Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Bupati Kutim Tegaskan Larangan Membakar Lahan

29 Agu 2026

Rita Widyasari Kembali ke Panggung, Nostalgia “Bupati Rocker” Menggema di Etam Fest 2026

29 Agu 2026

Runner Kaltim Dominasi PKS Runner 81K Jakarta dan Raih Juara Umum Nasional

28 Agu 2026
1 2 3 … 969 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Perkebunan Kelapa Sawit di Kutim Berkembang Pesat, DPRD Soroti Tantangan dan Peluang

DPRD Kutim AisyahAisyah5 Agu 2024830
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Perkebunan Kelapa Sawit di Kutim Berkembang Pesat, DPRD Soroti Tantangan dan Peluang
Anggota DPRD Kutim, Faizal Rachman
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kutai Timur – Sejak pemekaran pada 12 Oktober 1999, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telah mengalami kemajuan pesat di berbagai sektor, terutama dalam pengembangan agribisnis dan agroindustri.

Visi untuk menjadikan Kutim sebagai pusat agribisnis dan agroindustri, terus digenjot melalui kerjasama antara masyarakat, perguruan tinggi, serta pemerintah pusat dan provinsi.

Salah satu sektor unggulan yang berkembang pesat adalah perkebunan kelapa sawit, yang kini hampir mencakup seluruh kecamatan di Kutai Timur.

Awalnya, pada tahun 2002, sentra perkebunan kelapa sawit hanya terpusat di dua kecamatan, yaitu Muara Wahau dan Kongbeng. Namun, saat ini, perkebunan kelapa sawit telah menyebar luas ke seluruh kecamatan di Kutim.

Menurut anggota DPRD Kutim Faizal Rachman, saat ini terdapat 38 pabrik kelapa sawit yang memiliki izin operasional. Meskipun demikian, tidak semua pabrik memiliki kebun kelapa sawit sendiri, sehingga petani mandiri memiliki peluang untuk menjual hasil panen mereka ke berbagai pabrik yang telah tersebar di berbagai kecamatan.

“Sekarang petani mandiri memiliki kesempatan untuk menjual hasil panen mereka ke pabrik-pabrik kelapa sawit yang sudah ada di seluruh wilayah. Hal ini penting untuk mendukung stabilitas harga dan mengurangi risiko kerugian bagi petani,” jelas Faizal di ruang kerjanya DPRD Kutim Senin (22/7/2024).

Sebelumnya pernah terjadi masalah serius, ketika harga kelapa sawit turun drastis hingga Rp500 per kilogram di Teluk Pandan, yang mengakibatkan petani membakar hasil panen mereka karena tidak layak dijual. Namun, masalah tersebut kini sudah teratasi dan tidak terjadi lagi.

Legislator Partai PDIP itu menyoroti, meskipun kelapa sawit kini menjadi pilihan utama bagi petani, ada kebutuhan mendesak untuk memikirkan regenerasi tanaman.

“Kelapa sawit memiliki umur produktif sekitar 25 tahun, jadi penting bagi kita untuk mempersiapkan regenerasi tanaman agar produksi tetap berlanjut. Saat ini, petani yang memiliki lahan kelapa sawit seluas 5 hektar bisa mendapatkan hasil yang signifikan, namun kita harus memikirkan jangka panjang dan memastikan keberlanjutan sektor ini,” tambah Faizal.

Selain itu, Tingginya ketergantungan terhadap sektor pertambangan yang mendominasi APBD Kutai Timur, penting untuk mengalihkan fokus dan sumber pendapatan daerah ke sektor pertanian.

“Kita harus mengurangi ketergantungan pada dana transfer dari sektor tambang dan beralih ke kemandirian di bidang pertanian. APBD harus diarahkan untuk mendukung agribisnis sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar pada PDRB dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Faizal.

Dengan upaya-upaya yang dilakukan untuk meningkatkan produksi kelapa sawit dan mendorong pengelolaan yang berkelanjutan, diharapkan Kutai Timur dapat mencapai visi menjadi pusat agribisnis yang mandiri dan berdaya saing di masa depan.

Silakan Bekomentar
DPRD Kutim Faizal Rachman Kabar Kutim
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Ketua DPRD Kutim Dorong FKUB Perkuat Pencegahan Konflik

Jimmi Dorong Patriotisme Lewat Pembagian 1000 Bendera

Jimmi dan Pandy Beri Dukungan untuk H Kidang

Berita Terkini

Bupati Kutim Tegaskan Larangan Membakar Lahan

Ajeng NadyaAjeng Nadya29 Agu 2026 Pemkab Kutim

Rita Widyasari Kembali ke Panggung, Nostalgia “Bupati Rocker” Menggema di Etam Fest 2026

29 Agu 2026

Runner Kaltim Dominasi PKS Runner 81K Jakarta dan Raih Juara Umum Nasional

28 Agu 2026

Eko Sugiarto Perkuat Sertifikasi UMKM, Frederik Kalalembang Beri Apresiasi

28 Agu 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kepemimpinan Terkini Dalam Modernisasi Pelayanan Publik

10 Agu 2026

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.