Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

DPRD Samarinda Nilai Transportasi Publik Jadi Solusi Kemacetan Kota

9 Jul 2026

DPRD Samarinda Soroti Defisit Anggaran DLH, Pengangkutan Sampah Terancam Terganggu

8 Jul 2026

Syarikat Islam Gandeng DPRD Samarinda Perkuat Ekonomi Umat

8 Jul 2026
1 2 3 … 946 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Fraksi Golkar Dorong Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Daerah Kutim

DPRD Kutim AisyahAisyah20 Jun 2024717
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Fraksi Golkar Dorong Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Daerah Kutim
Anggota DPRD Kutai Timur dari Fraksi Golongan Karya (Golkar), Maswar
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kutim – Anggota DPRD Kutai Timur dari Fraksi Golongan Karya (Golkar), Maswar, mendesak agar pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023 segera dilaksanakan. Hal ini penting mengingat batas waktu pembahasan paling lambat pada bulan Juni.

Maswar menjelaskan bahwa pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023 merupakan implementasi tahun ketiga dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.

Fraksi Golkar memberikan beberapa catatan kritis dan masukan untuk perbaikan pengelolaan anggaran di masa mendatang berdasarkan laporan realisasi anggaran.

Maswar menyoroti realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mencapai Rp352,46 miliar atau 44% dari target Rp787,53 miliar. Meskipun angka ini signifikan, rasio prosentase realisasi PAD menunjukkan bahwa target belum tercapai sepenuhnya.

“Ini menunjukkan masih terdapat kendala dalam penyerapan PAD. Kami meminta agar jenis pajak dan retribusi yang belum optimal penyerapannya dapat dioptimalkan melalui penghitungan, pemantauan, evaluasi, serta peningkatan target realisasinya,” ujar Maswar dalam sidang paripurna ke-27, Kamis (13/6/2024).

Fraksi Golkar menyoroti target RPJMD tahun ke-8 mengenai pembangunan dan peningkatan jalan dengan predikat mantap yang masih belum terealisasi maksimal. Maswar mengusulkan agar pemerintah daerah bersinergi lebih baik dan meningkatkan koordinasi dengan kementerian terkait.

“Realisasi belanja modal sebesar Rp3,29 triliun atau tercapai 84% merupakan indikator positif. Namun, kami memberikan masukan kepada SKPD prioritas yang melaksanakan kegiatan infrastruktur fisik agar pengawasan dilakukan secara komprehensif, baik dari segi kuantitas maupun kualitas sesuai standar, sehingga hasil akhir dari pembangunan dapat dinikmati dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Program lanjutan Multiyears Contract (MYC) yang sedang berjalan, menurut Maswar, perlu dipercepat penyelesaiannya sesuai skema yang telah disetujui dan ditetapkan. Hambatan atau kendala teknis harus segera dipetakan dan ditentukan alternatif solusinya.

Maswar juga mencatat bahwa jumlah aset daerah yang sangat besar mencapai Rp18 triliun. Ia menekankan pentingnya tata kelola atau manajemen aset dijalankan secara optimal, mulai dari pencatatan, pengadaan, pemanfaatan, pengamanan, hingga pemeliharaan, sesuai ketentuan yang berlaku.

“Manajemen aset harus dilaksanakan dengan tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Maswar mengingatkan bahwa Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD harus dibahas oleh kepala daerah bersama DPRD untuk mendapatkan persetujuan bersama.

“Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD ini harus dibahas bersama agar mendapat persetujuan,” tutup Maswar.

Silakan Bekomentar
DPRD Kutim Kabar Kutim Maswar Ranperda
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Jimmi Apresiasi Respons Cepat Polisi Ungkap Kasus Royyan

Jimmi Ajak Semua Elemen Jadikan Pancasila Panduan Pembangunan Kutim

DPRD Kutim Sahkan Raperda RPIK 2025-2044

Berita Terkini

DPRD Samarinda Nilai Transportasi Publik Jadi Solusi Kemacetan Kota

AlawiAlawi9 Jul 2026 DPRD Kota Samarinda

DPRD Samarinda Soroti Defisit Anggaran DLH, Pengangkutan Sampah Terancam Terganggu

8 Jul 2026

Syarikat Islam Gandeng DPRD Samarinda Perkuat Ekonomi Umat

8 Jul 2026

Tim Macan Polres Kutim Ringkus Maling Kos, Uang Dipakai Judi Online

7 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.