Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

HIPPI Kaltim Gandeng Majelis Tinggi Kerabat Kesultanan Kutai, Hidupkan Kembali Persaudaraan Saudagar Tanah Kutai

10 Okt 2026

SIGAP Koperasi Terus Dimatangkan, BRIDA Kutim Dorong Inovasi Tembus Tingkat Nasional

8 Okt 2026

Seno Aji Ingin Korban Kebakaran Tenggarong Segera Pulih

8 Okt 2026
1 2 3 … 985 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Seno Aji Tinjau Dampak Kemarau di Long Apari, Salurkan 11 Ton Bantuan

    14 Sep 2026

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Refleksi Abdul Malik, Kemerdekaan dan Makna yang Tersembunyi

Daerah Ajeng NadyaAjeng Nadya18 Agu 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Bontang – Anggota DPRD Kota Bontang, Abdul Malik, mengungkapkan pandangannya mengenai makna sebenarnya dari kemerdekaan. Dalam perbincangan yang hangat, Malik menyampaikan pandangannya tentang bagaimana kemerdekaan berhubungan dengan ketertiban, keamanan masyarakat, dan spiritualitas.

“Alhamdulillah, kemerdekaan Republik Indonesia sudah menginjak ke-78. Ini wajib disyukuri,” ungkap wakil ketua komisi III ini.

Bagi Malik, kemerdekaan bukanlah sekadar sebuah status hukum suatu bangsa, melainkan sebuah nikmat yang harus disyukuri oleh setiap individu. Ia berpendapat bahwa kemerdekaan seharusnya membawa bersamaan ketertiban dan keamanan bagi masyarakat. Menurutnya, kemerdekaan yang sejati adalah yang menciptakan suasana harmoni dan kedamaian di tengah-tengah masyarakat.

Dalam konteks ini, Malik juga menyoroti pentingnya kemudahan dalam menjalankan amal ibadah. Ia merasa bahwa kemerdekaan seharusnya memberikan kemudahan bagi setiap individu untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing, baik itu ibadah mahdhoh (wajib) maupun khoiru mahdhoh (ibadah sosial).

“Contoh kita bisa sholat dan bisa beribadah lainnya seperti pernikahan,” ucap politisi PKS ini.

Namun, Abdul Malik tidak hanya berbicara tentang hal-hal positif. Ia mengingatkan bahwa kemerdekaan juga mengandung tanggung jawab moral terhadap bangsa dan negara. Menurutnya, perilaku penjajah masa lalu telah merusak akhlak bangsa, mengganggu perekonomian, dan bahkan merusak hubungan antarindividu dalam masyarakat. Malik melihat bahwa salah satu dampak buruk dari perilaku penjajah adalah hilangnya rasa hormat anak terhadap orang tua dan perlakuan tidak manusiawi terhadap penduduk asli.

“Perilaku penjajah apabila menjajah suatu negeri maka akan menghinakan negeri tersebut. Mereka akan merusak akhlak mulia dan merusak ekonomi negeri yang dijajah,” terangnya.

Abdul Malik menekankan pentingnya kepemimpinan yang mendekatkan diri kepada nilai-nilai keagamaan. Ia berpendapat bahwa melalui kepemimpinan yang memiliki komitmen terhadap nilai-nilai spiritualitas, bangsa dapat meraih kemerdekaan yang lebih bermakna dan berkelanjutan. Ia berharap bahwa para pemimpin masa kini dapat mengambil teladan dari nilai-nilai moral yang telah ada dalam agama untuk menciptakan kemerdekaan yang sejati dan berdampak positif bagi masyarakat.

Dalam akhir perbincangan, Abdul Malik mengajak masyarakat untuk lebih menghargai dan memaknai kemerdekaan sebagai sebuah kesempatan untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik dan harmonis. Dalam pandangannya, kemerdekaan yang sejati adalah yang membawa kedamaian, keadilan, dan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Cegah Karhutla, Warga Marah Haloq Bersama KED-SAP Terus Perkuat Kesiapsiagaan

Kemarau Panjang, PT KED Bergerak Salurkan Air Bersih untuk Warga Marah Haloq

Rita Widyasari Kembali ke Panggung, Nostalgia “Bupati Rocker” Menggema di Etam Fest 2026

Berita Terkini

HIPPI Kaltim Gandeng Majelis Tinggi Kerabat Kesultanan Kutai, Hidupkan Kembali Persaudaraan Saudagar Tanah Kutai

BaehakiBaehaki10 Okt 2026 Ekonomi

SIGAP Koperasi Terus Dimatangkan, BRIDA Kutim Dorong Inovasi Tembus Tingkat Nasional

8 Okt 2026

Seno Aji Ingin Korban Kebakaran Tenggarong Segera Pulih

8 Okt 2026

Wakil Ketua II DPRD Kutim Soroti Komunikasi Pemkab dan DPRD

8 Okt 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kepemimpinan Terkini Dalam Modernisasi Pelayanan Publik

10 Agu 2026

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.