Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Seno Aji Gaungkan Pendidikan Gratis di Reuni ALJIRO

22 Agu 2026

Arif Kurniawan Minta Karhutla di Samarinda Tak Dianggap Musiman, Minta Ditindak Tegas

22 Agu 2026

Kekeringan Melanda, Arif Kurniawan Dorong Salat Istisqa

21 Agu 2026
1 2 3 … 965 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Proyek SITISEK Kutim Targetkan Turunkan ATS hingga 90 Persen

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya21 Nov 2025632
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kutim Mulyono
Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kutim Mulyono
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kini semakin konkret dalam menanggulangi persoalan anak tidak sekolah (ATS) lewat program inovatif bertajuk Strategi Anti Anak Tidak Sekolah atau SITISEK. Program ini menyasar perbaikan sistem internal dan kolaborasi eksternal yang terstruktur untuk mengurangi angka ATS hingga 90 persen dalam waktu satu tahun.

Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menjelaskan bahwa proyek SITISEK dirancang sebagai solusi menyeluruh berbasis evaluasi organisasi dan data empiris. “Permasalahan ATS harus diselesaikan dengan strategi menyeluruh. Tidak cukup hanya dari sisi anggaran, tapi juga dari data yang akurat, kolaborasi, dan komitmen semua pihak,” ujarnya di Hotel Royal Victoria Sangatta, Jumat (21/11/2025).

Pada lingkup internal, SITISEK melibatkan pembentukan Tim Penanganan Anak Tidak Sekolah, verifikasi data anak putus sekolah yang terintegrasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) serta TP PKK, rehabilitasi ruang kelas, hingga penyediaan seragam, buku, dan biaya dasar pendidikan gratis. Target outcome internal dari program ini adalah meningkatnya efisiensi organisasi serta ketepatan data ATS, dengan harapan penurunan angka drop-out sebesar 70–90% dalam setahun.

“Dengan anggaran pendidikan yang sudah dialokasikan lebih dari 20 persen dari APBD, kami ingin memastikan output program ini benar-benar terasa dampaknya,” kata Mulyono menegaskan kekuatan internal yang dimiliki Kutim.

Adapun pada lingkup eksternal, program SITISEK menjalin kolaborasi luas dengan tokoh adat, tokoh agama, organisasi masyarakat, sektor swasta, dan komunitas lokal. Sinergi ini dirancang untuk menjawab tantangan seperti kemiskinan struktural, pernikahan usia dini, isolasi geografis, hingga pekerja anak—faktor-faktor utama yang menyebabkan tingginya angka ATS.

SITISEK juga dirancang untuk memanfaatkan peluang dari program nasional serta dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Kutim, guna memperluas jangkauan dan mempercepat hasil intervensi.

“Kolaborasi multisektor adalah kunci. Ini bukan hanya program dinas pendidikan, tapi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat,” tambah Mulyono.

Dengan pendekatan sistemik ini, Disdikbud Kutai Timur optimis SITISEK mampu menjadi model nasional dalam penanganan anak tidak sekolah, khususnya di daerah yang memiliki tantangan geografis dan sosial ekonomi seperti Kutim. (ADV).

Silakan Bekomentar
Disdikbud Kutai Timur
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Suplai SPAM Maloy Pulihkan Air Sangkulirang-Kaliorang

Sulisman: PT Bagong Sepakati Lima Poin dengan Serikat Pekerja

Swargabara Merdeka Fest 2026 Jadi Etalase UMKM Lokal

Berita Terkini

Seno Aji Gaungkan Pendidikan Gratis di Reuni ALJIRO

Ajeng NadyaAjeng Nadya22 Agu 2026 Pemprov Kaltim

Arif Kurniawan Minta Karhutla di Samarinda Tak Dianggap Musiman, Minta Ditindak Tegas

22 Agu 2026

Kekeringan Melanda, Arif Kurniawan Dorong Salat Istisqa

21 Agu 2026

Suplai SPAM Maloy Pulihkan Air Sangkulirang-Kaliorang

20 Agu 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kepemimpinan Terkini Dalam Modernisasi Pelayanan Publik

10 Agu 2026

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.