Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Pemdes Suka Rahmat Kembangkan Batik Motif Batu Bata sebagai Ikon UMKM dan Oleh-oleh Khas Desa

25 Jun 2026

Pemdes Suka Rahmat Padukan Wisata Alam Gua Cullang dengan Agrowisata Kopi Liberika

25 Jun 2026

Komisi II DPRD Samarinda Soroti Vendor Parkir Baru Mie Gacoan

23 Jun 2026
1 2 3 … 943 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Pemdes Suka Rahmat Kembangkan Batik Motif Batu Bata sebagai Ikon UMKM dan Oleh-oleh Khas Desa

Batik bermotif batu bata yang dipadukan dengan corak budaya nusantara diharapkan menjadi identitas baru UMKM Desa Suka Rahmat.
Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya25 Jun 2026
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kepala Desa Suka Rahmat, Hasnawati saat diwawancarai di Ruang Kerjanya (dok.Etara.id)
Kepala Desa Suka Rahmat, Hasnawati saat diwawancarai di Ruang Kerjanya (dok.Etara.id)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kutim – Di tengah berkembangnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Pemerintah Desa Suka Rahmat, Kabupaten Kutai Timur, terus mendorong lahirnya produk-produk unggulan yang memiliki identitas lokal. Salah satunya adalah Batik Suka Rahmat, kain batik dengan motif utama batu bata yang menjadi ciri khas desa sekaligus mencerminkan sejarah kehidupan masyarakat setempat.

Batik tersebut diproduksi oleh satu orang pengrajin yang mulai mengembangkan motif khas Desa Suka Rahmat. Meski jumlah pengrajin masih terbatas, pemerintah desa optimistis produk tersebut memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi ikon UMKM sekaligus buah tangan khas dari Desa Suka Rahmat.

Kepala Desa Suka Rahmat, Hasnawati, mengatakan pemerintah desa terus memberikan dukungan terhadap pengembangan Batik Suka Rahmat agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Kami terus mendukung pengembangan Batik Suka Rahmat sebagai salah satu produk unggulan UMKM desa. Kami berharap batik ini tidak hanya dikenal masyarakat lokal, tetapi juga menjadi oleh-oleh khas Desa Suka Rahmat yang dicari wisatawan maupun tamu yang datang ke desa,” ujar Hasnawati.

Menurutnya, keunikan batik tersebut terletak pada motif batu bata yang menjadi elemen utama desain. Motif itu dipilih bukan tanpa alasan, melainkan sebagai simbol sejarah dan aktivitas masyarakat yang telah lama berkembang di Desa Suka Rahmat.

“Filosofi motif batu bata ini menggambarkan mata pencaharian masyarakat, khususnya warga keturunan Madura yang sejak lama dikenal sebagai pengrajin batu bata di Desa Suka Rahmat. Motif ini menjadi bentuk penghargaan terhadap keberagaman budaya dan sejarah yang tumbuh di desa kami,” katanya.

Selain motif batu bata, Batik Suka Rahmat juga memadukan ornamen budaya dari berbagai suku yang hidup berdampingan di desa tersebut, seperti motif khas Toraja, Kutai, Bugis, dan Dayak. Perpaduan tersebut mencerminkan keberagaman masyarakat Desa Suka Rahmat yang selama ini hidup rukun dan saling melengkapi.

Hasnawati menjelaskan, meski saat ini baru dikerjakan oleh satu orang pengrajin, pemerintah desa akan terus mendorong peningkatan kapasitas produksi melalui pembinaan UMKM dan pelatihan keterampilan. Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan lebih banyak perajin sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Ia mengungkapkan, Batik Suka Rahmat telah mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Produk tersebut beberapa kali dipesan oleh perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar desa untuk dijadikan cendera mata atau merchandise bagi tamu perusahaan. Selain itu, batik khas Desa Suka Rahmat juga telah dikenakan oleh sejumlah pejabat di Kabupaten Kutai Timur dalam berbagai kegiatan.

Menurut Hasnawati, hal tersebut menjadi bukti bahwa batik karya masyarakat desa memiliki kualitas dan daya tarik yang mampu bersaing dengan produk batik dari daerah lain. Pemerintah desa pun akan terus memperluas promosi melalui berbagai pameran UMKM dan kegiatan pemerintah agar Batik Suka Rahmat semakin dikenal masyarakat.

Ke depan, Batik Suka Rahmat diharapkan tidak hanya menjadi produk ekonomi kreatif, tetapi juga menjadi identitas budaya desa yang mampu memperkuat sektor pariwisata dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan mengangkat nilai sejarah, keberagaman budaya, dan kreativitas masyarakat, pemerintah desa optimistis batik khas ini akan menjadi salah satu kebanggaan baru Kabupaten Kutai Timur.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Pemdes Suka Rahmat Padukan Wisata Alam Gua Cullang dengan Agrowisata Kopi Liberika

Camat Hasdiah Dorong Intervensi Dini untuk Tekan Stunting di Sangatta Utara

Hamriani Kassa Ajak Seluruh Elemen Bersatu Lawan Stunting

Berita Terkini

Pemdes Suka Rahmat Padukan Wisata Alam Gua Cullang dengan Agrowisata Kopi Liberika

Ajeng NadyaAjeng Nadya25 Jun 2026 Pemkab Kutim

Komisi II DPRD Samarinda Soroti Vendor Parkir Baru Mie Gacoan

23 Jun 2026

Legislator PKS Samarinda Dorong Perda Perlindungan Produk UMKM

23 Jun 2026

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda: SMPN 24 Samarinda Dinilai Layak Dipindahkan

22 Jun 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.