Samarinda – Semangat membangun sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan lembaga legislatif mengemuka dalam audiensi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Syarikat Islam Kota Samarinda dengan Ketua DPRD Kota Samarinda, H. Helmi Abdullah, di Ruang Ketua DPRD Kota Samarinda, Rabu (8/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah awal mempererat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang ekonomi keumatan dan dakwah.
Audiensi dipimpin jajaran pengurus baru DPC Syarikat Islam Kota Samarinda periode 2026–2031. Hadir dalam kesempatan itu Wakil Ketua II DPC Syarikat Islam Kota Samarinda Buyung Sanjaya bersama sejumlah pengurus lainnya. Mereka memperkenalkan struktur kepengurusan baru, memaparkan visi dan misi organisasi, sekaligus menyampaikan program kerja lima tahun mendatang yang diharapkan dapat disinergikan dengan DPRD maupun Pemerintah Kota Samarinda.
Wakil Ketua II DPC Syarikat Islam Kota Samarinda, Buyung Sanjaya, mengatakan pihaknya bersyukur karena jajaran DPRD Kota Samarinda memberikan ruang untuk berdialog dan membangun komunikasi sejak awal kepengurusan.
“Kami sangat berbahagia karena Pak Ketua DPRD berkenan menerima audiensi kami. Mudah-mudahan ini menjadi awal kolaborasi terbaik antara Syarikat Islam dengan DPRD Kota Samarinda. Hari ini kami memperkenalkan struktur kepengurusan baru, menyampaikan visi, misi, serta program kerja lima tahun ke depan yang diharapkan bisa bersinergi dengan DPRD dan Pemerintah Kota Samarinda,” ujarnya.
Selain memperkenalkan kepengurusan, Syarikat Islam juga menyampaikan harapan agar Ketua DPRD Kota Samarinda bersedia menjadi Dewan Pakar organisasi. Menurut Buyung, kehadiran tokoh legislatif diharapkan mampu memperkuat sinergi dan memberikan masukan strategis bagi organisasi dalam menjalankan berbagai program kemasyarakatan.
“Kami juga menyampaikan permohonan kepada Bapak Helmi Abdullah agar berkenan menjadi Dewan Pakar Syarikat Islam Kota Samarinda. Kami menawarkan berbagai bentuk kolaborasi agar hubungan antara organisasi kemasyarakatan tertua ini dengan DPRD Kota Samarinda dapat terus berkesinambungan,” katanya.
Buyung menjelaskan, fokus utama program kerja kepengurusan baru adalah penguatan ekonomi keumatan. Menurutnya, peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi akan berdampak positif terhadap berbagai sektor pembangunan lainnya.
“Harapan kami, DPRD Kota Samarinda dapat menjadikan Syarikat Islam sebagai mitra dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang ekonomi keumatan. Ketika ekonomi umat semakin kuat, maka sektor-sektor lainnya juga akan ikut berkembang,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Samarinda, H. Helmi Abdullah, menyambut baik kehadiran jajaran pengurus baru Syarikat Islam. Ia menilai audiensi tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara lembaga legislatif dan organisasi kemasyarakatan yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa.
Menurut Helmi, pengurus Syarikat Islam menjelaskan struktur organisasi yang terdiri atas Ketua Dewan Syarikat Islam dan Ketua Syarikat Islam, yang memiliki pembagian fungsi dalam menjalankan roda organisasi.
“Mereka datang untuk bersilaturahmi setelah terbentuk kepengurusan baru. Mereka juga menjelaskan struktur organisasi Syarikat Islam yang memiliki Ketua Dewan Syarikat Islam dan Ketua Syarikat Islam. Bisa diibaratkan seperti hubungan legislatif dan eksekutif dalam pemerintahan,” jelas Helmi.
Ia menambahkan, pengurus Syarikat Islam juga memaparkan berbagai program prioritas, terutama pembinaan organisasi, penguatan dakwah, serta pemberdayaan ekonomi mikro. Program tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan layak mendapatkan dukungan.
“Saya melihat program-programnya sangat baik. Mereka fokus pada pembinaan keanggotaan, dakwah, dan ekonomi mikro. Menurut saya, ekonomi dan dakwah memang harus berjalan beriringan. Ketika ekonomi masyarakat kuat, maka kehidupan sosial dan keagamaannya juga akan semakin baik,” katanya.
Helmi juga mengapresiasi komitmen Syarikat Islam yang siap berkolaborasi dengan DPRD dalam berbagai kegiatan. Ia bahkan membuka peluang untuk melibatkan organisasi tersebut dalam sejumlah agenda resmi DPRD Kota Samarinda.
“Mereka siap dilibatkan dalam kegiatan DPRD. Saya sampaikan, insyaallah apabila nanti ada kegiatan atau rapat paripurna yang memungkinkan, kami akan mengundang mereka sebagai bagian dari sinergi bersama membangun Kota Samarinda,” ujarnya.
Terkait permintaan agar dirinya menjadi Dewan Pakar Syarikat Islam, Helmi mengaku menghargai kepercayaan yang diberikan. Namun, ia meminta organisasi mempertimbangkan statusnya sebagai politisi agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru.
“Saya tidak mempermasalahkan apabila diminta menjadi Dewan Pakar. Tetapi saya juga menyampaikan bahwa saya berasal dari partai politik. Jangan sampai kehadiran saya justru mengganggu independensi organisasi. Namun mereka menyampaikan keyakinannya bahwa kehadiran saya justru akan memberikan nilai positif,” tuturnya.
Di akhir pertemuan, suasana berlangsung hangat dengan obrolan santai yang diwarnai nostalgia bersama sejumlah tokoh yang telah lama saling mengenal melalui aktivitas organisasi kemasyarakatan. Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara DPRD Kota Samarinda dan Syarikat Islam dalam mendukung pembangunan daerah melalui penguatan dakwah, pemberdayaan ekonomi umat, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
