Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Transparansi SPMB dan Data Pendidikan

10 Jun 2026

DPRD Dorong Pemetaan Sekolah Usai Nilai TKA Melonjak

10 Jun 2026

Audiensi dengan Bupati Kutim, PLN Optimistis Elektrifikasi Capai 100 Persen pada 2028

5 Jun 2026
1 2 3 … 930 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Transparansi SPMB dan Data Pendidikan

Sri Puji Astuti mendorong penerimaan siswa baru yang terbuka dan berbasis kebutuhan.
DPRD Kota Samarinda AlawiAlawi10 Jun 2026
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti,
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti saat diwawancarai di ruang kerjanya kantor DPRD Kota Samarinda, Rabu (10/6/2026) (dok.Etara)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Sistem penerimaan peserta didik ibarat gerbang awal menuju masa depan. Karena itu, gerbang tersebut harus dijaga agar terbuka secara adil dan tidak menyisakan ruang bagi kecurigaan. DPRD Kota Samarinda menilai transparansi dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, meminta pelaksanaan SPMB dilakukan secara terbuka sehingga masyarakat memahami mekanisme yang diterapkan pemerintah. Menurutnya, penjelasan mengenai jalur penerimaan seperti domisili dan afirmasi harus dipahami publik agar tidak memunculkan spekulasi terkait praktik titip-menitip siswa. Pernyataan Wali Kota Samarinda mengenai tidak adanya titipan dalam proses penerimaan murid baru dinilai sebagai langkah yang tepat.

“Apa yang dikatakan oleh Bapak Wali Kota itu sudah benar. Tapi masyarakat harus tahu sekarang kita memakai sistem apa. Domisili, afirmasi, semuanya sudah jelas. Tinggal bagaimana pelaksanaannya,” ujarnya, Rabu (10/6/2026).

Meski demikian, Sri Puji mengingatkan bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan SPMB tetap harus diperketat. Ia tidak menampik kemungkinan adanya oknum yang mencoba memainkan proses penerimaan, terutama di sekolah-sekolah yang memiliki tingkat peminat tinggi. Karena itu, prinsip keadilan dan kepatuhan terhadap aturan harus menjadi prioritas dalam setiap tahapan penerimaan siswa baru.

“Misalnya tahun ini daya tampungnya 300 siswa, lalu ada pembagian kuota domisili dan afirmasi. Tahun depan belum tentu sama karena jumlah anak yang mendaftar juga berbeda,” katanya.

Lebih jauh, legislator tersebut mendorong Pemerintah Kota Samarinda membangun perencanaan pendidikan yang lebih terukur dengan memanfaatkan data kependudukan hingga tingkat RT dan kelompok dasawisma. Menurutnya, data jumlah kelahiran dapat menjadi dasar untuk memproyeksikan kebutuhan pendidikan beberapa tahun ke depan, termasuk pembangunan sekolah, penambahan ruang kelas, serta penyediaan tenaga pendidik.

“Nanti bisa diperkirakan tiga atau empat tahun ke depan berapa anak yang masuk PAUD. Kalau jumlahnya meningkat, berarti sarana dan prasarana PAUD juga harus ditambah,” jelasnya.

Sri Puji juga menyoroti pentingnya konsistensi pemerintah dalam menjalankan berbagai kebijakan pendidikan yang telah ditetapkan. Menurutnya, regulasi tidak cukup hanya diterbitkan, tetapi harus diikuti dukungan anggaran dan program yang memadai agar dapat berjalan efektif.

“Jangan aturan dibuat tapi tindak lanjutnya tidak ada. Kalau PAUD harus menerima anak inklusif, berarti kebutuhan gurunya juga harus dipikirkan,” tegasnya.

Perhatian lainnya tertuju pada peningkatan kualitas tenaga pendidik, khususnya guru PAUD. Dengan adanya ketentuan minimal pendidikan Diploma IV atau Strata Satu, pemerintah dinilai perlu menyiapkan skema bantuan pendidikan bagi guru yang masih berijazah SMA agar mereka dapat meningkatkan kompetensinya.

“Kalau memang harus S1, apakah guru-guru yang masih SMA akan dibantu kuliah atau bagaimana. Itu juga harus dipikirkan pemerintah,” katanya.

Selain peningkatan kualitas sumber daya manusia, kesejahteraan guru juga dinilai masih menjadi persoalan yang membutuhkan perhatian serius. Usulan peningkatan bantuan operasional daerah serta insentif tenaga pendidik, menurut Sri Puji, masih terkendala kemampuan anggaran daerah yang terbatas.

Ia berharap pemerintah daerah dapat terus mencari solusi agar peningkatan mutu pendidikan berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan para guru. Dengan demikian, pelayanan pendidikan di Kota Samarinda dapat berkembang secara lebih merata dan berkualitas. (ADV).

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

DPRD Dorong Pemetaan Sekolah Usai Nilai TKA Melonjak

Ketua Fraksi PKS DPRD Samarinda Ajak Warga Maknai Idul Adha dengan Semangat Berbagi dan Kepedulian

Arif Kurniawan: Jika Proyek Terowongan Samarinda Bermasalah, Jangan Saling Menyalahkan

Berita Terkini

DPRD Dorong Pemetaan Sekolah Usai Nilai TKA Melonjak

AlawiAlawi10 Jun 2026 DPRD Kota Samarinda

Audiensi dengan Bupati Kutim, PLN Optimistis Elektrifikasi Capai 100 Persen pada 2028

5 Jun 2026

Jimmi Apresiasi Respons Cepat Polisi Ungkap Kasus Royyan

4 Jun 2026

Bupati Kutim Tekankan ASN Tingkatkan Pelayanan

3 Jun 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.