Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Dirtek Perumda TTB Kutim Dorong 30 Pegawai Bersertifikat Percepat Transformasi Layanan Air Bersih

21 Mei 2026

CSR Didorong Selamatkan Bandara Uyang Lahai

21 Mei 2026

HKG PKK Kutim Ke-54 Tekankan Penguatan Keluarga

20 Mei 2026
1 2 3 … 925 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Kirab Budaya Meriahkan HUT Kutim ke-25, Bukti Pelestarian Warisan Nusantara di Negeri Ajaib

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya27 Okt 2024400
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Dinas pendidikan dan kebudayaan kutim menggelar kirab budaya dalam rangka HUT Kutim ke-25 di jalan margo santoso sangtta Utara, Minggu (27/10/2024)
Dinas pendidikan dan kebudayaan kutim menggelar kirab budaya dalam rangka HUT Kutim ke-25 di jalan margo santoso sangtta Utara, Minggu (27/10/2024)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sangatta – Kutai Timur (Kutim) kembali menyajikan kemeriahan dan kebanggaan budaya dalam rangkaian perayaan HUT ke-25 kabupaten tersebut, Minggu (27/10/2024). Bertempat di sepanjang Jalan Margo Santoso, Sangatta Utara, kegiatan kirab budaya yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim berhasil menarik perhatian masyarakat dan menunjukkan kekayaan budaya Kutim yang luar biasa.

Dalam perhelatan akbar ini, berbagai elemen masyarakat turut berpartisipasi, mulai dari organisasi masyarakat (ormas), paguyuban, organisasi perangkat daerah (OPD), badan usaha milik daerah (BUMD), perusahaan swasta, hingga berbagai instansi pemerintah. Tercatat sebanyak 22 kelompok turut serta memeriahkan kirab budaya ini, menampilkan keberagaman budaya yang menggambarkan semangat persatuan dalam masyarakat Kutai Timur.

Kirab Budaya untuk Pelestarian dan Penguatan Identitas Budaya Kutim

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Mulyono, menjelaskan bahwa kirab budaya ini diselenggarakan sebagai upaya untuk memperkuat semangat dan melestarikan kebudayaan lokal yang sangat kaya di Kutim. Dengan penuh semangat, Mulyono menyebut Kutim sebagai “magic land” atau negeri ajaib, sebuah ungkapan yang menggambarkan kekayaan budaya dan keragaman yang hidup berdampingan di wilayah ini.

“Di Kutim, kita punya banyak kebudayaan dan keragaman yang sangat beragam. Kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat semangat kebersamaan dan rasa bangga terhadap warisan budaya kita,” ujar Mulyono.

Selain memperkuat jati diri, Mulyono juga berharap agar kirab budaya ini bisa menjadi ajang tahunan yang semakin meriah di masa mendatang. “Harapannya, tahun depan bisa lebih semarak dengan jumlah peserta yang lebih banyak, sehingga semakin meriah dan mampu menunjukkan keanekaragaman budaya yang ada di Kutim,” tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Mulyono,

Ragam Penampilan dan Kesenian Lokal Meriahkan Acara

Kirab budaya ini disambut meriah oleh masyarakat yang memenuhi sepanjang Jalan Margo Santoso. Setiap kelompok peserta menampilkan atraksi budaya dengan mengenakan pakaian adat khas berbagai suku yang ada di Kutim, seperti Kutai, Dayak, Banjar, dan Jawa, serta menampilkan tarian daerah yang menggambarkan kekayaan tradisi masing-masing.

Selain pawai budaya, terdapat juga beberapa penampilan seni yang memukau, seperti tari kolosal dan seni musik tradisional yang membawa suasana meriah dan khidmat dalam perayaan HUT ke-25 Kutim. Tak hanya itu, kesenian lainnya seperti penampilan gamelan, wayang kulit, hingga upacara adat penyambutan tamu turut menjadi bagian dari rangkaian acara kirab budaya ini.

Salah satu kelompok yang menarik perhatian adalah kelompok dari Paguyuban Jawa, yang menampilkan seni reog dan tari jaran kepang. Atraksi ini berhasil menyedot perhatian masyarakat yang menyaksikan acara tersebut. Penampilan lain yang tak kalah memikat adalah tari-tarian tradisional Dayak yang dibawakan oleh kelompok suku Dayak Wehea. Mereka mengenakan pakaian adat khas dengan aksesoris penuh warna, memberikan nuansa yang kental akan budaya asli Kalimantan Timur.

Masyarakat Kutim yang menyaksikan kirab budaya ini tampak sangat antusias. Banyak dari mereka yang tak segan mengabadikan momen berharga ini dengan kamera dan ponsel, menunjukkan betapa kegiatan kirab budaya ini berhasil menyatukan dan menggugah rasa cinta terhadap budaya lokal.

Lina, seorang warga Sangatta Utara yang hadir bersama keluarganya, mengaku bangga bisa menyaksikan langsung acara ini. “Ini kegiatan yang luar biasa. Kita jadi lebih tahu tentang kekayaan budaya di daerah kita sendiri. Saya berharap acara ini bisa jadi agenda tahunan yang lebih besar lagi,” ujar Lina.

Selain itu, Asep, seorang peserta dari salah satu paguyuban, juga berharap kegiatan ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun. “Bisa ikut serta dalam acara seperti ini membuat kita merasa bangga dan semakin mencintai budaya kita. Apalagi di Kutim ini kan banyak suku yang berbeda, jadi kegiatan seperti ini bisa mempererat tali persaudaraan di antara kita,” katanya.

Hadirnya Forkopimda dan Pejabat Daerah dalam Rangkaian Acara

Kegiatan kirab budaya ini juga dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kutim, Ketua DPRD Kutim, serta sejumlah pejabat penting lainnya seperti Komandan Lanal, Kodim 0909, dan Kapolres Kutim. Kehadiran para pejabat ini memberikan dukungan moral terhadap pelestarian budaya di Kutim dan menjadi bukti betapa pentingnya nilai budaya di tengah modernisasi yang semakin pesat.

Kirab budaya yang digelar dalam rangka HUT ke-25 Kutim ini tidak hanya sekadar perayaan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam memperkuat kecintaan terhadap budaya lokal. Hal ini sekaligus membuka peluang bagi Kutim untuk mengembangkan sektor budaya sebagai aset daerah yang berpotensi memberikan kontribusi ekonomi, terutama melalui sektor pariwisata budaya.

Potensi ini diakui oleh berbagai pihak, mengingat Kutim memiliki posisi strategis sebagai wilayah yang berdekatan dengan IKN, yang diproyeksikan akan menjadi pusat pemerintahan dan magnet ekonomi baru di Indonesia. Dengan keberadaan IKN, Kutim memiliki kesempatan besar untuk menampilkan kekayaan budayanya kepada khalayak yang lebih luas.

Ke depannya, pemerintah diharapkan dapat terus mendukung kegiatan budaya seperti kirab ini dengan alokasi anggaran yang memadai dan dukungan fasilitas yang memadai. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan partisipasi aktif dari masyarakat, kirab budaya di Kutim tidak hanya akan menjadi perayaan tahunan, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan yang menunjukkan jati diri masyarakat Kutai Timur.

Kirab Budaya Sebagai Wahana Edukasi Generasi Muda

Kegiatan kirab budaya ini juga memberikan manfaat edukatif, terutama bagi generasi muda. Di tengah derasnya arus modernisasi, pemuda Kutim diharapkan dapat memahami dan mencintai budaya lokalnya. Kirab budaya ini mengajarkan mereka tentang pentingnya pelestarian budaya dan mengingatkan bahwa budaya bukan hanya warisan nenek moyang, tetapi juga tanggung jawab bersama untuk tetap dijaga dan dihormati.

Secara keseluruhan, kirab budaya dalam rangka HUT ke-25 Kutai Timur ini bukan hanya sekadar ajang perayaan, tetapi juga menjadi simbol keberagaman, persatuan, dan semangat gotong royong masyarakat. Dengan menampilkan kekayaan budaya dan kesenian, Kutim berhasil menunjukkan bahwa di negeri ajaib ini, kebudayaan menjadi perekat yang menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang.

Silakan Bekomentar
Berita pemkab Kutim Kabar Kutim pemakb kutim
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Dirtek Perumda TTB Kutim Dorong 30 Pegawai Bersertifikat Percepat Transformasi Layanan Air Bersih

CSR Didorong Selamatkan Bandara Uyang Lahai

HKG PKK Kutim Ke-54 Tekankan Penguatan Keluarga

Berita Terkini

Dirtek Perumda TTB Kutim Dorong 30 Pegawai Bersertifikat Percepat Transformasi Layanan Air Bersih

Ajeng NadyaAjeng Nadya21 Mei 2026 Pemkab Kutim

CSR Didorong Selamatkan Bandara Uyang Lahai

21 Mei 2026

HKG PKK Kutim Ke-54 Tekankan Penguatan Keluarga

20 Mei 2026

Harkitnas 2026,Bupati Kutim Serukan Kedaulatan Digital

20 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.