Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Seno Aji Gaungkan Pendidikan Gratis di Reuni ALJIRO

22 Agu 2026

Arif Kurniawan Minta Karhutla di Samarinda Tak Dianggap Musiman, Minta Ditindak Tegas

22 Agu 2026

Kekeringan Melanda, Arif Kurniawan Dorong Salat Istisqa

21 Agu 2026
1 2 3 … 965 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Pelatihan Higiene di Kutim Bekali 83 Pengusaha Makanan

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya13 Nov 2024457
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Dinkes Kutai Timur gelar pelatihan jaga kebersihan makanan
Dinkes Kutai Timur gelar pelatihan jaga kebersihan makanan di Hotel Victory
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sangatta – Dalam upaya memperkuat keamanan pangan dan kualitas layanan usaha kuliner, Dinas Kesehatan Kutai Timur (Dinkes Kutim) menyelenggarakan pelatihan higiene dan sanitasi makanan bagi 83 pelaku usaha dari berbagai wilayah, Rabu (13/11/2024) di Hotel Royal Victoria, Sangatta. Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk mendorong para pengusaha makanan memenuhi standar kesehatan sekaligus syarat memperoleh izin higiene dari pemerintah.

Acara dibuka oleh Plt. Sekretaris Dinas Kesehatan Kutim, Siti Fatimah, yang menekankan bahwa tanggung jawab pelaku usaha makanan tak hanya berhenti pada cita rasa, tetapi juga menyangkut kesehatan dan keselamatan konsumen.

“Penting bagi setiap pelaku usaha jasa boga, industri makanan, kantin, dan warung untuk menjamin bahwa produk mereka aman dikonsumsi masyarakat. Ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga soal tanggung jawab sosial,” ujarnya.

Pelatihan ini menyoroti pentingnya pengelolaan makanan yang higienis guna mencegah kontaminasi mikroorganisme berbahaya yang bisa memicu gangguan kesehatan. Materi yang disampaikan mencakup teknik penanganan bahan pangan, sanitasi tempat pengolahan makanan (TPM), hingga praktik menjaga kebersihan peralatan dan perlengkapan dapur.

Dalam sesi praktik langsung, peserta diajarkan bagaimana memastikan lingkungan kerja tetap steril, termasuk menjaga kebersihan tangan dan area kerja. “Kebersihan adalah kunci utama. Ini dimulai dari diri kita sendiri sebagai pengelola makanan,” tutur salah satu instruktur saat memberikan pelatihan teknis.

Tujuan utama dari kegiatan ini tak hanya sebatas memenuhi regulasi, tetapi juga menanamkan pemahaman bahwa kebersihan dalam usaha makanan dapat meningkatkan kepercayaan dan loyalitas pelanggan. Para peserta pun terlihat antusias, aktif bertanya, dan berbagi pengalaman mengenai tantangan menjaga standar kebersihan di tempat usaha mereka.

“Izin higiene ini nantinya akan menjadi jaminan bagi masyarakat bahwa produk pangan yang disediakan di Kutim telah melalui proses pengelolaan yang aman,” jelas Siti Fatimah. Izin tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi pelaku usaha untuk terus meningkatkan mutu dan standar pelayanan.

Selain mendapatkan wawasan baru, peserta pelatihan merasa kegiatan ini sangat membantu dalam membangun kredibilitas usaha mereka. Salah satu peserta menyampaikan harapannya agar pelatihan semacam ini bisa terus dilaksanakan secara berkala. “Dengan menjalankan standar yang telah kami pelajari, kami optimis usaha bisa lebih maju dan dipercaya konsumen,” ucapnya.

Dinkes Kutim berharap pelaku usaha dapat menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan usaha makanan yang bersih dan aman. Pemerintah juga berkomitmen untuk terus mendampingi sektor ini agar semakin berkembang, sekaligus melindungi masyarakat dari potensi bahaya kontaminasi makanan.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Suplai SPAM Maloy Pulihkan Air Sangkulirang-Kaliorang

Sulisman: PT Bagong Sepakati Lima Poin dengan Serikat Pekerja

Swargabara Merdeka Fest 2026 Jadi Etalase UMKM Lokal

Berita Terkini

Seno Aji Gaungkan Pendidikan Gratis di Reuni ALJIRO

Ajeng NadyaAjeng Nadya22 Agu 2026 Pemprov Kaltim

Arif Kurniawan Minta Karhutla di Samarinda Tak Dianggap Musiman, Minta Ditindak Tegas

22 Agu 2026

Kekeringan Melanda, Arif Kurniawan Dorong Salat Istisqa

21 Agu 2026

Suplai SPAM Maloy Pulihkan Air Sangkulirang-Kaliorang

20 Agu 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kepemimpinan Terkini Dalam Modernisasi Pelayanan Publik

10 Agu 2026

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.