Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Pemkab Kutim Perkuat Layanan RT Lewat Bantuan Motor

18 Mei 2026

DP2KB Kutim Gencarkan Edukasi Gizi Cegah Stunting

18 Mei 2026

Sirnas C Bupati Open 2026 Tuntas, Kutim Fokus Pembinaan Atlet Lokal

17 Mei 2026
1 2 3 … 923 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Panen Jagung 20 Ton Bukti Kolaborasi Nyata Ponpes Segoro Agung-Kejari Mojokerto

Daerah DianDian20 Apr 2026
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Mojokerto – Dari hamparan tanah seluas 3,5 hektare, bulir-bulir jagung tumbuh bak harapan yang dipanen bersama, menjadi simbol bahwa ketahanan pangan bukan sekadar wacana, melainkan kerja nyata lintas lembaga.

Panen raya jagung digelar oleh Pondok Pesantren Segoro Agung bersama Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto pada Senin (20/4/2026) di area belakang Rumah Sakit Adhyaksa Jawa Timur, Desa Sumengko, Kecamatan Jatirejo. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kolaboratif untuk mendukung ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif yang dikelola secara bersama. Dari total lahan 3,5 hektare, panen kali ini menghasilkan sekitar 18 hingga 20 ton jagung, angka yang dinilai menunjukkan produktivitas optimal.

“Hari ini kita melaksanakan panen raya jagung dalam rangka mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan. Dalam hal ini kita bersama-sama dengan Pondok Pesantren Segoro Agung. Terima kasih Pak Yai, kita sudah diundang di sini dalam rangka panen raya jagung dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional terima kasih dari Pak Yai,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, Fauzi, S.H., M.H.

Kehadiran Fauzi bersama Kepala Seksi Intelijen Denata Suryaningrat, S.H., M.H., dalam kegiatan tersebut menjadi penegasan dukungan institusi kejaksaan terhadap pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian. Program ini tidak hanya berfokus pada hasil produksi, tetapi juga pada proses pembelajaran yang melibatkan para santri secara langsung.

Para santri Pondok Pesantren Segoro Agung turut ambil bagian dalam seluruh tahapan budidaya, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga panen. Keterlibatan ini memberikan pengalaman praktis sekaligus menanamkan nilai kemandirian ekonomi berbasis pertanian.

“Kami Ponpes Segoro Agung mendukung program pemerintah untuk ketahanan pangan. Kami sampaikan terimakasih kepada kejari dan kejaksaan Kabupaten Mojokerto yang sudah mempercayakan lahannya untuk kami kelola,” ungkap Pengasuh Pondok Pesantren Segoro Agung, KH. Bimo Agus Sunarno.

“Alhamdulillah panen hari ini sukses insyaallah menghasilkan 18-20 TON Jagung,” tambahnya.

Keberhasilan panen ini menjadi indikator bahwa sinergi antara lembaga pendidikan keagamaan dan aparat penegak hukum mampu memberikan dampak konkret bagi masyarakat. Selain meningkatkan produksi pangan, program ini juga berpotensi menggerakkan roda ekonomi lokal, terutama di sektor pertanian.

Lebih jauh, capaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengoptimalkan potensi lahan serta sumber daya manusia melalui kolaborasi lintas sektor. Ketahanan pangan, dalam konteks ini, tidak lagi hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, melainkan gerakan kolektif yang dimulai dari tingkat lokal.

Panen jagung di Mojokerto ini pun menjadi bukti bahwa kerja sama yang solid dapat menghasilkan lebih dari sekadar angka produksi, tetapi juga membangun optimisme menuju kemandirian pangan di masa depan.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Pangdam VI/Mulawarman Perkuat Sinergi Keamanan dan Pembangunan di Kutai Timur

DPRD Tarakan dan Samarinda Diskusi Pengelolaan Sampah, APBD, serta Skema Dana RT untuk Dorong Pembangunan Daerah Berkelanjutan

Panen Jagung Manis Jadi Simbol Sinergi Ponpes Segoro Agung dan Kejari Mojokerto Dukung Ketahanan Pangan

Berita Terkini

Pemkab Kutim Perkuat Layanan RT Lewat Bantuan Motor

Ajeng NadyaAjeng Nadya18 Mei 2026 Pemkab Kutim

DP2KB Kutim Gencarkan Edukasi Gizi Cegah Stunting

18 Mei 2026

Sirnas C Bupati Open 2026 Tuntas, Kutim Fokus Pembinaan Atlet Lokal

17 Mei 2026

KDMP Desa Singa Gembara Diresmikan, Siap Dorong Ekonomi Lokal

16 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.