Sangatta – Komitmen untuk mencetak generasi emas mulai ditanamkan sejak usia dini. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Fungsi Bunda PAUD dan Pokja Bunda PAUD yang resmi dibuka di Hotel Royal Victoria, Sangatta, Rabu (20/11/2024). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari hingga Jumat (22/11/2024), dan diikuti oleh 108 peserta dari berbagai kecamatan.
Dalam sambutannya, Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menegaskan pentingnya peran Bunda PAUD dalam mengembangkan pendidikan anak usia dini. Ia menyebut bahwa Bunda PAUD bukan hanya simbol, tetapi memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan berkualitas sejak dini.
“Bunda PAUD memiliki peran yang sangat strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan bahwa setiap Bunda PAUD dan Pokja PAUD dapat bekerja lebih efektif,” ujarnya.
Tujuan utama Bimtek ini adalah memberikan pemahaman mendalam tentang tugas dan fungsi Bunda PAUD serta memperkuat sinergi antara Pokja PAUD, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Materi pelatihan mencakup manajemen program PAUD, pengembangan kurikulum, hingga metode pengajaran yang sesuai dengan tahapan perkembangan anak.
Para peserta yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka berharap pelatihan ini dapat menjadi bekal penting dalam mengembangkan layanan PAUD di wilayah masing-masing.
“Dengan pelatihan ini, kami ingin memperkuat koordinasi dan membangun jaringan kerja yang lebih solid demi kemajuan pendidikan anak usia dini di Kutim,” ungkap salah satu peserta.
Mulyono menambahkan bahwa pendidikan anak usia dini adalah pondasi utama dalam membentuk karakter dan kemampuan anak-anak di masa depan. Oleh karena itu, keberadaan dan peran aktif Bunda PAUD menjadi sangat vital dalam pemerataan akses pendidikan yang berkualitas.
“Semoga pelatihan ini dapat memperkuat kapasitas Bunda PAUD dan Pokja PAUD sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan anak usia dini di Kutai Timur,” tutupnya.
Kegiatan ini diharapkan tak hanya berhenti sebagai pelatihan, tetapi dapat diimplementasikan langsung di lapangan. Dengan kolaborasi lintas sektor dan komitmen dari seluruh elemen, pendidikan PAUD di Kutai Timur diyakini akan semakin berkembang dan mampu mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas dan berkarakter.
