Sangatta – Di balik penutupan resmi pameran sejarah Islam di Masjid Agung Al-Faruq pada Sabtu (22/11/2025), Disdikbud Kutim mengambil langkah strategis untuk memperpanjang manfaat pameran tersebut bagi masyarakat. Pemerintah daerah lewat Disdikbud akan menyerahkan secara khusus replika miniatur yang dipamerkan — agar bisa terus dijadikan media edukasi sejarah Islam, termasuk jejak perjalanan dakwah dari masa Nabi hingga ke Kutai Timur.
Menurut Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim, replika tersebut akan ditempatkan di dalam gedung ka’bah di lingkungan Masjid Agung.
“Kami berikan replika ini kepada pengelola masjid, agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan pembelajaran dan penghormatan terhadap sejarah Islam,” ungkap Padliyansyah mewakili Disdikbud.
Pameran “Jejak Peradaban Islam dari Nabi Muhammad SAW hingga Kutai Timur” sendiri telah menarik perhatian luas sejak dibuka pada 16 November 2025. Koleksi miniatur dan narasi visual yang disajikan memungkinkan pengunjung — termasuk pelajar — untuk menyelami perjalanan sejarah Islam secara kronologis dan kontekstual, dari asal-usul dakwah Islam sampai masuknya Islam ke daerah Kalimantan Timur.
Replika yang diberikan diharapkan bisa menjadi artefak pembelajaran yang mitra dengan masjid — bukan hanya sebagai objek historis, tapi juga wadah pemahaman spiritual dan identitas lokal. Dengan demikian, generasi muda di Kutim dan masyarakat umum bisa mengenal warisan sejarah Islam tanpa harus menunggu pameran berkala.
Langkah ini sejalan dengan fungsi museum atau galeri sejarah — yakni mengoleksi dan memamerkan artefak atau replika sebagai sarana edukasi dan pelestarian identitas bangsa. Ahli museum mengemukakan bahwa koleksi dan replika seperti ini penting untuk menjaga “memori kolektif” masyarakat dan menjembatani masa lalu dengan generasi sekarang.
Dengan keputusan ini, Disdikbud Kutim menunjukkan komitmennya menjaga warisan sejarah keagamaan dan kebudayaan sebagai aset bersama — sekaligus memperkuat nilai pendidikan religius dan sejarah kepada masyarakat luas. (ADV/AN/Etara.id).
