Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Dirtek Perumda TTB Kutim Dorong 30 Pegawai Bersertifikat Percepat Transformasi Layanan Air Bersih

21 Mei 2026

CSR Didorong Selamatkan Bandara Uyang Lahai

21 Mei 2026

HKG PKK Kutim Ke-54 Tekankan Penguatan Keluarga

20 Mei 2026
1 2 3 … 925 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Mulyono: Festival Pesona Budaya Kutim 2025 Hidupkan Tradisi dan Rancang Pembinaan Seni

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya23 Nov 2025539
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kutim Mulyono
Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kutim Mulyono
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sangatta – Di bawah riuh tepuk tangan dan nyala lampu panggung, Festival Pesona Budaya Kutai Timur 2025 seolah menjahit kembali ingatan masyarakat tentang kekayaan budaya leluhur. “Seni adalah denyut napas masyarakat,” begitu ungkapan yang terasa hidup di Alun-alun Bukit Pelangi, tempat festival berakhir meriah pada Minggu (23/11/2025) malam.

Tiga malam berturut-turut, warga Sangatta menikmati rangkaian atraksi seni yang menggambarkan keberagaman Kutai Timur—dari pesisir, pedalaman, hingga kesenian nusantara yang dibawakan penuh energi oleh berbagai komunitas. Ketua Panitia Festival Pesona Budaya Kutim 2025, Padliyansyah, melaporkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menampilkan kekayaan budaya yang selama ini tumbuh di berbagai kecamatan, sekaligus menjadi ruang ekspresi bagi seniman lokal dari beragam latar.

Penutupan festival menghadirkan pertunjukan khas yang makin memperdalam nuansa tradisional. Tari Huda Medang Sengeatteak membuka malam dengan gerakannya yang simbolik, disusul penampilan Tarsul oleh Zahud Fauzi Abror dan Nur Alya Anugerah Putri. Keduanya sukses memukau penonton dengan syair klasik yang menjadi identitas budaya Kutai. Suasana hangat dan penuh nostalgia itu menjadi gambaran kuat bahwa kesenian tradisional memiliki ruang yang tetap dicintai masyarakat.

Lebih dari itu, Festival Pesona Budaya Kutim 2025 juga menjadi titik awal penyusunan strategi pembinaan kesenian berkelanjutan. Kadisdikbud Kutim, Mulyono, mengumumkan rencana prioritas untuk tahun anggaran 2026. Ia menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan program pelatihan khusus bagi para pelatih kesenian tradisional, sebagai upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang seni budaya.

“Kami laporkan juga bahwasanya untuk tahun 2026 ini sudah kita plotingkan untuk kegiatan pelatihan khususnya kepada para pelatih kesenian-kesenian tradisional seperti kesenian Jepen, Tingkilan, maupun juga Tarsul,” jelas Mulyono dalam sambutannya pada malam penutupan. Program ini diharapkan mampu mencetak pelatih yang terstandarisasi dan siap berkontribusi pada pengembangan seni di tingkat pesisir maupun pedalaman.

Dalam kesempatan lain, Mulyono kembali menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pelestarian budaya dan penyediaan ruang hiburan bagi masyarakat. “Kesenian-kesenian tradisional bisa lebih kita tampilkan, permainan-permainan tradisional bisa kita lebih galakkan, sehingga budaya kita tetap lestari. Dan tentunya juga hiburan perlu kita tingkatkan sebagai bentuk juga kita supaya seimbang,” ujarnya.

Komitmen tersebut diwujudkan dengan menghadirkan hiburan nasional pada malam puncak. Penyanyi Fanny Soegi berhasil mengobati kerinduan warga akan event besar selama setahun terakhir dengan delapan lagu populer, menutup penampilan lewat tembang andalannya, Asmalibrasi. Antusiasme penonton menjadi bukti bahwa hiburan modern dapat berjalan harmonis dengan upaya pelestarian tradisi.

Selain penampilan seni, festival juga menjadi wadah apresiasi bagi talenta muda. Bupati Ardiansyah Sulaiman bersama Ketua TP PKK Kutim, Siti Robiah, menyerahkan penghargaan kepada para pemenang lomba fashion show berbahan limbah. Keysha Adistia Amira dinobatkan sebagai juara pertama setelah tampil memukau dengan kostum daur ulang yang inovatif.

Melalui kolaborasi antara Disdikbud, pegiat seni, dan event organizer, Festival Pesona Budaya Kutim 2025 berhasil memberi kesan mendalam serta meletakkan fondasi kuat bagi arah pendidikan dan kebudayaan tahun-tahun mendatang. Festival ini membuktikan bahwa budaya dapat menjadi jembatan antara masa lalu dan masa depan, menjaga identitas sambil membuka ruang kreativitas yang lebih luas. (ADV).

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Dirtek Perumda TTB Kutim Dorong 30 Pegawai Bersertifikat Percepat Transformasi Layanan Air Bersih

CSR Didorong Selamatkan Bandara Uyang Lahai

HKG PKK Kutim Ke-54 Tekankan Penguatan Keluarga

Berita Terkini

Dirtek Perumda TTB Kutim Dorong 30 Pegawai Bersertifikat Percepat Transformasi Layanan Air Bersih

Ajeng NadyaAjeng Nadya21 Mei 2026 Pemkab Kutim

CSR Didorong Selamatkan Bandara Uyang Lahai

21 Mei 2026

HKG PKK Kutim Ke-54 Tekankan Penguatan Keluarga

20 Mei 2026

Harkitnas 2026,Bupati Kutim Serukan Kedaulatan Digital

20 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.