Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Disdik Kutim Pastikan Tak Ada Siswa Kebingungan Saat SPMB

27 Jun 2026

Jelang Porprov VIII, Rahman Ingatkan Cabor Tak Larut dalam Politik KONI

27 Jun 2026

Pemangkasan RKAB Batu Bara Dinilai Ancam Fiskal Kutim dan Ribuan Lapangan Kerja

26 Jun 2026
1 2 3 … 944 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Disdik Kutim Pastikan Tak Ada Siswa Kebingungan Saat SPMB

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya27 Jun 20261,883
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kepala Disdikbud Kutai Timur, Mulyono,
Kepala Disdikbud Kutai Timur, Mulyono
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kutim – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kabupaten Kutai Timur tidak berhenti pada penetapan hasil seleksi. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur menyiapkan langkah lanjutan untuk memastikan calon peserta didik yang belum diterima di sekolah tujuan tetap memperoleh tempat belajar di sekolah lain yang masih memiliki kuota.

Kepala Disdikbud Kutai Timur, Mulyono, mengatakan pihaknya telah melakukan rapat koordinasi bersama seluruh kepala sekolah SD dan SMP Negeri di Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, serta melibatkan koordinator wilayah dan pengawas sekolah. Pertemuan tersebut difokuskan untuk mencocokkan data daya tampung sekolah dengan jumlah pendaftar sebelum hasil SPMB diumumkan kepada masyarakat.

“Kita kumpulkan semua kepala sekolah untuk mendata dan mengecek berapa kuota sekolah, berapa daya tampungnya, dan berapa yang mendaftar. Yang kelebihan kita carikan solusi, yang masih kurang juga kita petakan, sehingga semua sekolah bisa mendapatkan murid,” ujar Mulyono saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (26/6/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah sekolah memang setiap tahun menjadi tujuan favorit sehingga jumlah pendaftarnya melampaui kapasitas. Kondisi itu terjadi, antara lain, di SD Negeri 002, SD Negeri 007, serta SMP Negeri 1 Sangatta Utara dan SMP Negeri 1 Sangatta Selatan. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Disdikbud telah menyiapkan sekolah penyangga yang lokasinya berdekatan dengan sekolah tujuan.

Menurutnya, mekanisme itu tidak hanya bertujuan menjaga pemerataan jumlah peserta didik, tetapi juga memberikan kepastian kepada orang tua agar tidak perlu kembali mencari sekolah secara mandiri apabila anaknya belum lolos di pilihan utama.

“Nanti saat pengumuman secara online akan ada keterangan. Kalau belum diterima di sekolah tujuan, akan langsung direkomendasikan ke sekolah lain yang masih tersedia. Sekolah yang menerima juga sudah mengetahui data siswanya, jadi orang tua tidak bingung lagi,” katanya.

Selain melakukan pemetaan sekolah, Disdikbud juga membuka posko pengaduan selama pelaksanaan SPMB. Posko tersebut melayani berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari kendala domisili, jalur pendaftaran, hingga persoalan administrasi lainnya. Petugas yang telah dibentuk di setiap jenjang pendidikan akan memberikan pendampingan agar proses pendaftaran berjalan lebih mudah.

Mulyono menuturkan layanan pengaduan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat karena memberikan ruang konsultasi bagi orang tua yang mengalami kesulitan selama proses SPMB berlangsung.

Pengumuman hasil SPMB dijadwalkan berlangsung pada Senin mendatang. Setelah itu, pemerintah memberikan masa transisi pada Selasa hingga Rabu untuk proses perpindahan calon peserta didik yang memperoleh rekomendasi ke sekolah lain sesuai hasil pemetaan daya tampung.

Melalui langkah tersebut, Disdikbud Kutai Timur berharap pelaksanaan SPMB tahun 2026 berjalan lebih tertata dan tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. Pemerataan peserta didik juga diharapkan dapat meningkatkan efektivitas layanan pendidikan di seluruh sekolah negeri di Kutai Timur.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Pemangkasan RKAB Batu Bara Dinilai Ancam Fiskal Kutim dan Ribuan Lapangan Kerja

Pemdes Suka Rahmat Kembangkan Batik Motif Batu Bata sebagai Ikon UMKM dan Oleh-oleh Khas Desa

Pemdes Suka Rahmat Padukan Wisata Alam Gua Cullang dengan Agrowisata Kopi Liberika

Berita Terkini

Jelang Porprov VIII, Rahman Ingatkan Cabor Tak Larut dalam Politik KONI

Ajeng NadyaAjeng Nadya27 Jun 2026 Olahraga

Pemangkasan RKAB Batu Bara Dinilai Ancam Fiskal Kutim dan Ribuan Lapangan Kerja

26 Jun 2026

Komnas PA Jatim Minta Evaluasi Total Program MBG Selama Libur Sekolah

25 Jun 2026

Pemdes Suka Rahmat Kembangkan Batik Motif Batu Bata sebagai Ikon UMKM dan Oleh-oleh Khas Desa

25 Jun 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.