Sangatta – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Banjar milik Naungan Keluarga Banjar Kutai Timur (NKBKT) di Jalan Pendidikan, Sangatta Utara, Selasa (9/9/2025). Pembangunan ini menjadi tonggak penting bagi warga Banjar di Kutim dalam memperkuat kebersamaan serta melestarikan nilai budaya leluhur.
Mahyunadi menyampaikan apresiasinya terhadap semangat gotong royong masyarakat Banjar yang berhasil mengumpulkan dana swadaya untuk mewujudkan pembangunan rumah kebersamaan tersebut. Menurutnya, Rumah Banjar akan menjadi simbol persatuan dan wadah strategis dalam mempererat tali silaturahmi.
“Rumah Banjar ini bukan hanya sekadar bangunan fisik, tapi juga tempat untuk memperkuat persaudaraan, melestarikan budaya, sekaligus menjadi pusat kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujar Mahyunadi.
Pengurus NKBKT menuturkan bahwa pembangunan Rumah Banjar dilakukan atas dasar kebersamaan seluruh anggota. Lahan seluas 20 x 50 meter di pinggir jalan telah disiapkan dan diurug, sehingga bisa segera dimanfaatkan. Peletakan batu pertama ini sekaligus menandai dimulainya pembangunan rumah yang nantinya akan menjadi sekretariat sekaligus pusat aktivitas warga Banjar di Kutim.
“Alhamdulillah, dana swadaya warga sudah terkumpul. Hari ini kita resmikan dengan peletakan batu pertama. Semoga ke depan Rumah Banjar segera berdiri kokoh dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” ungkap salah satu pengurus NKBKT.
Rumah Banjar ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan budaya dan sosial, tetapi juga wadah musyawarah bagi warga dalam mendukung pembangunan daerah. Kehadirannya diyakini akan memperkuat kontribusi masyarakat Banjar di Kutim dalam menjaga kerukunan dan kondusifitas daerah.
Dengan dimulainya pembangunan Rumah Banjar, NKBKT menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, sekaligus menjadi garda depan dalam pelestarian budaya Banjar di Kutai Timur.
