Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Arif Kurniawan Ingatkan PAD Jangan Bebani Warga Samarinda

11 Agu 2026

Sengketa Moch. Gati Masuk PN Lamongan, Tim Hukum Tempuh Perlawanan

10 Agu 2026

Odah Muda Kukar Bawa Isu Sosial hingga Ekonomi ke Fraksi PKS DPRD Kaltim

10 Agu 2026
1 2 3 … 960 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Arif Kurniawan Ingatkan PAD Jangan Bebani Warga Samarinda

Arief Kurniawan meminta peningkatan pendapatan daerah ditempuh tanpa menekan daya beli masyarakat dan pelaku usaha.
DPRD Kota Samarinda AlawiAlawi11 Agu 2026
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Anggota DPRD Kota Samarinda, Arif Kurniawan,
Anggota DPRD Kota Samarinda, Arif Kurniawan
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – “PAD naik, beban warga jangan ikut naik.” Pesan itu menjadi garis tegas yang disampaikan Anggota DPRD Kota Samarinda, Arif Kurniawan, di tengah tekanan fiskal dan potensi menurunnya pendapatan daerah. Pemerintah Kota Samarinda dinilai memang perlu bekerja lebih keras memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun kebijakan tersebut diingatkan agar tidak menjadikan masyarakat maupun pelaku usaha sebagai sasaran tambahan pungutan.

Arif Kurniawan yang menjabat Ketua Fraksi PKS sekaligus anggota banggar DPRD Samarinda menilai upaya mengoptimalkan PAD harus dilakukan melalui strategi yang lebih luas dan terukur. Menurutnya, peningkatan penerimaan daerah tidak semestinya hanya dimaknai dengan menaikkan tarif pajak dan retribusi maupun memperbanyak objek yang dikenai pungutan. Kebijakan fiskal daerah, kata dia, perlu mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat yang saat ini menghadapi berbagai tekanan.

“Di tengah tekanan fiskal dan proyeksi penurunan pendapatan daerah, Pemerintah Kota memang dituntut meningkatkan PAD. Namun, optimalisasi pendapatan jangan diterjemahkan secara sederhana sebagai menaikkan pajak dan retribusi atau memperluas objek pungutan. Jangan sampai upaya meningkatkan PAD justru menurunkan daya beli masyarakat dan membebani pelaku usaha. Strategi yang harus dikedepankan adalah memperluas basis penerimaan, meningkatkan kepatuhan, menutup kebocoran, mengoptimalkan aset daerah, memperbaiki kualitas layanan, serta memperkuat digitalisasi pemungutan. Prinsipnya: PAD naik, tetapi beban masyarakat jangan ikut naik.”

Pernyataan tersebut menekankan pentingnya keseimbangan antara kebutuhan pemerintah meningkatkan kapasitas fiskal dengan kemampuan masyarakat memenuhi kewajibannya. Ketika daya beli warga sedang tertekan, penambahan beban pajak maupun retribusi berisiko memengaruhi konsumsi rumah tangga. Di sisi lain, pelaku usaha juga membutuhkan ruang yang cukup untuk mempertahankan operasional, menjaga lapangan pekerjaan, dan mengembangkan kegiatan ekonomi.

Karena itu, Arif mendorong Pemerintah Kota Samarinda lebih dahulu menggali potensi penerimaan yang selama ini belum dikelola secara maksimal. Salah satu langkah yang dapat diperkuat ialah memperluas basis penerimaan tanpa serta-merta menaikkan tarif. Pendekatan tersebut dapat dilakukan melalui peningkatan akurasi pendataan, mendorong kepatuhan wajib pajak dan wajib retribusi, serta memastikan potensi pendapatan yang sudah ada benar-benar masuk ke kas daerah.

Upaya menutup kebocoran penerimaan juga menjadi bagian penting dalam strategi peningkatan PAD. Sistem pengawasan yang lebih kuat diperlukan agar setiap pembayaran tercatat dengan baik dan potensi penyimpangan dapat ditekan. Penggunaan teknologi dan digitalisasi pemungutan dinilai dapat membantu meningkatkan transparansi sekaligus mempermudah masyarakat maupun pelaku usaha dalam memenuhi kewajibannya.

Selain dari sektor pajak dan retribusi, aset milik Pemerintah Kota Samarinda juga dapat menjadi sumber pendapatan yang lebih produktif apabila dikelola secara profesional. Optimalisasi aset daerah dapat memberikan tambahan penerimaan tanpa harus menciptakan tekanan baru kepada masyarakat. Pemerintah juga dituntut memperbaiki kualitas layanan publik agar setiap kewajiban yang dibayarkan warga diikuti pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pandangan tersebut sekaligus menjadi pengingat agar kebijakan peningkatan PAD tidak hanya mengejar angka penerimaan dalam jangka pendek. Kebijakan fiskal yang terlalu membebani dapat memberikan efek lanjutan terhadap aktivitas ekonomi, terutama jika biaya usaha meningkat dan konsumsi masyarakat melemah. Oleh sebab itu, strategi peninguatan pendapatan daerah perlu diarahkan pada efisiensi, inovasi, serta pemanfaatan potensi ekonomi yang belum tergarap maksimal.

DPRD Samarinda melalui pandangan Arif Kurniawan berharap peningkatan PAD dapat berjalan seiring dengan perlindungan terhadap kemampuan ekonomi warga. Pemerintah Kota tetap dituntut menjaga kesehatan fiskal daerah, tetapi langkah tersebut perlu ditempuh melalui tata kelola pendapatan yang lebih efektif, transparan dan inovatif. Dengan pendekatan itu, target penerimaan daerah dapat dikejar tanpa menjadikan masyarakat serta pelaku usaha sebagai pihak yang menanggung tekanan tambahan.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Komisi IV Bahas Program Kerja Dispusip Samarinda 2027

Novan Soroti Ketimpangan Anggaran Bidang Perpustakaan

Komisi IV DPRD Tanggapi Penundaan MPLS Sekolah Rakyat di Samarinda

Berita Terkini

Sengketa Moch. Gati Masuk PN Lamongan, Tim Hukum Tempuh Perlawanan

Iqbal SuryanaIqbal Suryana10 Agu 2026 Hukum

Odah Muda Kukar Bawa Isu Sosial hingga Ekonomi ke Fraksi PKS DPRD Kaltim

10 Agu 2026

Puluhan Tunarungu di Sampang Belajar Al-Qur’an melalui Pelatihan Mushaf Isyarat

9 Agu 2026

Genpro Kaltim Lantik Pengurus, Imam Jadi AVP Baru

9 Agu 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kepemimpinan Terkini Dalam Modernisasi Pelayanan Publik

10 Agu 2026

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.