Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Komisi IV Bahas Program Kerja Dispusip Samarinda 2027

21 Jul 2026

Novan Soroti Ketimpangan Anggaran Bidang Perpustakaan

21 Jul 2026

Komisi IV DPRD Tanggapi Penundaan MPLS Sekolah Rakyat di Samarinda

20 Jul 2026
1 2 3 … 956 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Samri Dorong Reformasi Belanja ASN, APBD Samarinda Harus Lebih Berdampak bagi Masyarakat

Porsi belanja aparatur yang masih melampaui ketentuan pusat dinilai membatasi kemampuan APBD dalam membiayai pembangunan dan pelayanan publik.
DPRD Kota Samarinda AlawiAlawi12 Jul 2026
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra
Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra (dok. Etara.id)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Anggaran daerah sejatinya menjadi mesin penggerak pembangunan, namun ketika sebagian besar terserap untuk belanja rutin birokrasi, ruang gerak pemerintah menjadi semakin terbatas. Kondisi itulah yang kini menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda setelah porsi belanja aparatur sipil negara (ASN) dalam APBD masih berada di atas ambang batas yang ditetapkan pemerintah pusat.

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, mengungkapkan bahwa belanja birokrasi di Kota Samarinda saat ini masih melebihi 40 persen dari total APBD. Angka tersebut dinilai belum sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat yang menetapkan batas maksimal belanja aparatur sebesar 30 persen. Kondisi itu dikhawatirkan akan terus menekan kemampuan fiskal daerah apabila tidak segera dilakukan langkah penyesuaian.

“Batas belanja birokrasi dari pusat itu maksimal 30 persen, sementara kita masih di atas 40 persen. Ini yang kita awasi, jangan sampai besar pasak daripada tiang,” ujar Samri saat diwawancarai di Gedung DPRD Samarinda beberapa waktu lalu.

Menurutnya, besarnya alokasi anggaran untuk belanja rutin menunjukkan bahwa struktur keuangan daerah masih belum ideal. Ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat masih cukup tinggi sehingga ketika terjadi kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, kemampuan fiskal daerah ikut terdampak dan menyulitkan pelaksanaan berbagai program pembangunan.

“Kita belum mampu memenuhi target itu karena selama ini terlalu dimanja dengan bantuan pusat. Begitu ada pemotongan anggaran dari pusat, kita langsung kalang kabut,” ungkapnya.

Samri menilai kondisi tersebut harus menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota Samarinda untuk memperkuat kemandirian fiskal. Salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengelolaan potensi daerah secara optimal serta memperbaiki efektivitas penggunaan anggaran agar setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar mulai menyusun program kerja dengan pendekatan yang lebih produktif dalam pembahasan APBD Tahun Anggaran 2027. Menurutnya, perencanaan anggaran tidak cukup hanya berorientasi pada tingginya tingkat serapan, tetapi juga harus mampu menciptakan dampak ekonomi dan mendukung peningkatan pendapatan daerah.

“Kalau sekadar menghabiskan uang, siapa saja bisa. Harapan kita ke depan, anggaran yang keluar itu ibarat modal yang bisa berputar dan menghasilkan pendapatan bagi APBD,” tegasnya.

Lebih lanjut, Samri menekankan bahwa setiap program yang diajukan OPD seharusnya memiliki indikator manfaat yang jelas, baik dalam bentuk peningkatan kualitas pelayanan publik, efisiensi penyelenggaraan pemerintahan, maupun penciptaan peluang ekonomi baru. Dengan demikian, APBD tidak hanya menjadi instrumen pembiayaan operasional pemerintahan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Menurutnya, pengelolaan anggaran yang lebih sehat akan memberikan ruang fiskal yang lebih luas bagi pemerintah untuk membangun infrastruktur, meningkatkan kualitas pelayanan dasar, serta memperkuat program-program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

DPRD Samarinda berharap evaluasi terhadap struktur belanja daerah dapat menjadi bagian dari penyusunan APBD 2027. Melalui pengendalian belanja aparatur, peningkatan PAD, dan perencanaan program yang lebih produktif, pemerintah daerah diharapkan mampu menciptakan APBD yang lebih efisien, berdaya ungkit terhadap pertumbuhan ekonomi, sekaligus memperkuat kemandirian fiskal Kota Samarinda pada masa mendatang. (ADV).

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Komisi IV Bahas Program Kerja Dispusip Samarinda 2027

Novan Soroti Ketimpangan Anggaran Bidang Perpustakaan

Komisi IV DPRD Tanggapi Penundaan MPLS Sekolah Rakyat di Samarinda

Berita Terkini

Komisi IV Bahas Program Kerja Dispusip Samarinda 2027

AlawiAlawi21 Jul 2026 DPRD Kota Samarinda

Novan Soroti Ketimpangan Anggaran Bidang Perpustakaan

21 Jul 2026

Komisi IV DPRD Tanggapi Penundaan MPLS Sekolah Rakyat di Samarinda

20 Jul 2026

DPRD Samarinda Soroti Kesiapan Porprov 2026 di Paser

20 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.