Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Seno Aji Gaungkan Pendidikan Gratis di Reuni ALJIRO

22 Agu 2026

Arif Kurniawan Minta Karhutla di Samarinda Tak Dianggap Musiman, Minta Ditindak Tegas

22 Agu 2026

Kekeringan Melanda, Arif Kurniawan Dorong Salat Istisqa

21 Agu 2026
1 2 3 … 965 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Sinergi Pemkab Kutim dan Kemendukbangga Kaltim Percepat Zero Stunting

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya25 Mar 2025
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sangatta – Semangat kolaborasi tampak menyala dalam pertemuan antara Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kutai Timur dengan perwakilan Kemendukbangga Kalimantan Timur pada Selasa (25/3/2025). Audiensi yang berlangsung hangat ini memperkuat sinergi dalam Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), sebuah inisiatif gotong royong untuk mencegah kasus baru stunting.

Kepala Dinas PPKB Kutim, Achmad Junaidi B, mengapresiasi kehadiran dr. Nurizky Permanajati, Kepala Perwakilan Kemendukbangga Kaltim. Ia memaparkan bahwa seluruh jajaran dinasnya, mulai dari kepala dinas hingga pejabat fungsional, telah menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yang mengalami stunting di 18 kecamatan.

“Setiap pejabat kami telah ditugaskan langsung berdasarkan data By Name By Address. Ini adalah bentuk nyata komitmen kami,” ujar Junaidi yang berasal dari Muara Ancalong.

Junaidi juga mengungkapkan bahwa Pemkab Kutim sedang mengembangkan skema yang mewajibkan setiap kepala perangkat daerah untuk mengasuh minimal tiga anak stunting. Langkah ini sejalan dengan arahan Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kutim. Tak hanya dari pemerintah, perusahaan swasta seperti PT GAM, PT Indominco, dan Indexim juga dilibatkan aktif dalam kampanye edukasi gizi, sanitasi, dan lingkungan sehat.

Selain itu, BAZNAS Kutim turut mengalokasikan dana khusus untuk mendukung penanganan stunting di daerah. Semua capaian akan terintegrasi dalam aplikasi Siga Elsimil sebagai bentuk pelaporan digital dan akuntabel.

dr. Nurizky Permanajati menjelaskan bahwa Genting merupakan bagian dari program prioritas Quick Wins Kemendukbangga, yang mentransformasi peran BKKBN menjadi lebih luas dan berdampak. “Kami targetkan 1 juta anak diasuh secara gotong royong oleh berbagai pihak, tanpa menggunakan dana APBN maupun APBD,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa stunting tidak hanya berkaitan dengan gizi buruk, melainkan juga melibatkan faktor sanitasi, akses air bersih, dan kondisi ekonomi keluarga. “Fokus kami adalah pencegahan. Anak yang sudah mengalami stunting di atas usia dua tahun sulit untuk dipulihkan. Target kami adalah zero new stunting,” ucapnya.

Audiensi ini turut dihadiri Kabid K3 Ani Saida, Plt Kabid P2 La Beti, perwakilan perusahaan seperti PT Telen dan PT Pama, serta sejumlah penyuluh KB dan Dinas Kesehatan Kutim. Paparan program Genting disampaikan oleh Lilik Nurkolidah selaku Sekretaris Pengendali Genting, dilanjutkan diskusi teknis tentang implementasi lapangan.

Sebelum kembali ke Samarinda, dr. Nurizky juga mengisi talkshow di Ruang Multimedia Bangga Kencana untuk menyosialisasikan strategi nasional penurunan stunting.

Langkah kolaboratif ini menjadi bukti bahwa pencegahan stunting bisa dilakukan secara masif dan terpadu bila semua elemen bergerak bersama. Kutai Timur kini menjadi contoh konkret bahwa gotong royong lintas sektor dapat melahirkan solusi berkelanjutan untuk generasi sehat masa depan.

.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Suplai SPAM Maloy Pulihkan Air Sangkulirang-Kaliorang

Sulisman: PT Bagong Sepakati Lima Poin dengan Serikat Pekerja

Swargabara Merdeka Fest 2026 Jadi Etalase UMKM Lokal

Berita Terkini

Seno Aji Gaungkan Pendidikan Gratis di Reuni ALJIRO

Ajeng NadyaAjeng Nadya22 Agu 2026 Pemprov Kaltim

Arif Kurniawan Minta Karhutla di Samarinda Tak Dianggap Musiman, Minta Ditindak Tegas

22 Agu 2026

Kekeringan Melanda, Arif Kurniawan Dorong Salat Istisqa

21 Agu 2026

Suplai SPAM Maloy Pulihkan Air Sangkulirang-Kaliorang

20 Agu 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kepemimpinan Terkini Dalam Modernisasi Pelayanan Publik

10 Agu 2026

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.