, kita ingin ada keteraturan. Selama ini pariwisata di Samarinda memang ada, tapi bukan masyarakat yang mengelola. Seharusnya pemerintah kota hadir. Minimal fasilitas dasarnya, seperti WC, harus baik. Meski ada retribusi, yang penting wisata kita ditata rapi,” ungkap Sani.

Menurutnya, posisi geografis Samarinda yang berada di jalur strategis Kalimantan Timur merupakan modal besar untuk mengembangkan sektor wisata. Namun, tanpa regulasi yang jelas, pengelolaan destinasi, penyediaan fasilitas umum, hingga pengembangan kawasan wisata akan sulit dilakukan secara terarah dan berkesinambungan.

Sani menjelaskan bahwa keberadaan perda tidak hanya bertujuan menciptakan kepastian dalam tata kelola pariwisata, tetapi juga menjadi landasan hukum bagi pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran melalui APBD. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur pendukung, penataan kawasan wisata, hingga kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dapat dilakukan secara legal dan terencana.

“Kenapa perda? Karena perda punya dua fungsi. Pertama, mengikat semua stakeholder untuk ikut berkontribusi. Kedua, menjadi dasar hukum penggunaan APBD untuk pengembangan pariwisata. Tanpa perda, APBD tidak bisa dipakai untuk itu,” pungkasnya.

Melalui strategi diversifikasi sumber pendapatan dan penguatan regulasi pariwisata, DPRD Samarinda berharap pertumbuhan PAD tidak hanya meningkat dari sisi angka, tetapi juga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat tanpa menambah beban ekonomi warga.

(ADV).

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Perkuat Literasi Politik, Sani Bin Husain Terbitkan Buku tentang DPRD

Sani Bin Husain Sebut Daya Beli Warga Turun, Pedagang Kian Sepi

Program Tebus Murah Ala Sani Bin Husein Hidupkan Toko Kelontong di Samarinda

Berita Terkini

Buka Nobar Piala Dunia 2026, Ardiansyah: Jangan Dekati Narkoba

Ajeng NadyaAjeng Nadya19 Jul 2026 Pemkab Kutim

Perkuat Literasi Politik, Sani Bin Husain Terbitkan Buku tentang DPRD

19 Jul 2026

Jimmi dan Pandy Beri Dukungan untuk H Kidang

18 Jul 2026

Sani Bin Husain Sebut Daya Beli Warga Turun, Pedagang Kian Sepi

15 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.