Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Disdik Kutim Pastikan Tak Ada Siswa Kebingungan Saat SPMB

27 Jun 2026

Jelang Porprov VIII, Rahman Ingatkan Cabor Tak Larut dalam Politik KONI

27 Jun 2026

Pemangkasan RKAB Batu Bara Dinilai Ancam Fiskal Kutim dan Ribuan Lapangan Kerja

26 Jun 2026
1 2 3 … 944 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Faizal Rachman: Kami Harap KEK Malfoy Segera Beroprasi

Daerah AminahAminah30 Agu 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Anggota DPRD Kutai Timur
Anggota DPRD Kutai Timur, Faizal Rachman
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sangatta – Anggota DPRD Kutai Timur, Faizal Rachman berharap Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) segera beroperasi. Dukungan dari Pemkab dan DPRD Kutim serius dalam hal ini. Terbukti dengan terbentuknya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 tahun 2019.

“Kami berharap KEK Maloy ini segera beroperasi. Pemerintah juga sudah serius mendunkung untuk segera beroperasi terbukti dengan diterbitkannya perda tentang KEK ini,” ungkap Faizal saat ditemui di ruang kerjanya pada hari Rabu (30/8/2023).

“Kalau tak ada perda, tentu semua akan sulit jadinya,” ujar Faizal.

Ia menegaskan bahwa pembuatan payung hukum tersebut adalah langkah penting agar daerah dapat turut serta dalam perkembangan KEK MBTK. Banyak pihak sebelumnya meragukan keterlibatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur dan DPRD Kutai Timur dalam mendukung perkembangan KEK MBTK.

“APBD Kutai Timur mendukung mempercepat terbentuknya kawasan ekonomi khusus,” tambahnya. Ia berharap agar KEK Maloy segera dapat beroperasi dan mengatakan bahwa langkah-langkah seperti perizinan, pengurusan pelepasan wilayah, dan lain sebagainya sudah mulai ditangani.

KEK Maloy telah lama menjadi impian Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Dengan luas mencapai 557,34 Hektare (Ha), kawasan ini diharapkan dapat menjadi penggerak utama roda ekonomi daerah. Tujuannya adalah untuk mengurangi ketergantungan pada eksplorasi sumber daya alam, khususnya batu bara.

Dengan lokasi yang geostrategis, KEK MBTK terletak di jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia II (ALKI II), jalur perdagangan laut internasional yang menghubungkan Pulau Kalimantan dan Sulawesi. KEK ini juga menjadi bagian dari jalur regional lintas trans Kalimantan dan rute transportasi penyeberangan feri Tarakan-Tolitoli serta Balikpapan-Mamuju.

Namun, mencapai impian tersebut tidaklah mudah. Diperlukan perjuangan, kerja keras, dan keterlibatan semua pihak untuk mewujudkan kehadiran KEK MBTK yang diharapkan mampu memberikan nilai tambah melalui sektor industri atas berbagai komoditas. Kolaborasi antara Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta APBD menjadi salah satu opsi penting yang mendukung keberhasilan ini.

Demi mendukung visi ini, Pemkab dan DPRD Kutai Timur telah menerbitkan dua peraturan daerah (perda). Pertama, perda insentif yang bertujuan memudahkan penanaman modal, dan kedua, perda mengenai kawasan ekonomi khusus. Langkah ini diharapkan dapat menjadi dasar yang kuat untuk mendorong perkembangan KEK MBTK menuju targetnya, yaitu menarik investasi sebesar Rp 34,3 triliun dan meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kutai Timur hingga Rp 4,67 triliun per tahun pada tahun 2025.

Silakan Bekomentar
Faizal Rachman KEK Maloy Pemkab Kutai Timur
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Parkir Sembarangan di Samarinda Terancam Sanksi

Pangdam VI/Mulawarman Perkuat Sinergi Keamanan dan Pembangunan di Kutai Timur

DPRD Tarakan dan Samarinda Diskusi Pengelolaan Sampah, APBD, serta Skema Dana RT untuk Dorong Pembangunan Daerah Berkelanjutan

Berita Terkini

Disdik Kutim Pastikan Tak Ada Siswa Kebingungan Saat SPMB

Ajeng NadyaAjeng Nadya27 Jun 2026 Pemkab Kutim

Jelang Porprov VIII, Rahman Ingatkan Cabor Tak Larut dalam Politik KONI

27 Jun 2026

Pemangkasan RKAB Batu Bara Dinilai Ancam Fiskal Kutim dan Ribuan Lapangan Kerja

26 Jun 2026

Komnas PA Jatim Minta Evaluasi Total Program MBG Selama Libur Sekolah

25 Jun 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.