Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Kades Hamriansi Kassa Bawa Singa Gembara Wakili Kutim dalam Penilaian Stunting Kaltim

24 Agu 2026

Seno Aji Gaungkan Pendidikan Gratis di Reuni ALJIRO

22 Agu 2026

YJI Kaltim Ajak Warga Rutin Jaga Kesehatan Jantung

22 Agu 2026
1 2 3 … 966 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Harun Al Rasyid: Indonesia Krisis Keteladanan

DPRD Kaltim Ajeng NadyaAjeng Nadya28 Okt 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Harun Al Rasyid, Anggota DPRD Kaltim
Harun Al Rasyid, Anggota DPRD Kaltim
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Anggota DPRD Kaltim, Harun Al Rasyid mengungkapkan bahwa pemuda harus berperan aktif dalam proses pembangunan bangsa Indonesia. Menurut politisi PKS ini, Indonesia saat ini dihadapkan pada tantangan yang krusial terkait dengan generasi muda.

“Saat ini, kita mengalami krisis moral, krisis keteladanan, dan krisis perilaku yang baik. Setiap hari kita diberi totonan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) oleh para elit negeri,” ungkap Harun Al Rasyid kepada media ini, Jumat (28/10/2023).

Ia sangat memperhatikan pentingnya menyelesaikan krisis moral dengan fokus pada pembaruan akhlak dan pendidikan karakter. Menurutnya, pendidikan harus memberikan dasar yang kuat bagi generasi muda agar mereka dapat tumbuh menjadi individu yang memiliki karakter yang baik.

Harun Al Rasyid juga mengajak kaum muda untuk meningkatkan wawasan kebangsaan, semangat cinta tanah air, serta menjaga keberagaman sambil memperkuat persatuan antar bangsa, seperti semangat Sumpah Pemuda.

“Semangat persahabatan harus terus dihidupkan melalui pertemuan antar kelompok,” katanya. Harun Al Rasyid menekan perlunya mengembangkan dialog tradisi, mendengarkan, memahami, dan mencari titik temu dalam pikiran, serta mewujudkannya dalam tindakan bersama.

Menurutnya, Sumpah Pemuda yang dicanangkan oleh kaum muda di Jakarta pada 28 Oktober 1928, di tengah penjajahan Belanda, memiliki tiga elemen penting. Pertama, pengakuan bahwa mereka, sebagai putra dan putri Indonesia, bersatu dalam darah dan tanah air Indonesia. Kedua, mereka mengakui diri mereka sebagai bangsa Indonesia yang satu. Ketiga, mereka bersumpah untuk menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Harun Al Rasyid juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara yang terbentang dari Sabang hingga Merauke, dari Miangas hingga Rote, dengan beragam budaya, keanekaragaman hayati, dan banyak manfaat bagi masyarakat. Indonesia adalah rangkaian mutu manikam yang indah yang memerlukan semangat ke-Indonesia-an yang tak henti-hentinya berkobar.

Dalam konteks masa depan Indonesia, Harun Al Rasyid mengingatkan bahwa tahun depan akan menjadi pesta demokrasi dengan pemilu pada 14 Februari 2024. Pemilu ini akan menentukan lembaga legislatif dan calon presiden-wakil presiden. Masa depan Indonesia sangat bergantung pada suara kaum muda yang diperkirakan mencapai 56-60 persen dari suara pemilih.

“Para kaum muda memastikan perlunya mengkaji jejak para kandidat untuk komitmen mereka terhadap nilai-nilai kebangsaan,” ujar Harun Al Rasyid.

Ia menegaskan, pemilu yang sehat akan menghasilkan pemimpin yang hebat. Pemuda pun diharapkan dapat berkolaborasi dalam berbagai agenda kepemudaan dan kemasyarakatan, sehingga energi positif mereka dapat tersalurkan untuk kebaikan bangsa dan negara.

Harun Al Rasyid menekankan pentingnya merawat dan memupuk semangat persahabatan di kalangan kaum muda, yang merupakan pewaris masa depan Indonesia. Semangat persahabatan adalah obor yang harus terus menyala dan mendorong pemanfaatan semua sumber daya dan kekuatan untuk kemajuan bangsa.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Firnadi Ikhsan Dorong Warga Kukar Rawat Kebersamaan

Odah Muda Kukar Bawa Isu Sosial hingga Ekonomi ke Fraksi PKS DPRD Kaltim

FORKI Kutim Bidik Prestasi di Tengah Wacana Cabor Dipangkas di Ajang Porprov 2026

Berita Terkini

Kades Hamriansi Kassa Bawa Singa Gembara Wakili Kutim dalam Penilaian Stunting Kaltim

Ajeng NadyaAjeng Nadya24 Agu 2026 Pemkab Kutim

Seno Aji Gaungkan Pendidikan Gratis di Reuni ALJIRO

22 Agu 2026

YJI Kaltim Ajak Warga Rutin Jaga Kesehatan Jantung

22 Agu 2026

Arif Kurniawan Minta Karhutla di Samarinda Tak Dianggap Musiman, Minta Ditindak Tegas

22 Agu 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kepemimpinan Terkini Dalam Modernisasi Pelayanan Publik

10 Agu 2026

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.