Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Jaka Prima Kawal Gugatan Rp6,4 Miliar terhadap PT Rexline, Perjuangkan Hak PT Parahita Intiraya

20 Okt 2026

Bapemperda DPRD Samarinda Tuntaskan Finalisasi Raperda Kebakaran

20 Okt 2026

Fraksi PKS Kaltim Siapkan Rekomendasi Karhutla untuk Presiden

19 Okt 2026
1 2 3 … 997 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Siapkan Rekomendasi Karhutla untuk Presiden

    19 Okt 2026

    Rumah Advokasi PKS Kaltim Layani Warga Tanpa Biaya

    10 Okt 2026

    Seno Aji Tinjau Dampak Kemarau di Long Apari, Salurkan 11 Ton Bantuan

    14 Sep 2026

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Atasi Banjir Samarinda, Abdul Rohim Usulkan Pintu Air dan Pompa di Titik Rawan

DPRD Kota Samarinda AlawiAlawi12 Okt 2026
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Anggota Komisi III DPRD Samarinda Abdul Rohim
Anggota Komisi III DPRD Samarinda Abdul Rohim (dok. Etara.id)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

SAMARINDA – Pembangunan pintu air yang dilengkapi pompa menjadi salah satu langkah yang didorong Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, untuk mengurangi dampak banjir di Kota Tepian, terutama ketika air sungai mengalami pasang dan menghambat aliran pembuangan dari kawasan perkotaan.

Menurut Rohim, sistem pengendalian banjir tidak cukup hanya mengandalkan pembenahan saluran drainase. Pemerintah juga perlu menyiapkan infrastruktur yang mampu mengantisipasi kondisi ketika air dari kawasan perkotaan sulit dialirkan ke sungai akibat tingginya permukaan air.

Ia menjelaskan, pintu air dapat digunakan untuk mengendalikan aliran air ketika sungai mengalami pasang. Sementara itu, pompa dibutuhkan untuk membantu membuang air yang tertahan di kawasan perkotaan.

“Kalau misalnya ada kondisi pasang, pintu airnya ditutup kemudian air dipompa keluar. Itu nanti bisa membantu kita untuk mengurangi dampak banjir,” jelas Rohim, di Samarinda, Senin (12/10/2026).

Ia menilai penerapan sistem tersebut perlu mempertimbangkan kondisi hidrologi dan karakteristik masing-masing lokasi. Dengan perencanaan yang tepat, pintu air dan pompa dapat menjadi bagian dari sistem pengendalian banjir yang lebih terintegrasi.

Selain mengantisipasi pasang air sungai, Rohim menekankan pentingnya pembenahan jaringan drainase di dalam kota. Saluran air harus memiliki elevasi yang sesuai, tidak mengalami sedimentasi berlebihan, serta terbebas dari sumbatan sampah agar air dapat mengalir dengan lancar.

Menurutnya, perbaikan drainase juga tidak boleh dilakukan secara parsial. Pemerintah perlu memastikan saluran di berbagai kawasan saling terhubung dan memiliki kapasitas yang memadai untuk menampung serta mengalirkan air hujan.

Di sisi lain, pengendalian banjir tetap harus dilakukan dari kawasan hulu. Rohim mendorong optimalisasi konservasi dan pembatasan pemotongan lahan serta alih fungsi daerah resapan untuk mengurangi limpasan air menuju wilayah perkotaan.

Ia optimistis persoalan banjir Samarinda dapat ditangani secara lebih efektif apabila pemerintah berani menetapkan prioritas dan menjalankan program secara konsisten.

Sejak awal kepemimpinan Wali Kota Andi Harun pada 2021, sejumlah upaya pengendalian banjir telah dilakukan. Program tersebut meliputi revitalisasi drainase melalui pelebaran dan pendalaman saluran, normalisasi bantaran Sungai Karang Mumus melalui penurapan, serta pembangunan kolam retensi.

Meski demikian, Rohim menilai berbagai program tersebut perlu terus diperkuat dengan langkah yang menyasar persoalan banjir secara menyeluruh, termasuk pengendalian aliran air saat sungai pasang.

Ia berharap sisa masa kepemimpinan wali kota dapat dimanfaatkan untuk mempercepat langkah strategis yang paling berdampak terhadap pengurangan genangan dan risiko banjir di Samarinda. (ADV/DPRD/Samarinda).

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Deni Hakim Anwar Minta Pembangunan RSUD AMS II Tak Abaikan Fungsi Resapan Air

Deni Ingatkan Pembangunan Drainase Samarinda Jangan Berakhir Tanpa Saluran Pembuangan

Genangan Banjir Samarinda Disebut Kini Lebih Cepat Surut, Deni Minta Penanganan Diperkuat

Berita Terkini

Jaka Prima Kawal Gugatan Rp6,4 Miliar terhadap PT Rexline, Perjuangkan Hak PT Parahita Intiraya

DianpratiwiDianpratiwi20 Okt 2026 Hukum

Fraksi PKS Kaltim Siapkan Rekomendasi Karhutla untuk Presiden

19 Okt 2026

Deni Hakim Anwar Minta Pembangunan RSUD AMS II Tak Abaikan Fungsi Resapan Air

19 Okt 2026

Deni Ingatkan Pembangunan Drainase Samarinda Jangan Berakhir Tanpa Saluran Pembuangan

18 Okt 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kepemimpinan Terkini Dalam Modernisasi Pelayanan Publik

10 Agu 2026

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.