Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Darul Abrar Sangatta Buka Program Tahfiz 30 Juz untuk Santri SMP

3 Okt 2026

Satresnarkoba Polres Kutim Ungkap Kasus Ganja 169,37 Gram, Satu Tersangka Diamankan

2 Okt 2026

Perlindungan Pekerja Bawa Kutim ke Panggung Nasional, Masuk 10 Besar Jamsostek Award 2026

1 Okt 2026
1 2 3 … 981 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Seno Aji Tinjau Dampak Kemarau di Long Apari, Salurkan 11 Ton Bantuan

    14 Sep 2026

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Darul Abrar Sangatta Buka Program Tahfiz 30 Juz untuk Santri SMP

Pesantren berasrama ini menargetkan santri tingkat SMP mampu menuntaskan hafalan 30 juz dalam tiga tahun.
Pendidikan Ajeng NadyaAjeng Nadya3 Okt 2026678
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Pembina Darul Abrar Islamic Boarding School, Anwar Arifin
Pembina Darul Abrar Islamic Boarding School, Anwar Arifin
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kutim – Mencetak generasi penghafal Al-Qur’an kini menjadi ikhtiar baru yang tumbuh di Sangatta. Pondok Pesantren Hifzhul Qur’an Darul Abrar Sangatta melalui Darul Abrar Islamic Boarding School (DAIBS) mulai menjalankan program pendidikan berasrama yang secara khusus berfokus pada tahfiz Al-Qur’an, dengan target santri mampu menyelesaikan hafalan 30 juz selama menjalani pendidikan setingkat SMP.

Program tersebut mulai berjalan sejak Agustus 2026 dan telah diikuti santri mukim. Selain pembelajaran Al-Qur’an, pihak pesantren menyediakan lingkungan berasrama dengan sejumlah fasilitas penunjang agar santri dapat lebih fokus mengikuti proses pendidikan dan hafalan.

Pembina Darul Abrar Islamic Boarding School, Anwar Arifin, mengatakan program utama yang dikembangkan saat ini adalah tahfiz Al-Qur’an. Para santri tinggal di lingkungan pesantren sehingga aktivitas pendidikan, pembinaan dan proses menghafal dapat berlangsung lebih terarah.

“Alhamdulillah tahun ini sudah dimulai bulan Agustus kemarin. Kami sudah ada santri dan programnya khusus tahfiz Al-Qur’an. Jadi namanya Pondok Pesantren Hifzhul Qur’an Darul Abrar Sangatta atau disingkat DAIBS, Darul Abrar Islamic Boarding School,” kata Anwar Arifin.

Menurut Anwar, konsep pendidikan berasrama dipilih untuk menciptakan lingkungan yang mendukung konsentrasi santri selama mengikuti program tahfiz. Pesantren menyediakan ruang belajar, aula hingga masjid yang dapat digunakan untuk kegiatan keagamaan dan pembinaan hafalan.

“Santri ini mondok, diasramakan. Alhamdulillah dengan fasilitas yang nyaman. Jadi anak-anak santri bisa menghafal dengan ruangan, ada aula, ada masjid full AC,” ujarnya.

Fasilitas tempat tinggal santri juga diatur agar kapasitas setiap kamar tidak terlalu padat. Menurut Anwar, satu kamar ditempati sekitar 10 santri dengan dukungan fasilitas dasar untuk kebutuhan mereka selama mondok.

“Kemudian kamarnya dibatasi, santri satu kamar 10 santri. Sudah dilengkapi dengan fasilitas tempat tidur, kasur, lemari dan WC,” jelasnya.

Dari sisi kurikulum, Darul Abrar memprioritaskan pendidikan pesantren berbasis tahfiz Al-Qur’an. Sementara untuk pendidikan formal, santri diarahkan mengikuti program kesetaraan sesuai jenjang pendidikan yang ditempuh.

Program tersebut menyasar lulusan sekolah dasar yang ingin melanjutkan pendidikan setingkat SMP sekaligus mendalami hafalan Al-Qur’an. Selama tiga tahun masa pembinaan, pesantren memasang target agar santri dapat menyelesaikan hafalan hingga 30 juz.

“Karena mengarah ke program tahfiz untuk kepesantrenannya. Kemudian pendidikan formal itu kesetaraan. Jadi jenjang SMP, siswa yang lulusan SD siap masuk mondok, dengan target tiga tahun mudah-mudahan bisa, dengan SMP khatam 30 juz,” kata Anwar.

Target tersebut menjadi salah satu ciri utama pendidikan yang ditawarkan. Waktu santri selama berada di asrama akan diarahkan pada kegiatan pembelajaran dan penguatan hafalan, sehingga terdapat proses yang berkelanjutan antara pendidikan, pembiasaan ibadah dan kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren.

Saat ini, menurut Anwar, Darul Abrar tidak hanya membina santri yang menetap di asrama. Terdapat pula puluhan santri yang mengikuti pendidikan Al-Qur’an tanpa tinggal di pesantren.

“Alhamdulillah santri kami yang tidak mukim, TK-TPA ada 50. Kemudian yang mukim ini ada 10-an,” ujarnya.

Jumlah santri mukim tersebut menjadi angkatan awal program yang dikembangkan Darul Abrar. Seiring berjalannya proses pendidikan, pesantren membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin memasukkan anak-anak mereka ke dalam program tahfiz berasrama.

Pihak pesantren juga memberikan keringanan terhadap sejumlah komponen biaya pendidikan. Anwar menyampaikan biaya fasilitas gedung dan sejumlah biaya awal dibebaskan, sehingga orang tua santri terutama menanggung kebutuhan konsumsi serta seragam.

“Alhamdulillah biaya fasilitas, biaya gedung dibebaskan dan juga yang lain-lain seperti registrasi pendaftaran. Intinya santri hanya biaya untuk kebutuhan makan dan seragam,” katanya.

Selain tempat tinggal dan kebutuhan pendidikan, pihak pesantren juga menyediakan layanan untuk mendukung aktivitas harian santri. Salah satunya berupa layanan pencucian pakaian agar santri dapat lebih banyak memanfaatkan waktunya untuk belajar serta mengikuti kegiatan pesantren.

“Anak-anak juga dilondrikan, jadi insyaallah siap belajar,” ujar Anwar.

Program tersebut terbuka untuk masyarakat umum. Calon santri yang saat ini berada di kelas VI sekolah dasar juga sudah dapat mempersiapkan diri untuk mengikuti penerimaan santri pada tahun ajaran berikutnya.

Menurut Anwar, keberadaan lingkungan pendidikan yang nyaman menjadi salah satu hal yang ingin ditawarkan kepada orang tua. Pesantren berharap santri tidak hanya mengejar jumlah hafalan, tetapi dapat menjalani proses pendidikan secara disiplin dalam lingkungan yang mendukung pembentukan kebiasaan belajar dan kehidupan keagamaan.

Pembukaan program tahfiz berasrama juga memperluas pilihan pendidikan keagamaan bagi keluarga di Sangatta dan sekitarnya. Orang tua yang ingin anaknya melanjutkan pendidikan setingkat SMP sekaligus mengikuti pembinaan intensif menghafal Al-Qur’an memiliki alternatif pendidikan melalui konsep boarding school tersebut.

Dengan sistem asrama, interaksi antara santri dan pembina dapat berlangsung lebih intensif dibandingkan pembelajaran yang hanya dilakukan beberapa jam sehari. Pola tersebut diharapkan membantu santri menjaga ritme hafalan, melakukan pengulangan atau murajaah serta membangun disiplin dalam menyelesaikan target yang telah ditetapkan.

Keberadaan santri usia sekolah juga membuat pesantren tidak hanya menghadapi tantangan mengejar target hafalan. Pembinaan karakter, kedisiplinan dan kemampuan santri menjalani kehidupan secara mandiri menjadi bagian yang berjalan bersamaan selama mereka tinggal di asrama.

Darul Abrar pun masih membuka ruang bagi pertumbuhan jumlah santri. Dengan dimulainya angkatan mukim sejak Agustus 2026, program tersebut menjadi tahap awal pengembangan pendidikan tahfiz yang menggabungkan pembinaan pesantren dengan pendidikan setingkat SMP.

Anwar berharap fasilitas dan pola pembinaan yang telah disiapkan dapat memberikan suasana belajar yang nyaman bagi santri. Masyarakat, khususnya orang tua yang memiliki anak kelas VI SD, juga dipersilakan mempertimbangkan program tersebut untuk melanjutkan pendidikan pada tahun berikutnya.

Melalui target hafalan 30 juz dalam tiga tahun, Darul Abrar Islamic Boarding School membawa misi menjadikan masa pendidikan setingkat SMP sebagai periode penting untuk membangun kedekatan santri dengan Al-Qur’an. Program yang baru dimulai itu sekaligus menjadi upaya menambah ruang pendidikan tahfiz bagi generasi muda di Kutai Timur.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

PT Pupuk Indonesia Bersama Segoro Agung Kembangkan Lahan Pesantren Menjadi Sentra Pertanian Produktif

Puluhan Tunarungu di Sampang Belajar Al-Qur’an melalui Pelatihan Mushaf Isyarat

Safari Pendidikan Hukum Muhammadiyah Mojokerto Dorong Lingkungan Sekolah yang Aman dan Berkeadilan

Berita Terkini

Satresnarkoba Polres Kutim Ungkap Kasus Ganja 169,37 Gram, Satu Tersangka Diamankan

Ajeng NadyaAjeng Nadya2 Okt 2026 Hukum

Perlindungan Pekerja Bawa Kutim ke Panggung Nasional, Masuk 10 Besar Jamsostek Award 2026

1 Okt 2026

PUPR Kutim Fokus Jalan dan Jembatan, Pemeliharaan Akan Lebih Diprioritaskan

1 Okt 2026

Arif Kurniawan: Pancasila Perekat Keberagaman Bangsa

1 Okt 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kepemimpinan Terkini Dalam Modernisasi Pelayanan Publik

10 Agu 2026

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.