Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Dirtek Perumda TTB Kutim Dorong 30 Pegawai Bersertifikat Percepat Transformasi Layanan Air Bersih

21 Mei 2026

CSR Didorong Selamatkan Bandara Uyang Lahai

21 Mei 2026

HKG PKK Kutim Ke-54 Tekankan Penguatan Keluarga

20 Mei 2026
1 2 3 … 925 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Pjs Bupati Kutim Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif di Peringatan HKN ke-60

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya12 Nov 2024544
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
(Pjs) Bupati Kutai Timur, Agus Hari Kesuma,
(Pjs) Bupati Kutai Timur, Agus Hari Kesuma saat diwawancarai usai acara Hari Kesehatan Nasional, Selasa (12/11/2024)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sangatta – Pada Selasa, 12 November 2024, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 di Gedung Serbaguna (GSG) Bukit Pelangi, Sangatta. Acara tersebut dihadiri oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kutai Timur, Agus Hari Kesuma, yang menyampaikan pidato penuh motivasi untuk mendorong kesadaran kesehatan masyarakat dan mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat sistem kesehatan nasional.

Dalam sambutannya, Agus menegaskan bahwa keberhasilan Indonesia dalam kembali memasuki kelompok negara berpendapatan menengah atas, setelah mengalami tantangan di masa pandemi COVID-19, adalah bukti bahwa bangsa ini memiliki semangat juang yang kuat. Namun, ia mengingatkan agar masyarakat tidak larut dalam kebanggaan dan terus bekerja keras untuk mencapai kemajuan yang lebih besar.

“Kita tidak boleh begitu saja berbangga dan lalai untuk terus menantang diri menjadi lebih baik. Indonesia memiliki kesempatan emas, periode bonus demografi yang hanya terjadi sekali dalam peradaban sebuah negara. Ini adalah peluang yang perlu kita manfaatkan sebagai momentum untuk membawa Indonesia menjadi negara berpendapatan tinggi dan meraih visi Indonesia Emas 2045,” jelas Agus di hadapan para hadirin.

Tantangan dan Target 2045: Mewujudkan Indonesia Emas

Agus menjelaskan bahwa demi mencapai visi Indonesia Emas pada tahun 2045, target Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) harus dijadikan fokus utama di berbagai bidang, termasuk kesehatan. Beberapa target besar yang dicanangkan meliputi peningkatan pendapatan per kapita setara dengan negara maju, pengurangan kemiskinan hingga mendekati nol persen, peningkatan daya saing sumber daya manusia, pengurangan ketimpangan sosial, serta menurunkan emisi gas rumah kaca menuju net zero emissions.

Untuk mencapai target tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia perlu konsisten berada di angka 6-7 persen setiap tahun mulai 2025. Agus menegaskan bahwa pencapaian ini tidak dapat terlaksana tanpa kualitas sumber daya manusia yang unggul, yang dimulai dari kesehatan.

“Syarat utama untuk mencapai Indonesia Emas adalah manusia Indonesia yang sehat dan cerdas. Ini hanya bisa tercapai dengan kolaborasi semua pemangku kepentingan. Karena itu, tema HKN ke-60, ‘Gerak Bersama, Sehat Bersama,’ adalah semangat yang harus kita aplikasikan di setiap sektor, tidak hanya di bidang kesehatan saja,” ujarnya.

Rencana Induk Bidang Kesehatan sebagai Panduan Pemerintah

Agus turut menyampaikan bahwa pasca disahkannya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Pemerintah Indonesia kini tengah memfinalkan Rencana Induk Bidang Kesehatan (RIBK). RIBK akan berfungsi sebagai pedoman utama untuk merencanakan, menganggarkan, dan menjalankan program kesehatan di tingkat nasional hingga daerah.

“RIBK ini adalah landasan yang perlu diacu oleh pemerintah pusat dan daerah. Dengan RIBK, kita memiliki arah yang jelas dan terukur dalam mencapai transformasi kesehatan Indonesia. Namun, ini semua hanya bisa berjalan efektif jika ada sinergi dan kolaborasi erat antara pusat, daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” tambah Agus.

Tiga Fokus Prioritas Kabinet untuk Transformasi Kesehatan

Sebagai langkah penting dalam transformasi kesehatan, Agus menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo telah memberikan arahan untuk mempercepat pencapaian tiga fokus utama, yaitu pemeriksaan kesehatan gratis, penurunan kasus tuberkulosis (TB), dan pembangunan rumah sakit lengkap berkualitas di daerah terpencil. Ketiga fokus ini diharapkan mampu memperkuat sistem kesehatan nasional, terutama di daerah-daerah yang selama ini memiliki akses terbatas terhadap fasilitas kesehatan.

“Presiden ingin agar seluruh masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal, tidak hanya di kota besar tetapi juga di wilayah pelosok yang selama ini sulit dijangkau. Karena itu, pembangunan rumah sakit di daerah terpencil adalah bagian dari prioritas utama pemerintah,” jelas Agus.

Agus juga mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk turut berkontribusi dalam mencapai tujuan besar ini. Menurutnya, peran tenaga kesehatan tidak hanya terbatas pada pelayanan medis, tetapi juga sebagai pelopor dalam membangun budaya sehat di masyarakat.

Penghargaan untuk Insan Kesehatan dan Semua Pihak yang Berjuang di Bidang Kesehatan

Pada kesempatan tersebut, Agus memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan kesehatan, termasuk tenaga medis, tenaga kesehatan, lembaga swadaya masyarakat (LSM), swasta, media, akademisi, serta pegawai pemerintah di pusat maupun daerah, yang telah berkontribusi dalam pembangunan kesehatan di Indonesia.

“Terima kasih saya sampaikan kepada seluruh pihak yang telah bahu-membahu tanpa lelah berjuang meningkatkan kesehatan masyarakat. Perjuangan kita belum selesai, dan kita masih membutuhkan dukungan semua pihak agar pembangunan kesehatan terus berlanjut,” kata Agus.

Selain itu, ia juga berterima kasih kepada para kader kesehatan yang tak kenal lelah melayani masyarakat, baik di pusat kota maupun daerah-daerah terpencil.

Mengajak Masyarakat Membangun Budaya Sehat

Di akhir pidatonya, Agus mengajak seluruh masyarakat untuk aktif menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Menurutnya, kesehatan bukan hanya tanggung jawab tenaga medis atau pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh masyarakat yang perlu dimulai dari hal-hal kecil sehari-hari.

“Kita semua harus berperan dalam menciptakan budaya hidup sehat. Mulai dari hal kecil, seperti menjaga kebersihan lingkungan, menjalankan pola hidup bersih dan sehat, hingga mengedukasi keluarga untuk selalu memprioritaskan kesehatan,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar masyarakat Kutai Timur bisa ikut berpartisipasi dalam puncak acara HKN yang akan diadakan di Folder Ilham Maulana, Sangatta, pada Minggu, 17 November 2024. Acara tersebut akan diisi dengan kegiatan senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, cek golongan darah, dan donor darah. Berbagai hadiah door prize juga telah disiapkan sebagai apresiasi untuk masyarakat yang ikut serta.

“Mari kita rayakan HKN ini dengan semangat yang sama, demi masa depan yang lebih sehat dan cerah bagi generasi mendatang,” tutup Agus.

Menuju Indonesia Sehat dan Maju

Peringatan HKN ke-60 ini menjadi momen penting bagi Kabupaten Kutai Timur dan seluruh masyarakat Indonesia untuk mengevaluasi perkembangan sektor kesehatan dan mengidentifikasi langkah-langkah strategis menuju perbaikan yang berkelanjutan. Dengan berbagai kebijakan dan dukungan dari pemerintah serta partisipasi aktif dari masyarakat, target besar untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 dapat semakin mendekati kenyataan.

Hari Kesehatan Nasional ke-60 ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi semua pihak untuk terus bergerak bersama demi menciptakan Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan maju.

Silakan Bekomentar
HKN 60 Kutim Pemkab Kutim
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Dirtek Perumda TTB Kutim Dorong 30 Pegawai Bersertifikat Percepat Transformasi Layanan Air Bersih

CSR Didorong Selamatkan Bandara Uyang Lahai

HKG PKK Kutim Ke-54 Tekankan Penguatan Keluarga

Berita Terkini

Dirtek Perumda TTB Kutim Dorong 30 Pegawai Bersertifikat Percepat Transformasi Layanan Air Bersih

Ajeng NadyaAjeng Nadya21 Mei 2026 Pemkab Kutim

CSR Didorong Selamatkan Bandara Uyang Lahai

21 Mei 2026

HKG PKK Kutim Ke-54 Tekankan Penguatan Keluarga

20 Mei 2026

Harkitnas 2026,Bupati Kutim Serukan Kedaulatan Digital

20 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.