Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Kapolres Kutim Ingatkan Warga Waspada Modus Penipuan Digital

13 Jul 2026

Disnaker Samarinda Diminta Evaluasi Program Tekan Pengangguran

12 Jul 2026

Komisi 4 Dorong Job Fair Samarinda Digelar Lebih Sering

11 Jul 2026
1 2 3 … 948 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

43 Pengelola Depot Air Minum Kutim Ikuti Pelatihan Higiene

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya14 Nov 2024566
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Sekretaris Dinkes Kutim, Siti Fatimah saat diwawancarai di Hotel Royal Victoria, Sangatta
Sekretaris Dinkes Kutim, Siti Fatimah saat diwawancarai di Hotel Royal Victoria, Sangatta
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sangatta – Air bersih bukan sekadar kebutuhan, tapi hak dasar yang harus dijaga kualitasnya. Sebagai bagian dari upaya menjaga standar kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan Kutai Timur (Dinkes Kutim) menggelar pelatihan higiene dan sanitasi bagi 43 pelaku usaha depot air minum, Kamis (14/11/2024), di Hotel Royal Victoria, Sangatta.

Pelatihan ini menjadi syarat penting untuk mendapatkan izin higiene, sekaligus bentuk tanggung jawab pengusaha depot air terhadap keamanan produk yang dikonsumsi masyarakat. Plt Sekretaris Dinkes Kutim, Siti Fatimah, menegaskan bahwa pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan pemahaman dan keterampilan teknis agar dapat menjaga mutu air minum yang diproduksi.

“Pelatihan ini sangat penting agar para pelaku usaha dapat memastikan bahwa air minum yang mereka sediakan kepada masyarakat benar-benar aman dan sehat untuk dikonsumsi,” ujar Siti Fatimah.

Peserta pelatihan mendapatkan materi mengenai prinsip-prinsip higiene sanitasi, termasuk teknik pengelolaan air yang aman, pencegahan kontaminasi bakteri, hingga standar kebersihan peralatan yang digunakan dalam proses produksi air minum isi ulang.

“Air yang kita konsumsi harus bebas dari bakteri dan bahan kimia berbahaya. Oleh karena itu, depot air minum harus memenuhi standar yang telah ditetapkan,” tegas Siti.

Selain teori, peserta juga melakukan praktik langsung, mulai dari simulasi pembersihan peralatan hingga pengendalian risiko kontaminasi di tempat usaha. Sesi ini dirancang untuk memberikan pemahaman aplikatif tentang bagaimana menjaga standar sanitasi di lapangan.

“Melalui praktik ini, kami berharap para pelaku usaha dapat menerapkan teknik higiene sanitasi secara efektif di tempat usaha mereka,” tambahnya.

Dinkes Kutim berharap pelatihan ini tidak hanya membantu pengusaha memenuhi syarat legalitas, tetapi juga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk mereka. Izin higiene menjadi bukti komitmen pelaku usaha terhadap kualitas dan kesehatan pelanggan.

“Dengan adanya izin higiene, para pelaku usaha juga dapat menunjukkan bahwa mereka berkomitmen terhadap kesehatan konsumen. Ini akan menjadi nilai tambah yang meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap usaha mereka,” terang Siti.

Pemerintah Kabupaten Kutim melalui Dinas Kesehatan berkomitmen untuk menggelar pelatihan serupa secara berkala guna memperkuat kualitas sektor usaha berbasis konsumsi publik, termasuk depot air minum.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi mendukung pertumbuhan usaha kecil dan menengah (UKM) yang berorientasi pada standar kesehatan dan keberlanjutan. Dinkes Kutim berharap, dengan peningkatan kompetensi pelaku usaha, kualitas hidup masyarakat pun ikut terjaga.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

DP3A Kutim Cetak Fasilitator Andal Sekolah Ramah Anak

Debit Mata Air Menurun, Perumdam Kutim Targetkan Air Bersih Maloy Mengalir Lagi Juli Ini

Disdik Kutim Pastikan Tak Ada Siswa Kebingungan Saat SPMB

Berita Terkini

Kapolres Kutim Ingatkan Warga Waspada Modus Penipuan Digital

Ajeng NadyaAjeng Nadya13 Jul 2026 Hukum

Disnaker Samarinda Diminta Evaluasi Program Tekan Pengangguran

12 Jul 2026

Komisi 4 Dorong Job Fair Samarinda Digelar Lebih Sering

11 Jul 2026

DPRD Samarinda Minta Disnaker Perkuat Program Atasi Pengangguran

11 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.