Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Tim Mabes TNI Sosialisasikan Pencegahan Karhutla di Singa Gembara, Kades Hamriani: Desa Harus Siap Tanggap Bencana

3 Sep 2026

Masjid Al Mansyur Mulai Dibangun, Mahyudin Donasi Rp1 M

3 Sep 2026

Fraksi PKS Samarinda Sambut Gus Kikin-Miftachul Akhyar Pimpin PBNU 2026–2031

2 Sep 2026
1 2 3 … 971 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Tim Mabes TNI Sosialisasikan Pencegahan Karhutla di Singa Gembara, Kades Hamriani: Desa Harus Siap Tanggap Bencana

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya3 Sep 2026723
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kepala Desa Singa Gembara Hamriani Kassa dalam kegiatan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan, Rabu (2/9/2026).
Kepala Desa Singa Gembara Hamriani Kassa saat memberikan sambutan dalam kegiatan penyuluhan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bersama Tim Mabes TNI/Sesko TNI Dikreg LVI TA 2026 di Desa Singa Gembara, Kutai Timur, Rabu (2/9/2026).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sangatta – Pemerintah Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), menerima kunjungan Tim Penyuluh Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Mabes TNI dalam kegiatan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Sesko TNI Dikreg LVI Tahun Anggaran 2026 tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari tim TNI untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pencegahan, penanganan awal, hingga langkah mitigasi kebakaran hutan dan lahan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Kutai Timur, pembacaan doa, serta sambutan Kepala Desa Singa Gembara Hamriani Kassa dan Ketua Tim Mabes TNI Brigjen TNI Dr. Ateng Karsoma, S.H., M.Kn.

Kepala Desa Singa Gembara Hamriani Kassa mengatakan pemerintah desa harus memiliki kesiapan menghadapi potensi bencana di wilayahnya. Menurutnya, pemerintah desa tidak semestinya hanya menunggu penanganan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) apabila terjadi kebakaran.

“Dari pemerintah desa itu harus siap bencana. Kita tidak mesti menunggu BPBD. Kita sendiri harus bisa memfasilitasi, misalnya pompa air, setidaknya ini bisa mengatasi kebakaran yang ada di wilayah kita,” ujar Hamriani.

Ia menjelaskan, kesiapsiagaan desa juga perlu didukung dengan perlengkapan keselamatan bagi petugas maupun masyarakat yang melakukan penanganan awal. Perlengkapan tersebut antara lain sarung tangan, helm, alat pelindung diri, hingga perlengkapan pendukung lainnya yang dapat digunakan ketika menghadapi kebakaran.

Menurut Hamriani, tingkat kesadaran masyarakat Singa Gembara dalam menjaga lingkungan sejauh ini cukup baik sehingga kejadian kebakaran hutan maupun lahan dapat ditekan.

“Alhamdulillah, kalau Desa Singa Gembara, kesadaran masyarakat cukup tinggi sehingga kebakaran tidak terlalu banyak,” katanya.

Meski demikian, ia mengungkapkan sempat terjadi kebakaran lahan sekitar dua pekan terakhir di kawasan RT 22, belakang Semada. Pemerintah desa menilai kejadian tersebut perlu menjadi perhatian bersama, terutama karena munculnya titik kebakaran pada lokasi yang pernah mengalami kejadian serupa.

Dalam kegiatan sosialisasi, lanjut Hamriani, tim TNI turut mempertanyakan penyebab kebakaran yang dapat terjadi berulang pada lokasi yang sama. Kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah desa untuk menentukan langkah pencegahan selanjutnya.

“Kalau terjadi berulang-ulang di tempat yang sama, berarti harus ada langkah-langkah yang kita tempuh. Nanti akan kami koordinasikan juga dengan BPBD,” jelasnya.

Hamriani menambahkan, materi yang diberikan dalam sosialisasi tidak sebatas penanganan kebakaran hutan dan lahan, tetapi juga mencakup upaya pencegahan munculnya api serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai jenis kebakaran di lingkungan masyarakat.

Ia menyebut terdapat tiga narasumber yang memberikan materi dalam kegiatan tersebut. Selain penyampaian materi, tim TNI juga mengingatkan seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Menurut Hamriani, Singa Gembara menjadi salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan penyuluhan Karhutla yang dilakukan tim tersebut di Kalimantan Timur.

“Mereka ada sekitar 10 titik nantinya di Kalimantan Timur. Kebetulan kita mendapatkan jadwal hari Rabu pukul 09.00,” ungkapnya.

Ia mengatakan, kegiatan penyuluhan Karhutla tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan di tingkat desa.

Hamriani pun mengimbau masyarakat Singa Gembara untuk berhati-hati ketika beraktivitas di lahan, khususnya pada saat kondisi cuaca panas dan kering.

“Pesan kami kepada masyarakat Singa Gembara, mari sama-sama menjaga lingkungan sehingga tidak terjadi kebakaran. Termasuk puntung rokok yang berpotensi mengakibatkan kebakaran harus benar-benar diperhatikan,” tegasnya.

Menurutnya, aktivitas membersihkan lahan juga harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Sebab, sumber api kecil yang dianggap sepele dapat berkembang menjadi kebakaran apabila berada di tengah kondisi lahan kering.

Sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi Karhutla oleh Tim Mabes TNI, penyerahan bantuan sembako secara simbolis, foto bersama, penutupan, serta ramah tamah.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Singa Gembara berharap pengetahuan masyarakat tentang pencegahan Karhutla semakin meningkat dan dapat diikuti dengan kesiapan sarana serta langkah penanganan awal apabila sewaktu-waktu muncul titik api.(ADV).

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Masjid Al Mansyur Mulai Dibangun, Mahyudin Donasi Rp1 M

Wabup Mahyunadi Dorong Layanan Publik di Kutim Serba Digital

Bupati Kutim Tegaskan Larangan Membakar Lahan

Berita Terkini

Masjid Al Mansyur Mulai Dibangun, Mahyudin Donasi Rp1 M

Ajeng NadyaAjeng Nadya3 Sep 2026 Pemkab Kutim

Fraksi PKS Samarinda Sambut Gus Kikin-Miftachul Akhyar Pimpin PBNU 2026–2031

2 Sep 2026

Wabup Mahyunadi Dorong Layanan Publik di Kutim Serba Digital

2 Sep 2026

Kabut Asap Mengancam Pelajar Samarinda, H. Arif Kurniawan Bagikan Ribuan Masker

1 Sep 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kepemimpinan Terkini Dalam Modernisasi Pelayanan Publik

10 Agu 2026

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.