Sangatta – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur (Kutim) menggelar seminar bertema “Generasi Muda Siap Berjuang Melawan Perundungan” di Lounge Room, Hotel Royal Victoria, Sangatta, Senin (18/11/2024). Acara ini menjadi wadah untuk membekali generasi muda dengan pemahaman dan sikap positif menghadapi tantangan zaman yang semakin dinamis.
Seminar ini menghadirkan Frola Irawati, pengusaha dan motivator dari komunitas Tangan Di Atas (TDA) Kutim, sebagai pembicara utama. Selain itu, Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, juga memberikan pesan penting terkait peran generasi muda dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik dan bebas dari pengaruh negatif.
Pesan Antibullying
Dalam sambutannya, Basuki Isnawan menyoroti isu-isu krusial yang sering menjadi tantangan bagi generasi muda, seperti perundungan dan penyalahgunaan narkoba. Ia mengingatkan peserta seminar bahwa masa depan bangsa ada di tangan mereka.
“Sudah bukan zamannya lagi saling membully dan melakukan perundungan. Generasi muda harus saling mendukung, bukan menjatuhkan,” tegas Basuki.
Selain itu, ia juga memberikan peringatan tegas tentang bahaya narkoba dan judi online yang semakin marak di kalangan anak muda. “Pesan saya, jangan narkoba, jangan judi online. Fokuslah pada hal-hal yang bermanfaat bagi masa depan kalian dan bangsa ini,” tambahnya.
Pembekalan Kewirausahaan dan Inovasi
Sementara itu, Frola Irawati dari TDA Kutim memberikan materi inspiratif mengenai pentingnya mental kewirausahaan dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman. Ia menekankan bahwa generasi muda harus berani keluar dari zona nyaman dan memanfaatkan peluang yang ada.
“Perubahan adalah sesuatu yang pasti. Kuncinya adalah bagaimana kita sebagai generasi muda bisa beradaptasi, memanfaatkan teknologi, dan menciptakan peluang dari tantangan,” ujar Frola di hadapan peserta yang mayoritas pelajar dan mahasiswa.
Ia juga berbagi kisah suksesnya membangun bisnis dari nol hingga bergabung dalam komunitas TDA, yang aktif mendukung pengembangan kewirausahaan di Indonesia. “Bermimpilah besar, tapi jangan lupa untuk bertindak nyata. Dunia menunggu kontribusi kalian,” pesannya.
Antusiasme Peserta dan Harapan Masa Depan
Seminar ini dihadiri oleh sekitar 150 peserta dari berbagai latar belakang, termasuk pelajar, mahasiswa, dan perwakilan organisasi kepemudaan di Kutim. Antusiasme terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan peserta kepada pembicara, terutama terkait bagaimana cara menghadapi tekanan sosial dan memulai usaha kecil.
“Saya merasa termotivasi setelah mengikuti seminar ini. Pesan-pesan yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan yang kami hadapi sehari-hari,” ungkap Alif, salah satu peserta yang merupakan siswa SMA di Sangatta.
Sementara itu, Nia, seorang mahasiswa, mengapresiasi pembahasan tentang kewirausahaan. “Pembicara memberikan perspektif baru tentang bagaimana kami bisa memanfaatkan perubahan untuk menciptakan peluang. Ini benar-benar membuka wawasan saya,” ujarnya.
Komitmen Dispora Kutim dalam Membangun Generasi Muda
Seminar ini menjadi bagian dari komitmen Dispora Kutim dalam membangun generasi muda yang tangguh, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengadakan kegiatan serupa untuk memberdayakan pemuda di daerah.
“Kami ingin para pemuda Kutim memiliki wawasan yang luas, mental yang kuat, dan sikap yang positif. Seminar ini hanyalah salah satu langkah kecil dari upaya kami untuk mencapainya,” ujarnya.
Menuju Masa Depan yang Lebih Cerah
Dengan adanya seminar ini, diharapkan generasi muda Kutim mampu mengembangkan potensi diri dan menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar. Selain itu, pesan-pesan moral yang disampaikan, seperti larangan terhadap perundungan, narkoba, dan judi online, diharapkan dapat menjadi pegangan bagi mereka dalam menjalani kehidupan yang lebih produktif.
Semangat dan optimisme yang terpancar dari para peserta menjadi bukti bahwa generasi muda Kutim siap melawan perubahan zaman dan menjadi pilar masa depan yang lebih baik.
