Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

DP3A Kutim Cetak Fasilitator Andal Sekolah Ramah Anak

11 Jul 2026

Markaca Soroti Akurasi Data Desil, DPRD Minta Pendataan Bansos Dievaluasi

10 Jul 2026

Markaca Kawal Hibah TPU Loa Bakung, Warga Sudah Menunggu Belasan Tahun

10 Jul 2026
1 2 3 … 947 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Angka Kekerasan Anak Melonjak, DPRD Kutim Serukan Penanganan dan Edukasi Intensif

DPRD Kutim AisyahAisyah5 Agu 2024815
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Angka Kekerasan Anak Melonjak, DPRD Kutim Serukan Penanganan dan Edukasi Intensif
Anggota Komisi A DPRD Kutai Timur, dr. Novel Tyty Paembonan
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kutai Timur – Kasus pelecehan dan kekerasan terhadap anak di Kabupaten Kutai Timur mengalami peningkatan signifikan tahun ini.

Data dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutim, menunjukkan adanya 29 kasus yang anak-anak alami sejak Januari hingga April 2024.

Anggota Komisi A DPRD Kutai Timur dr. Novel Tyty Paembonan, menyoroti pentingnya ketahanan keluarga sebagai langkah awal pencegahan.

“Kita lihat dari semua aspek, pertama bagaimana ketahanan keluarga itu yang harus baik, komunikasi dengan keluarga harus terjalin,” ujar Novel saat ditemui di sekretariat DPRD Kutim, Senin (5/8/2024).

Potensi kekerasan seksual, baik dalam keluarga maupun lingkungan sekitar, harus kita waspadai dan menjadi perhatian utama.

“Potensi-potensi terjadinya kekerasan seksual baik dalam keluarga atau lingkup lingkungan dan sebagainya itu memang harus menjadi refleksi awal orang-orang yang bertanggung jawab di situ,” jelas Novel.

Peran Penting Pemerintah dalam Edukasi

Selain peran keluarga, lanjut novel penting juga peran pemerintah dalam memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat.

“Pemerintah harus gencar memberikan informasi untuk menghindari dan mencegah kekerasan seksual. Jika terjadi, harus ada jalur yang jelas untuk melaporkannya,” tambah Novel.

Legislator Partai Gerindra itu mengungkap, banyak kasus kekerasan seksual yang masih disembunyikan oleh korban dan keluarganya, karena kebingungan mengenai prosedur pelaporan.

“Sampai hari ini banyak yang masih disembunyikan karena bingung mau kemana melaporkannya,” katanya.

Melihat kondisi tersebut, menurutnya perlu komunikasi yang baik antara pemerintah dan instansi terkait, untuk menangani masalah kekerasan seksual secara efektif.

“Kita perlu betul-betul berada dalam satu komunikasi, membicarakan masalah kekerasan seksual dan bagaimana solusinya,” ujarnya.

Tanggung jawab untuk melindungi anak-anak dari kekerasan seksual tidak hanya ada pada pemerintah, tetapi juga pada masyarakat.

“Tanggung jawab pemerintah bagaimana dan masyarakatnya bagaimana, anak ini masa depan bangsa kita punya tanggung jawab untuk memberikan ruang dan tempat yang aman,” tegasnya.

Perlindungan Hak Anak Menjadi Prioritas Utama

Novel juga menekankan hak-hak anak yang harus terjamin, seperti pendidikan dan kesehatan.

“Anak-anak memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan, kesehatan, dan sebagainya,” tambahnya.

Peningkatan kasus pelecehan dan kekerasan terhadap anak di Kutai Timur ini, menjadi alarm bagi semua pihak untuk lebih waspada dan proaktif dalam mencegah serta menangani kasus-kasus semacam ini.

Perlindungan terhadap anak harus menjadi prioritas utama, baik oleh pemerintah, keluarga, maupun masyarakat secara keseluruhan.

Sebagai langkah konkret, harapannya DP3A Kutim dapat meningkatkan sosialisasi dan edukasi terkait perlindungan anak. Serta memperkuat mekanisme pelaporan dan penanganan kasus kekerasan terhadap anak.

Hanya dengan kerjasama dan kesadaran kolektif, dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak, sebagai generasi penerus bangsa.

“Anak-anak adalah masa depan bangsa. Kita semua bertanggung jawab untuk memberikan mereka ruang dan tempat yang aman,” pungkas Novel.

Silakan Bekomentar
DP3A Kutim DPRD Kutim
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Jimmi Apresiasi Respons Cepat Polisi Ungkap Kasus Royyan

Jimmi Ajak Semua Elemen Jadikan Pancasila Panduan Pembangunan Kutim

DPRD Kutim Sahkan Raperda RPIK 2025-2044

Berita Terkini

DP3A Kutim Cetak Fasilitator Andal Sekolah Ramah Anak

Ajeng NadyaAjeng Nadya11 Jul 2026 Pemkab Kutim

Markaca Soroti Akurasi Data Desil, DPRD Minta Pendataan Bansos Dievaluasi

10 Jul 2026

Markaca Kawal Hibah TPU Loa Bakung, Warga Sudah Menunggu Belasan Tahun

10 Jul 2026

Ketua Komisi III DPRD Samarinda Minta Anggaran BPBD Samarinda Diperkuat pada 2027

9 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.