Sangatta – Anggota DPRD Kutai Timur, Sabaruddin, menyoroti keputusan pemerintah daerah yang tidak menggelar upacara memperingati Hari Pahlawan pada 10 November 2024. Menurut Sabaruddin, ketidakhadiran upacara tersebut menjadi sebuah kejanggalan yang patut dievaluasi, mengingat Hari Pahlawan merupakan momen penting untuk menghormati jasa para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan dan kemajuan bangsa.
“Memang ada kejanggalan, pemerintah Kutim tidak menyelenggarakan upacara Hari Pahlawan. Kalau soal anggaran, sangat tidak mungkin tidak ada, karena anggaran kita banyak,” kata Sabaruddin dengan tegas saat diwawancarai beberapa waktu lalu.
Bagi Sabaruddin, peringatan Hari Pahlawan harusnya menjadi salah satu bentuk penghormatan dari pemerintah dan masyarakat terhadap para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan negara. Tidak dilaksanakannya upacara ini, menurutnya, memperlihatkan kurangnya kepedulian terhadap nilai-nilai kepahlawanan serta pengorbanan yang telah dilakukan oleh para pahlawan.
Peringatan Hari Pahlawan Sebagai Apresiasi
Peringatan Hari Pahlawan, bagi Sabaruddin, bukan hanya sekadar seremoni, melainkan sebagai momen refleksi untuk mengenang perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah mendahului. Ia mengungkapkan bahwa peringatan ini menjadi penting agar generasi muda tidak melupakan nilai-nilai kepahlawanan yang telah menjadi dasar kemerdekaan negara.
“Kami akan evaluasi ini, karena penghormatan terhadap pahlawan sangat penting. Ini bukan sekadar seremoni, tetapi pengingat akan pengorbanan dan jasa besar para pahlawan bagi kita semua,” jelasnya.
Politisi yang tergabung dalam Fraksi Partai Demokrat ini juga menyayangkan tidak adanya upacara Hari Pahlawan sebagai langkah konkret untuk menumbuhkan semangat kebangsaan di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Sabaruddin menegaskan bahwa tanpa peringatan yang layak, semangat nasionalisme dapat luntur dan generasi penerus akan kehilangan arah dalam menghargai jasa para pendahulu bangsa.
Harapan untuk Peringatan Hari Pahlawan yang Lebih Serius
Sabaruddin berharap ke depan Pemerintah Kutai Timur dapat lebih serius memperhatikan peringatan hari-hari nasional, termasuk Hari Pahlawan. Ia menekankan pentingnya peringatan seperti ini untuk menumbuhkan semangat kepahlawanan dan nasionalisme di kalangan masyarakat, terutama generasi muda.
“Hari Pahlawan itu momen yang penting bagi kita semua untuk merenung dan mengenang pengorbanan para pahlawan. Kita perlu menghormati jasa mereka yang telah berjuang untuk bangsa ini, dan salah satu caranya adalah dengan peringatan yang layak,” ungkapnya.
Politisi senior ini juga menambahkan bahwa dengan adanya upacara dan peringatan yang baik, masyarakat dapat diajak untuk kembali mengenang sejarah perjuangan bangsa dan mengambil nilai-nilai luhur yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Mengajak Masyarakat untuk Menanamkan Nilai Kepahlawanan
Selain itu, Sabaruddin berharap masyarakat Kutai Timur, khususnya generasi muda, dapat mengambil hikmah dari peringatan Hari Pahlawan. Ia mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai perjuangan dan kepahlawanan sebagai fondasi untuk membangun daerah yang lebih baik di masa depan.
“Kita perlu menanamkan semangat perjuangan dan kebanggaan terhadap tanah air kepada generasi muda. Itu salah satunya bisa dilakukan melalui peringatan yang baik dan mengingatkan mereka tentang sejarah yang tak ternilai harganya,” tambahnya.
