Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Raih 16 Emas, Kutim Berpeluang Juara Umum Porprov IV Kaltim

7 Nov 2026

Pemkab Sidoarjo Melalui Dinkes Kawal Standar Higiene Dapur MBG, Tiga SPPG Belum Ajukan Sertifikat SLHS

5 Nov 2026

Sempat Kehilangan Irama, Syahfur-Mulyanto Bangkit dan Persembahkan Emas untuk Kutim

4 Nov 2026
1 2 3 … 1,006 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Siapkan Rekomendasi Karhutla untuk Presiden

    19 Okt 2026

    Rumah Advokasi PKS Kaltim Layani Warga Tanpa Biaya

    10 Okt 2026

    Seno Aji Tinjau Dampak Kemarau di Long Apari, Salurkan 11 Ton Bantuan

    14 Sep 2026

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

DPPKB Kutim Gelar Bimtek Penguatan Pendampingan Keluarga Risiko Stunting

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya25 Nov 2024541
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
DPPKB Kutim menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk "Penguatan Pendampingan Keluarga Risiko Stunting Lokasi Khusus"
DPPKB Kutim menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk "Penguatan Pendampingan Keluarga Risiko Stunting Lokasi Khusus"
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Dalam upaya memperkuat penanganan stunting di Kutai Timur (Kutim), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema “Penguatan Pendampingan Keluarga Risiko Stunting Lokasi Khusus”. Kegiatan ini berlangsung di Swiss-Belhotel Samarinda selama dua hari, yakni Senin (25/11/2024) hingga Selasa (26/11/2024), dan melibatkan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dari tiga kecamatan: Sandaran, Sangkulirang, dan Batu Ampar.

Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi B, menegaskan bahwa program ini merupakan salah satu langkah strategis dalam menanggulangi stunting, yang masih menjadi tantangan serius di daerah tersebut.

“Data terakhir pada September 2024 menunjukkan ada 12.362 keluarga berisiko stunting di Kutim. Untuk peserta Bimtek ini, tercatat di Kecamatan Sangkulirang sebanyak 1.245 keluarga dari 3.270 keluarga sasaran, Kecamatan Sandaran 575 keluarga dari 1.410 keluarga sasaran, dan Kecamatan Batu Ampar 282 keluarga dari 925 keluarga sasaran,” ungkapnya.

Achmad menjelaskan bahwa ketiga kecamatan tersebut memiliki angka risiko stunting tertinggi di Kutim, sehingga menjadi fokus utama dalam upaya pengurangan angka stunting melalui pendekatan pendampingan yang lebih optimal.

Peran Penting PKB dan TPK di Lapangan

Achmad menekankan pentingnya peran Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam implementasi kebijakan penurunan stunting.

“Sebagai ujung tombak, PKB dan Kader/TPK harus mampu memberikan penyuluhan, pendampingan, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di lapangan. Kolaborasi mereka menjadi kunci sukses dalam pelaksanaan kebijakan ini,” ujarnya.

Bimtek ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program nasional Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) di Kutim. Achmad mengungkapkan dua tujuan utama yang ingin dicapai melalui kegiatan ini.

“Pertama, meningkatkan peran TPK dan Kader dalam edukasi, pendampingan, dan peningkatan kapasitas keluarga berisiko stunting. Kedua, memperkuat kemampuan TPK dan Kader dalam memberikan informasi, membina, serta mendampingi keluarga berisiko stunting secara komprehensif,” tambahnya.

Optimalisasi Strategi Pendampingan

Ketua panitia kegiatan, Mulyadi Oktama, mengatakan bahwa Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai optimalisasi strategi pendampingan keluarga berisiko stunting.

“Kami ingin memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang hambatan yang mungkin dihadapi di lapangan serta solusi-solusi untuk mengatasinya. Kerja sama yang lebih baik antar petugas di tingkat desa dan kecamatan juga menjadi fokus yang harus diperkuat,” jelasnya.

Sebanyak 15 peserta dari berbagai elemen, termasuk perwakilan Satgas Percepatan Penurunan Stunting (PPS) Kutim, personel bidang penyuluhan DPPKB, serta PKB dan Kader/TPK dari tiga kecamatan, mengikuti kegiatan ini.

Mereka mendapatkan materi dari narasumber BKKBN Provinsi Kalimantan Timur, yang memberikan paparan mengenai strategi pendampingan keluarga berisiko stunting, solusi untuk kendala lapangan, serta pentingnya sinergi antarinstansi terkait dalam percepatan penurunan stunting.

Harapan untuk Penurunan Stunting di Kutim

Achmad Junaidi menyatakan optimisme bahwa Bimtek ini akan memberikan dampak positif bagi upaya penurunan stunting di Kutim.

“Dengan pelatihan ini, kami berharap peserta dapat bekerja lebih optimal dalam mendampingi keluarga berisiko stunting. Tujuan utama program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting harus tercapai secara efektif,” tutupnya.

Stunting, yang merupakan masalah kesehatan kronis akibat kurang gizi dalam jangka panjang, menjadi perhatian utama di Kutim. Pemerintah daerah melalui DPPKB Kutim terus berupaya untuk mengurangi angka stunting dengan berbagai program strategis, termasuk edukasi masyarakat dan penguatan kapasitas TPK di lapangan.

Dengan komitmen yang kuat dari berbagai pihak, diharapkan angka keluarga berisiko stunting di Kutim dapat berkurang signifikan dalam waktu dekat, sehingga generasi mendatang dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Silakan Bekomentar
Berita pemkab Kutim DPPPKB Kutim Kabar Kutim Pemkab Kutim
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Raih 16 Emas, Kutim Berpeluang Juara Umum Porprov IV Kaltim

Sempat Kehilangan Irama, Syahfur-Mulyanto Bangkit dan Persembahkan Emas untuk Kutim

Sempat Kehilangan Irama, Syahfur-Mulyanto Bangkit dan Persembahkan Emas untuk Kutim

Berita Terkini

Raih 16 Emas, Kutim Berpeluang Juara Umum Porprov IV Kaltim

Ajeng NadyaAjeng Nadya7 Nov 2026 Pemkab Kutim

Pemkab Sidoarjo Melalui Dinkes Kawal Standar Higiene Dapur MBG, Tiga SPPG Belum Ajukan Sertifikat SLHS

5 Nov 2026

Sempat Kehilangan Irama, Syahfur-Mulyanto Bangkit dan Persembahkan Emas untuk Kutim

4 Nov 2026

Sempat Kehilangan Irama, Syahfur-Mulyanto Bangkit dan Persembahkan Emas untuk Kutim

4 Nov 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kepemimpinan Terkini Dalam Modernisasi Pelayanan Publik

10 Agu 2026

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.