Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Dirtek Perumda TTB Kutim Dorong 30 Pegawai Bersertifikat Percepat Transformasi Layanan Air Bersih

21 Mei 2026

CSR Didorong Selamatkan Bandara Uyang Lahai

21 Mei 2026

HKG PKK Kutim Ke-54 Tekankan Penguatan Keluarga

20 Mei 2026
1 2 3 … 925 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Roadmap SITISEK Kutim Dibentuk, Tekan ATS lewat Strategi Terukur

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya21 Nov 2025505
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kutim Mulyono
Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kutim Mulyono
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sangatta – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur terus memperkuat langkah strategis untuk menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) melalui proyek inovatif Strategi Anti Anak Tidak Sekolah (SITISEK). Kini, program tersebut dilengkapi dengan roadmap atau peta jalan yang disusun terstruktur untuk mendukung penurunan angka ATS secara terukur dan berkelanjutan.

Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menyebut bahwa roadmap SITISEK dirancang sebagai panduan jangka panjang berbasis data dan kolaborasi lintas sektor. “Setiap tahapan memiliki target jelas dan terukur, yang diselaraskan dengan RPJPD Kutai Timur 2025–2045,” ujar Mulyono di Hotel Royal Victoria Sangtta, Jumat (21/11/2025).

Dalam roadmap tersebut, sejumlah kegiatan utama disusun untuk menjawab akar persoalan ATS, mulai dari aspek data, ekonomi, infrastruktur, hingga sosial budaya.

Langkah pertama dimulai dengan verifikasi dan validasi data Anak Tidak Sekolah secara by name by address (BNBA). Pendataan ini melibatkan Pokja 2 TP PKK, perangkat desa dan RT, dengan dukungan teknologi digital agar hasilnya akurat dan efisien.

Berikutnya, Disdikbud membentuk Tim Penanganan Anak Berisiko Tidak Sekolah yang terdiri dari unsur pimpinan daerah seperti Bupati, Wakil Bupati, Ketua TP PKK, Bunda PAUD, serta mitra-mitra sektor pendidikan dan OPD lintas bidang.

Tahap berikutnya adalah penyusunan Master Plan dan Rencana Aksi berbasis data BNBA. Dokumen ini memetakan permasalahan di berbagai wilayah: pedalaman, pesisir, perkebunan, dan pertambangan. Solusi teknis seperti sekolah terbuka, beasiswa transportasi, dan kampanye budaya pun dirancang untuk menjawab tantangan tersebut.

“Beasiswa seragam, transportasi, dan pendirian kelas jauh adalah bagian dari program prioritas untuk meringankan beban keluarga miskin dan memperluas akses pendidikan,” jelas Mulyono.

Upaya ini juga dibarengi dengan monitoring dan evaluasi berkelanjutan guna mengukur capaian, termasuk penurunan ATS, peningkatan Angka Partisipasi Sekolah (APS), serta kontribusinya terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di sektor pendidikan.

Tak kalah penting, Disdikbud juga mengoptimalkan layanan jemput bola melalui program CAP JEMPOL. Program ini memberdayakan Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF), seperti Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), untuk menjangkau anak-anak yang terputus dari sistem pendidikan formal.

Dengan roadmap SITISEK yang komprehensif ini, Kutai Timur berharap tidak hanya menurunkan angka ATS secara drastis, tetapi juga membangun sistem pendidikan inklusif yang menjangkau seluruh wilayah hingga pelosok. (ADV).

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Dirtek Perumda TTB Kutim Dorong 30 Pegawai Bersertifikat Percepat Transformasi Layanan Air Bersih

CSR Didorong Selamatkan Bandara Uyang Lahai

HKG PKK Kutim Ke-54 Tekankan Penguatan Keluarga

Berita Terkini

Dirtek Perumda TTB Kutim Dorong 30 Pegawai Bersertifikat Percepat Transformasi Layanan Air Bersih

Ajeng NadyaAjeng Nadya21 Mei 2026 Pemkab Kutim

CSR Didorong Selamatkan Bandara Uyang Lahai

21 Mei 2026

HKG PKK Kutim Ke-54 Tekankan Penguatan Keluarga

20 Mei 2026

Harkitnas 2026,Bupati Kutim Serukan Kedaulatan Digital

20 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.