Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Kapolres Kutim Ingatkan Warga Waspada Modus Penipuan Digital

13 Jul 2026

Disnaker Samarinda Diminta Evaluasi Program Tekan Pengangguran

12 Jul 2026

Komisi 4 Dorong Job Fair Samarinda Digelar Lebih Sering

11 Jul 2026
1 2 3 … 948 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Dinsos Kutim Imbau Masyarakat Tidak Memberikan Uang kepada Pengemis dan Anjal

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya2 Des 2024626
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sangatta – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kutai Timur Ernata Hadi Sujito mengimbau masyarakat agar tidak memberikan uang secara langsung kepada pengemis maupun anak jalanan (anjal). Langkah ini bertujuan untuk menekan jumlah pengemis dan anjal yang semakin banyak di wilayah Kutai Timur.

“Kami meminta kerja sama masyarakat untuk tidak memberikan uang langsung kepada pengemis atau anjal. Kebiasaan ini justru membuat mereka merasa nyaman dan betah di jalanan, sehingga masalah sosial ini sulit diatasi,” ujar Ernata dalam pernyataannya di Hotel Royal Victoria Sangatta, Senin (2/12/2024).

Upaya Penanganan Gepeng dan Anjal

Dinas Sosial Kutim bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) telah berupaya maksimal menangani keberadaan gelandangan, pengemis (gepeng), dan anjal. Langkah yang diambil meliputi pendataan, pembinaan, serta rehabilitasi untuk membantu mereka kembali ke kehidupan yang lebih baik.

“Kami bekerja sama dengan Satpol PP untuk menertibkan gepeng dan anjal yang ada di Kutai Timur. Selain itu, kami juga menyediakan program pembinaan agar mereka dapat mandiri dan tidak kembali ke jalanan,” jelas Ernata.

Ia menambahkan bahwa pendekatan ini membutuhkan waktu dan dukungan penuh dari masyarakat. Jika masyarakat terus memberikan uang kepada mereka, upaya yang dilakukan pemerintah akan menjadi kurang efektif.

Dampak Memberi Uang Langsung

Ernata menjelaskan bahwa pemberian uang secara langsung kepada pengemis dan anjal dapat memperparah permasalahan sosial. Selain membuat mereka semakin bergantung pada belas kasihan orang lain, hal ini juga dapat menarik lebih banyak pengemis dari luar daerah untuk datang ke Kutai Timur.

“Ketika pengemis merasa nyaman karena mendapatkan uang dengan mudah, mereka akan sulit diajak untuk meninggalkan jalanan. Bahkan, jumlah mereka bisa bertambah karena datangnya pengemis dari luar daerah yang menganggap Kutai Timur sebagai tempat yang potensial,” tegasnya.

Imbauan untuk Kerja Sama Masyarakat

Dinas Sosial Kutim mengajak masyarakat untuk berkontribusi dengan cara lain yang lebih tepat, seperti mendukung program pemerintah atau menyumbang melalui lembaga resmi yang terdaftar. Dengan begitu, bantuan yang diberikan dapat lebih terarah dan memberikan dampak jangka panjang.

“Kami tidak melarang masyarakat untuk membantu sesama. Namun, bantuan sebaiknya diberikan melalui lembaga resmi agar dapat digunakan untuk pembinaan atau program pemberdayaan bagi mereka yang membutuhkan,” kata Ernata.

Ia juga meminta masyarakat untuk melaporkan keberadaan pengemis atau anjal yang membutuhkan bantuan kepada pihak Dinas Sosial atau Satpol PP, sehingga mereka dapat segera ditangani secara tepat.

Komitmen Dinas Sosial

Dinas Sosial Kutim berkomitmen untuk terus berupaya menekan jumlah gepeng dan anjal di wilayah ini. Dengan langkah-langkah strategis dan sinergi bersama masyarakat, Ernata optimis masalah sosial ini dapat dikendalikan.

“Kami akan terus bekerja untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan sejahtera. Kami percaya, dengan dukungan masyarakat, tantangan ini dapat diatasi,” tutup Ernata.

Imbauan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan perubahan positif di Kutai Timur, sehingga masalah pengemis dan anjal tidak lagi menjadi fenomena yang terus berulang di daerah tersebut.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

DP3A Kutim Cetak Fasilitator Andal Sekolah Ramah Anak

Debit Mata Air Menurun, Perumdam Kutim Targetkan Air Bersih Maloy Mengalir Lagi Juli Ini

Disdik Kutim Pastikan Tak Ada Siswa Kebingungan Saat SPMB

Berita Terkini

Kapolres Kutim Ingatkan Warga Waspada Modus Penipuan Digital

Ajeng NadyaAjeng Nadya13 Jul 2026 Hukum

Disnaker Samarinda Diminta Evaluasi Program Tekan Pengangguran

12 Jul 2026

Komisi 4 Dorong Job Fair Samarinda Digelar Lebih Sering

11 Jul 2026

DPRD Samarinda Minta Disnaker Perkuat Program Atasi Pengangguran

11 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.