Sangatta – Di tengah akselerasi digitalisasi pendidikan, pemanfaatan teknologi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Di Kutai Timur, penggunaan Google Workspace for Education kini semakin mengakar di ruang-ruang kelas, menghadirkan suasana belajar yang lebih interaktif, fleksibel, dan menyenangkan bagi siswa.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Irma Yuwinda, menekankan bahwa penggunaan Google Workspace tidak sekadar terbatas pada email atau penyimpanan data. Lebih dari itu, fitur seperti Google Classroom, Google Drive, Google Docs, Google Sheets, hingga Google Form telah terbukti mampu meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Fitur-fiturnya itu sangat memudahkan, membuat pembelajaran interaktif kepada peserta didik, sehingga roh pembelajaran itu tidak membosankan dan menjadi sesuatu yang menyenangkan bagi siswa,” ujar Irma saat diwawancarai di Kantor Bupati pada Jumat (14/11/2025) kemaren.
Ia menjelaskan, melalui Google Classroom, guru dapat dengan mudah membagikan materi, memberikan tugas, dan memberikan umpan balik secara real time. Sementara itu, Google Form sangat efektif digunakan untuk kuis cepat, asesmen formatif, hingga survei pemahaman siswa terhadap materi.
Yang menarik, menurut Irma, teknologi ini bukan hanya menunjang produktivitas di dunia perkantoran, tetapi justru lebih bermanfaat di ranah pendidikan. Guru dapat tetap menjalankan tugasnya memberikan materi pembelajaran meskipun tidak berada secara fisik di sekolah.
“Walaupun Bapak Ibu guru sedang di luar, mereka tetap bisa eksis dalam memberikan pembelajaran, kemudian juga memantau secara remote,” jelasnya.
Lebih lanjut, Irma menyebutkan bahwa penggunaan teknologi berbasis AI seperti integrasi dengan Gemini dan layanan cloud Google akan terus diperkuat secara bertahap. Namun, penerapan ini dilakukan seiring dengan kesiapan sumber daya manusia agar teknologi benar-benar optimal dan tidak sekadar digunakan sebagai formalitas.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar Kutim dalam mewujudkan ekosistem sekolah digital yang tidak hanya adaptif terhadap perubahan zaman, tetapi juga mampu menciptakan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masa depan. (ADV/AN/Diskominfo).
