Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Jimmi dan Pandy Beri Dukungan untuk H Kidang

18 Jul 2026

Sani Bin Husain Sebut Daya Beli Warga Turun, Pedagang Kian Sepi

15 Jul 2026

Program Tebus Murah Ala Sani Bin Husein Hidupkan Toko Kelontong di Samarinda

15 Jul 2026
1 2 3 … 951 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Iswandi Sebut Ada Indikasi Maladministrasi dalam Kasus Sertifikat Warga, DPRD Siapkan Rapat Lanjutan

Ketua Komisi II DPRD Samarinda menilai indikasi kesalahan administrasi harus dibuktikan melalui rapat lanjutan bersama seluruh pihak terkait.
DPRD Kota Samarinda AlawiAlawi14 Jul 2026
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ketua Komisi II, Iswandi,
Ketua Komisi II, Iswandi (dok.Etara.id)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – “Ada sesuatu yang tidak benar.” Kalimat itu menjadi penegasan Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, saat memimpin rapat dengar pendapat terkait sengketa sertifikat rumah milik warga bernama Fahri di Gedung DPRD Kota Samarinda, Selasa (14/7/2026). Menurutnya, keterlambatan penerbitan sertifikat hingga 15 tahun setelah kredit lunas merupakan persoalan yang tidak dapat dianggap sebagai masalah administratif biasa.

Dalam rapat tersebut, Iswandi mengurai kronologi persoalan berdasarkan dokumen yang diterima Komisi II. Ia menjelaskan bahwa Fahri mengambil kredit rumah pada 2001 dengan jangka waktu 10 tahun dan telah melunasi seluruh kewajibannya pada 2011. Namun hingga 2026, sertifikat hak milik yang menjadi haknya belum juga diterima.

“Kalau saya melihat dari histori waktunya saja, kreditnya 10 tahun, tetapi setelah lunas masih menunggu sertifikat selama 15 tahun. Ini sudah tidak masuk akal menurut saya,” ujar Iswandi.

Ia menegaskan DPRD tidak sedang mencari pihak yang benar atau salah, melainkan berupaya menemukan akar persoalan agar hak masyarakat dapat dipulihkan. Menurutnya, penyelesaian sengketa harus diawali dengan membuka fakta-fakta administrasi yang menyebabkan sertifikat tidak kunjung diterbitkan.

“Kita ingin menyelesaikan masalah ini, bukan mencari siapa yang menang atau siapa yang kalah. Yang paling penting adalah mencari akar persoalannya terlebih dahulu,” katanya.

Dalam forum tersebut, Iswandi juga mempertanyakan proses administrasi penerbitan sertifikat kepada pihak pengembang, Bank BTN, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Berdasarkan keterangan yang diperoleh, Fahri disebut lebih dahulu melunasi kredit dibanding pemilik lain yang justru telah menerima sertifikat dan melakukan proses balik nama.

Temuan itu, menurut Iswandi, mengindikasikan adanya dugaan maladministrasi dalam proses penerbitan sertifikat. Ia menilai persoalan tersebut kemungkinan melibatkan ketidakcermatan administrasi dari lebih dari satu pihak sehingga perlu dilakukan penelusuran secara menyeluruh.

“Kesimpulan sementara saya, ada dugaan maladministrasi. Apakah berasal dari pengembang, dari proses administrasi di BPN, atau ada faktor lain, itu yang harus kita buktikan bersama,” tegasnya. (ADV).

,

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Sani Bin Husain Sebut Daya Beli Warga Turun, Pedagang Kian Sepi

Program Tebus Murah Ala Sani Bin Husein Hidupkan Toko Kelontong di Samarinda

DPRD Samarinda Dalami Sengketa Sertifikat BTN

Berita Terkini

Jimmi dan Pandy Beri Dukungan untuk H Kidang

Ajeng NadyaAjeng Nadya18 Jul 2026 DPRD Kutim

Sani Bin Husain Sebut Daya Beli Warga Turun, Pedagang Kian Sepi

15 Jul 2026

Program Tebus Murah Ala Sani Bin Husein Hidupkan Toko Kelontong di Samarinda

15 Jul 2026

MPLS SMAN 1 Loa Kulu Bekali Murid Baru Mitigasi Bencana Kebakaran

15 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.