Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Hamriani Kassa Apresiasi KPC, Posyandu Kamasean Resmi Beroperasi

12 Jun 2026

Dishub Samarinda Targetkan PAD Parkir Rp200 Miliar, Deni Hakim Siap Kawal

12 Jun 2026

DPRD Samarinda Siapkan Solusi Truk Parkir di Kawasan Pergudangan Sungai Kunjang

12 Jun 2026
1 2 3 … 932 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Media China Guncang Joe Biden? Terungkap Fakta Menarik!

Kraskova mengungkapkan bahwa di 9 negara Eropa Tengah dan Timur, media China seperti CRI dan Xinhua telah menyebarkan propaganda yang bersifat anti-Barat
Global Intan WardahIntan Wardah23 Jul 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Media China
Xi Jinping bersama Joe Biden (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Media China sedang diduga menyebarkan propaganda pro-Rusia di berbagai negara di Eropa dan mencemarkan citra pemerintahan Joe Biden. Salah satu strateginya adalah dengan memperkuat sentimen benci dan ketidakpercayaan terhadap pengungsi Ukraina serta menyebarkan pesan yang menentang NATO.

Menurut laporan dari Dailymail, stasiun radio yang berafiliasi dengan pemerintah China diduga menyebarkan pesan pro-Kremlin terkait perang Ukraina, sebagai respons terhadap penutupan saluran media Rusia oleh pemerintah Eropa. Penasihat Khusus dari Komisi Eropa, Ivana Karaskova, telah mengawasi penyebaran propaganda China di wilayah Eropa Tengah dan Timur.

Propaganda Anti-NATO dari CRI

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangan yang diberikan, disebutkan bahwa China Radio International (CRI), yang merupakan platform media yang terkait dengan Partai Komunis China (PKC), telah secara berulang kali menyiarkan berita yang menggambarkan NATO sebagai ‘Voldemort’, karakter jahat dalam novel legendaris Harry Potter.

Stasiun radio ini menjangkau 44 negara, termasuk Inggris, dengan pesan-pesan yang menciptakan asosiasi negatif terhadap NATO.

Propaganda China Menyalahkan AS-NATO

Makalah pengarahan yang didanai oleh Uni Eropa telah menerbitkan hasil investigasi Karaskova. Laporan tersebut menemukan bahwa media China menggambarkan AS dan NATO sebagai kekuatan destabilisasi di kawasan Eropa Tengah dan Timur.

Hasil investigasi ini menyoroti narasi yang disebarkan oleh media China yang mencoba mencitrakan AS dan NATO dalam cahaya negatif sebagai pihak yang menyebabkan ketidakstabilan di wilayah tersebut.

Kraskova mengungkapkan bahwa di 9 negara Eropa Tengah dan Timur, media China seperti CRI dan Xinhua telah menyebarkan propaganda yang bersifat anti-Barat. Propaganda ini menyalahkan AS dan NATO atas perang di Ukraina, dengan fokus utama pada Polandia yang menjadi ‘rumah’ bagi lebih dari 1,5 juta pengungsi Ukraina.

Kedutaan China Sebar Propaganda Anti-Pengungsi

Di Slovakia, kedutaan besar China telah memposting pesan online yang menyoroti ‘standar ganda’ yang diterapkan oleh AS dan NATO. Mereka menyatakan bahwa Barat memperlakukan pengungsi Ukraina dengan baik, sementara pengungsi dari Timur Tengah atau Amerika Selatan diperlakukan dengan cara yang berbeda atau lebih buruk.

Karaskova menyatakan bahwa pesan kebencian yang disebarkan oleh China telah menyebabkan kelompok-kelompok ekstremis sayap kanan (Far-Right) melancarkan kampanye melawan pengungsi Ukraina.

“China bersekutu dengan Rusia dalam narasi mengenai penyebab perang di Ukraina segera setelah invasi Rusia. Saya merasa ini mengkhawatirkan. Pemerintah Eropa harus lebih memperhatikan ruang gerak China yang beroperasi di ruang media Eropa,” kata ungkapnya.

Silakan Bekomentar
CRI Dailymail Media China Nato Partai Komunis China
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

PJS Tunjukkan Perkembangan Pesat Menuju Konstituen Dewan Pers

Media Asing Sorot Anies dan Ganjar Berkoalisi

FAA AS Perpanjang Larangan Terbang Boeing 737 MAX 9

Berita Terkini

Hamriani Kassa Apresiasi KPC, Posyandu Kamasean Resmi Beroperasi

Ajeng NadyaAjeng Nadya12 Jun 2026 Pemkab Kutim

Dishub Samarinda Targetkan PAD Parkir Rp200 Miliar, Deni Hakim Siap Kawal

12 Jun 2026

DPRD Samarinda Siapkan Solusi Truk Parkir di Kawasan Pergudangan Sungai Kunjang

12 Jun 2026

Komisi III DPRD Samarinda Ingatkan Pelaku Usaha Taati Aturan

11 Jun 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.