Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Disnaker Samarinda Diminta Evaluasi Program Tekan Pengangguran

12 Jul 2026

Komisi 4 Dorong Job Fair Samarinda Digelar Lebih Sering

11 Jul 2026

DPRD Samarinda Minta Disnaker Perkuat Program Atasi Pengangguran

11 Jul 2026
1 2 3 … 948 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Ketua Komisi D DPRD Kutai Timur Soroti Minimnya Tenaga Medis dan Fasilitas RS Pratama Muara Wahau

DPRD Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya13 Nov 2024675
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ketua Komisi D DPRD Kutai Timur, Juliansyah,
Ketua Komisi D DPRD Kutai Timur, Juliansyah
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sangatta – Ketua Komisi D DPRD Kutai Timur, Juliansyah, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kekurangan tenaga medis dan keterbatasan fasilitas di Rumah Sakit Daerah (RS) Pratama Muara Wahau. Hal ini ia sampaikan dalam diskusi santai bersama awak media di Kutai Timur. Politisi Partai Golkar ini menyoroti masalah yang menurutnya telah menjadi kendala besar bagi pelayanan kesehatan masyarakat setempat.

Menurut Juliansyah, keberadaan RS Pratama Muara Wahau sangat dinantikan oleh masyarakat dari berbagai kecamatan sekitar, seperti Wahau, Kongbeng, Telen, Muara Bengkal, Long Mesangat, Muara Ancalong, Batu Ampar, dan Busang. Namun, minimnya tenaga medis dan fasilitas pendukung membuat tujuan utama rumah sakit tersebut belum sepenuhnya tercapai.

“Rumah sakit ini seharusnya menjadi pusat layanan kesehatan yang memadai bagi warga. Namun, tanpa cukupnya dokter dan fasilitas yang layak, tujuan tersebut sulit tercapai,” ujar Juliansyah.

Jarak Jauh Hambat Akses Kesehatan

Ia menjelaskan bahwa keterbatasan tenaga medis dan sarana di RS Pratama Muara Wahau membuat masyarakat terpaksa mencari layanan kesehatan yang lebih lengkap ke wilayah lain, yang jaraknya cukup jauh. Kondisi ini, menurutnya, menjadi beban tambahan bagi warga yang membutuhkan penanganan kesehatan cepat dan berkualitas.

“Tanpa adanya solusi atas permasalahan ini, pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tersebut akan terus terhambat,” katanya.

Juliansyah menambahkan, pelayanan kesehatan yang optimal di RS Pratama Muara Wahau sangat penting, mengingat perannya sebagai pusat rujukan bagi kecamatan-kecamatan di sekitarnya. Jika masalah ini tidak segera diatasi, masyarakat di daerah tersebut akan terus mengalami kesulitan dalam mendapatkan layanan medis yang memadai.

Rencana Hearing dengan Dinas Kesehatan

Sebagai langkah konkret, Komisi D DPRD Kutai Timur berencana menggelar rapat dengar pendapat (hearing) dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur untuk membahas kekurangan tenaga medis dan fasilitas di RS Pratama Muara Wahau. Juliansyah berharap rapat tersebut dapat menjadi forum untuk menemukan solusi atas kendala yang dihadapi rumah sakit tersebut.

“Kami akan mengundang Dinas Kesehatan dan berencana menanyakan langsung kendala terkait minimnya dokter di RS Pratama Muara Wahau. Kami berharap dengan adanya rapat dengar pendapat ini, kita bisa memahami persoalannya dan mencari solusi bersama,” ungkapnya.

Fasilitas dan Sumber Daya Manusia Menjadi Prioritas

Juliansyah menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan tenaga medis dan fasilitas di RS Pratama Muara Wahau adalah tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Kesehatan. Oleh karena itu, ia mendorong dinas terkait untuk segera menyusun rencana strategis dalam menangani permasalahan ini.

“Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Pemerintah harus memastikan agar rumah sakit ini dilengkapi dengan tenaga medis yang kompeten dan fasilitas yang memadai untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penyediaan fasilitas penunjang, seperti alat medis modern, laboratorium, dan unit gawat darurat yang memadai. Dengan adanya fasilitas yang lebih baik, RS Pratama Muara Wahau diharapkan dapat menjadi rumah sakit rujukan yang mampu melayani kebutuhan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.

Dukungan Anggaran untuk Perbaikan Layanan Kesehatan

Selain itu, Juliansyah meminta perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam mengalokasikan anggaran untuk perbaikan layanan kesehatan, termasuk penambahan tenaga medis. Menurutnya, anggaran yang dialokasikan untuk sektor kesehatan harus benar-benar digunakan secara efektif dan tepat sasaran.

“Dengan anggaran yang cukup besar, seharusnya pemerintah bisa memprioritaskan penyelesaian masalah ini. Kita ingin RS Pratama Muara Wahau benar-benar bisa berfungsi optimal untuk masyarakat,” katanya.

Harapan untuk Perubahan

Juliansyah berharap, melalui upaya yang dilakukan Komisi D DPRD Kutai Timur, pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah-langkah konkret untuk memperbaiki kondisi RS Pratama Muara Wahau. Ia juga mengajak semua pihak, termasuk masyarakat, untuk memberikan masukan dan mendukung langkah perbaikan ini.

“Kita semua harus berperan aktif dalam mencari solusi terbaik. Pelayanan kesehatan yang baik adalah hak dasar masyarakat, dan kita wajib memastikan hak itu terpenuhi,” pungkasnya.

Dengan adanya perhatian serius dari DPRD Kutai Timur, masyarakat setempat berharap RS Pratama Muara Wahau dapat segera menjadi fasilitas kesehatan yang mampu memberikan pelayanan optimal, serta menjadi solusi atas berbagai permasalahan kesehatan di wilayah tersebut.

Silakan Bekomentar
Pemkab Kutim
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Jimmi Apresiasi Respons Cepat Polisi Ungkap Kasus Royyan

Jimmi Ajak Semua Elemen Jadikan Pancasila Panduan Pembangunan Kutim

DPRD Kutim Sahkan Raperda RPIK 2025-2044

Berita Terkini

Disnaker Samarinda Diminta Evaluasi Program Tekan Pengangguran

AlawiAlawi12 Jul 2026 DPRD Kota Samarinda

Komisi 4 Dorong Job Fair Samarinda Digelar Lebih Sering

11 Jul 2026

DPRD Samarinda Minta Disnaker Perkuat Program Atasi Pengangguran

11 Jul 2026

DP3A Kutim Cetak Fasilitator Andal Sekolah Ramah Anak

11 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.