Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Pasar Pagi Samarinda Belum Ramai, DPRD Minta Solusi Agar Ekonomi Pedagang Bergerak

22 Jun 2026

Camat Hasdiah Dorong Intervensi Dini untuk Tekan Stunting di Sangatta Utara

22 Jun 2026

Hamriani Kassa Ajak Seluruh Elemen Bersatu Lawan Stunting

22 Jun 2026
1 2 3 … 939 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Camat Hasdiah Dorong Intervensi Dini untuk Tekan Stunting di Sangatta Utara

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya22 Jun 2026
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Camat Sangatta Utara, Hj. Hasdiah, dalam kegiatan Rembuk Stunting Desa Singa Gembara yang berlangsung di Hotel Royal Victoria, Sangatta Utara, Senin (22/6/2026).
Camat Sangatta Utara, Hj. Hasdiah, dalam kegiatan Rembuk Stunting Desa Singa Gembara yang berlangsung di Hotel Royal Victoria, Sangatta Utara, Senin (22/6/2026).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kutim– Upaya menekan angka stunting tidak cukup hanya mengandalkan data dan program yang bersifat administratif. Dibutuhkan langkah nyata dan intervensi sejak dini agar persoalan gizi pada anak dapat dicegah sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius. Hal tersebut disampaikan Camat Sangatta Utara, Hj. Hasdiah, dalam kegiatan Rembuk Stunting Desa Singa Gembara di Hotel Royal Victoria, Sangatta Utara, Senin (22/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Bersama Cegah Stunting, Wujudkan Generasi Sehat, Cerdas dan Berdaya Saing” itu dihadiri Kepala Desa Singa Gembara, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Kesehatan, pendamping desa, Badan Permusyawaratan Desa, ketua RT, kader Posyandu, kader pembangunan manusia (KPM), penyuluh keluarga berencana (PLKB), serta unsur masyarakat lainnya. Forum tersebut menjadi sarana evaluasi sekaligus penyusunan langkah strategis percepatan penurunan stunting di tingkat desa.

Dalam sambutannya, Hj. Hasdiah mengatakan bahwa pelaksanaan rembuk stunting merupakan agenda rutin yang harus dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari upaya mengantisipasi berbagai persoalan yang berkaitan dengan kasus stunting di wilayah masing-masing.

Menurutnya, salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah persoalan validitas data. Fluktuasi jumlah anak stunting yang terjadi dari bulan ke bulan menjadi perhatian serius karena dapat memengaruhi ketepatan intervensi yang dilakukan pemerintah.

“Kita melihat data stunting ini selalu berubah setiap bulan. Ada yang turun, kemudian naik kembali. Karena itu kita harus mencari permasalahannya di mana, sehingga intervensi yang dilakukan benar-benar tepat sasaran,” ujar Hasdiah.

Selain itu, Camat Sangatta Utara tersebut juga mendorong agar pemantauan terhadap ibu hamil dilakukan sejak awal. Dengan data yang tersedia di fasilitas kesehatan, pemerintah dan tenaga kesehatan dapat memastikan ibu hamil dan anak yang lahir nantinya tetap mendapatkan layanan kesehatan secara berkelanjutan.

“Kalau sejak ibu hamil sudah terdata, maka setelah melahirkan kita bisa terus melakukan pendampingan. Jangan sampai mereka tidak datang ke Posyandu atau berpindah tanpa terpantau. Di situlah pentingnya kunjungan rumah dilakukan,” ujarnya.

Hasdiah menambahkan, dukungan anggaran yang tersedia melalui berbagai program kesehatan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pelayanan di lapangan, termasuk kegiatan kunjungan rumah kepada keluarga yang membutuhkan pendampingan.

Ia berharap seluruh unsur, mulai dari tenaga kesehatan, kader Posyandu, kader pembangunan manusia, hingga pemerintah desa dan masyarakat, dapat terus memperkuat kolaborasi dalam upaya menekan angka stunting di Sangatta Utara.

“Persoalan stunting tidak bisa diselesaikan sendiri. Kita harus bersama-sama mencari akar masalahnya agar penanganan yang dilakukan benar-benar memberikan hasil bagi masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Hamriani Kassa Ajak Seluruh Elemen Bersatu Lawan Stunting

Usia ke-26 Margo Kencono Jadi Momentum Perkuat Budaya di Kutim

Hamriani Kassa Apresiasi KPC, Posyandu Kamasean Resmi Beroperasi

Berita Terkini

Pasar Pagi Samarinda Belum Ramai, DPRD Minta Solusi Agar Ekonomi Pedagang Bergerak

AlawiAlawi22 Jun 2026 DPRD Kota Samarinda

Hamriani Kassa Ajak Seluruh Elemen Bersatu Lawan Stunting

22 Jun 2026

Novan Terkesan Sistem Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat di Samarinda

21 Jun 2026

Peminat Membludak, SRT Samarinda Bersiap ke Palaran

21 Jun 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.