Penulis: Ajeng Nadya

Sangatta – Di antara gemerlap lampu panggung dan riuh tepuk tangan penonton, dua suara mengalun lembut namun penuh makna. Zuhud Fauzi Abror dan Nur Riska Hidayatsah Aulia tampil memukau dalam pementasan Tarsul Kutai pada malam penutupan Festival Pesona Budaya Kutai Timur 2025, Ahad (23/11/2025). Penampilan mereka menghadirkan suasana khidmat yang berbeda dari tarian dan musik daerah lainnya. Dengan syair berbalas yang dibawakan penuh penghayatan, keduanya menyampaikan pesan-pesan moral, budaya, dan spiritual khas masyarakat Kutai. Tarsul adalah seni sastra lisan Kutai yang sudah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sejak 21 Oktober 2022. Berakar…

Read More

Sangatta – Bukan hanya tarian dan seni yang meriah, Festival Pesona Budaya Kutai Timur 2025 juga menjadi pesta ekonomi rakyat. Dalam penutupan acara yang digelar Minggu (23/11/2025), Ketua Panitia Kegiatan yang juga Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim, Padliyansyah, mengungkap fakta menggembirakan: UMKM meraup omzet lebih dari Rp 200 juta hanya dalam tiga hari penyelenggaraan. “Dapat kami laporkan, pada kegiatan Festival Pesona Budaya tahun ini juga ada yang unik, yaitu dengan keberadaan teman-teman dari UMKM yang berjumlah kurang lebih 40 stand,” ujar Padliyansyah di hadapan tamu dan masyarakat. Menurutnya, kehadiran puluhan pelaku usaha mikro dalam area festival bukan sekadar pelengkap, melainkan…

Read More

Kutim – Denting gong bersahut dengan irama hentakan kaki para penari berselubung daun dan topeng kayu. Dalam balutan suasana magis di Alun-alun Bukit Pelangi, Tari Hudoq kembali dihadirkan dalam penutupan Festival Pesona Budaya Kutai Timur 2025, seolah menghubungkan dunia manusia dengan roh leluhur yang menjaga hutan dan ladang. Minggu (23/11/2025) menjadi malam sakral ketika seni, spiritualitas, dan tradisi Dayak menyatu dalam pertunjukan Tari Hudoq. Lebih dari sekadar pertunjukan, Hudoq merupakan bentuk penghormatan pada alam dan bentuk doa masyarakat Dayak Wehea, Modang, dan Bahau untuk kesuburan tanah, perlindungan tanaman, serta rasa syukur atas panen. Penampilan tari ini menggugah emosi penonton, sekaligus…

Read More

Sangatta – Di bawah cahaya lampu yang menari di Alun-alun Bukit Pelangi, penutupan Festival Pesona Budaya Kutai Timur 2025 berubah menjadi panggung penuh simbol tentang masa depan. “Kreativitas adalah napas budaya,” begitu ungkapan yang menggema di tengah penonton saat pengumuman pemenang Lomba Fashion Show Berbahan Limbah menjadi sorotan utama malam itu. Pada Minggu (23/11/2025), ajang tersebut menjadi ruang apresiasi bagi generasi muda Kutim yang berhasil mengolah limbah menjadi karya busana bernilai estetis tinggi. Festival ini tidak hanya menghadirkan hiburan budaya, tetapi juga membawa pesan kuat tentang pentingnya inovasi, keberlanjutan, dan tanggung jawab lingkungan. Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Bupati Kutim,…

Read More

Sangatta – Di balik penutupan Pameran Sejarah Islam di Masjid Agung Al-Faruq, Sabtu (22/11/2025), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur membawa kabar penting: dua buku sedang disiapkan untuk mendokumentasikan perjalanan sejarah dan kekayaan budaya daerah. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat identitas lokal sekaligus menyajikan narasi sejarah Kutai Timur dalam format yang edukatif dan bisa diakses generasi muda. “Buku pertama akan mengulas bagaimana Islam masuk dan berkembang di Kutim, dari masa dakwah awal hingga peran tokoh lokal. Sementara buku kedua akan membahas beragam seni dan kebudayaan masyarakat dari berbagai etnis yang ada di daerah ini,” ungkap…

Read More

Sangatta – Sebuah inovasi baru dalam edukasi kebudayaan sedang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), pemkab berencana memproduksi animasi atau kartun sejarah kebudayaan Islam di Kutim sebagai media pembelajaran yang lebih inklusif, menarik, dan menyentuh generasi muda. Rencana ini disampaikan langsung oleh Kepala Disdikbud Kutai Timur, Mulyono, saat menghadiri penutupan Pameran Sejarah Islam di Masjid Agung Al-Faruq, Sangatta, Sabtu (22/11/2025). “Kami ingin memberikan pendekatan edukasi yang lebih masif, inovatif, dan mudah dipahami anak-anak. Maka dari itu, kami sedang merancang animasi atau kartun yang menggambarkan sejarah kebudayaan Islam di Kutai Timur,” ujarnya. Menurut Mulyono, penggunaan…

Read More

Sangatta – Festival Pesona Budaya Kutai Timur 2025 resmi dibuka di Lapangan Helipad Bukit Pelangi. Gelaran yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi panggung perayaan keberagaman yang disebut Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, sebagai “miniatur Indonesia”, karena lengkapnya etnis dan budaya yang hidup berdampingan di daerah tersebut. Dalam sambutannya pada Jumat (21/11/2025), Mahyunadi menegaskan bahwa penyelenggaraan festival budaya setiap tahun merupakan wujud komitmen daerah untuk merawat dan mengembangkan kekayaan seni lintas suku. Ia mencontohkan bagaimana masyarakat Kutai Timur dapat menikmati pertunjukan khas Nusantara—dari kuda lumping, reog, hingga kesenian Batak—tanpa harus bepergian jauh ke pulau asalnya. Keberagaman ini, menurutnya, adalah keistimewaan…

Read More

Sangatta – Ribuan pasang mata telah menyimak jejak peradaban Islam dari zaman Nabi Muhammad SAW hingga masuknya Islam ke Kutai Timur dalam sebuah pameran edukatif yang ditutup pada Sabtu (22/11/2025). Bertempat di area Masjid Agung Al-Faruq, Sangatta, kegiatan ini mencatat angka kunjungan yang mengejutkan: 7.502 pengunjung dalam enam hari. Pameran bertajuk “Jejak Peradaban Islam dari Nabi Muhammad SAW hingga Kutai Timur” tersebut digelar sejak 16 November 2025, menghadirkan rangkaian miniatur peristiwa penting dalam sejarah Islam serta narasi masuknya Islam ke Kalimantan Timur. Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Padliyansyah, menyebut bahwa jumlah pengunjung yang tercatat melampaui ekspektasi…

Read More

Sangatta – Di balik penutupan resmi pameran sejarah Islam di Masjid Agung Al-Faruq pada Sabtu (22/11/2025), Disdikbud Kutim mengambil langkah strategis untuk memperpanjang manfaat pameran tersebut bagi masyarakat. Pemerintah daerah lewat Disdikbud akan menyerahkan secara khusus replika miniatur yang dipamerkan — agar bisa terus dijadikan media edukasi sejarah Islam, termasuk jejak perjalanan dakwah dari masa Nabi hingga ke Kutai Timur. Menurut Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim, replika tersebut akan ditempatkan di dalam gedung ka’bah di lingkungan Masjid Agung. “Kami berikan replika ini kepada pengelola masjid, agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan pembelajaran dan penghormatan terhadap sejarah Islam,” ungkap Padliyansyah…

Read More

Sangatta – Pemenuhan hak atas pendidikan bagi seluruh anak menjadi komitmen utama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono, menegaskan bahwa memastikan akses pendidikan bukan sekadar tugas administratif — melainkan mandat konstitusional yang wajib dijalankan secara konsisten. Pernyataan itu disampaikannya dalam acara peresmian Program Rencana Aksi Daerah (RAD) Strategi Anti Anak Tidak Sekolah (SITISEK) 2025 di Hotel Royal Victoria, Sangatta, Jumat (21/11/2025). Mulyono mengingatkan bahwa dalam UUD 1945 Pasal 31 Ayat 1 dan Undang‑Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) telah dijamin hak setiap warga negara memperoleh pendidikan bermutu secara setara. Oleh karena itu, tidak boleh…

Read More