Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Pasar Pagi Samarinda Belum Ramai, DPRD Minta Solusi Agar Ekonomi Pedagang Bergerak

22 Jun 2026

Camat Hasdiah Dorong Intervensi Dini untuk Tekan Stunting di Sangatta Utara

22 Jun 2026

Hamriani Kassa Ajak Seluruh Elemen Bersatu Lawan Stunting

22 Jun 2026
1 2 3 … 939 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Ekspansi Sektor Industri di Tengah Harga Gas Murah

Arifin berencana untuk mengambil Malaysia, Thailand, dan Vietnam sebagai referensi dalam menentukan harga jual gas bumi di sisi hulu
Ekonomi Intan WardahIntan Wardah4 Agu 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Industri
ilustrasi. Ekspansi Sektor Industri di Tengah Harga Gas Murah (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan harga gas industri maksimal sebesar US$ 6 per Million British Thermal Units (MMBTU) untuk tujuh sektor industri. Meskipun demikian, terdapat masalah dalam serapan gas oleh perusahaan penerima harga gas bawah maksimal ini, yang belum mencapai tingkat optimal pada (04/08/2023).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, mengakui bahwa saat ini ada permintaan untuk perluasan sektor industri yang menjadi penerima insentif Harga Gas Bawah Maksimal (HGBT).

Serapan Gas Industri Belum Optimal

Meskipun demikian, dari alokasi gas eksisting yang telah diberikan kepada 7 sektor industri penerima HGBT ini, tingkat serapan gas baru mencapai kurang dari 85%.

“Nah masih ada permintaan industri lain untuk bisa mendapatkan itu, tapi yang menjadi catatan kita dari alokasi untuk 7 industri ini yang memanfaatkannya masih di bawah 85%, belum optimal. Jadi dari seluruh volume yang dialokasikan ini yang akan kita optimalkan dulu,” ungkap Arifin di Gedung Kementerian ESDM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Arifin menjelaskan bahwa pihaknya sedang melakukan evaluasi terhadap rantai bisnis gas bumi guna mengurangi biaya produksi. Salah satu upayanya adalah dengan membangun pipa-pipa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Investasi Pipa untuk Menekan Biaya

Menurut Arifin, untuk mengurangi biaya di sisi pengangkutan, pemerintah berencana akan melakukan investasi dalam pembangunan pipa. Dengan demikian, biaya pembangunan yang biasanya ditanggung oleh ongkos angkut gas dapat ditekan.

“Kita juga potong ongkos transportasinya, maka pemerintah yang akan bangun investasi pipeline. Ini kan juga capex yang bisa ditekan. Otomatis harus turun karena investasinya sudah balik,” ujarnya.

Referensi Harga Gas dari Negara Lain

Selain itu, Arifin berencana untuk mengambil Malaysia, Thailand, dan Vietnam sebagai referensi dalam menentukan harga jual gas bumi di sisi hulu. Hal ini disebabkan karena harga jual gas bumi di negara-negara tersebut sudah terbukti cukup kompetitif.

“Kita benchmark dengan misalnya harga gas di Malaysia variannya angka-nya US$ 3 sampai US$ 6-7 per MMBTU. Di Malaysia kan memang tidak seluas kita kemudian sumber gasnya banyak di Serawak dekat Kalimantan Utara. Kita juga kaji Thailand, Vietnam kita akan kaji,” tambahnya.

Silakan Bekomentar
Arifin Tasrif ESDM MMBTU
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Mahyudin Sebut Kelapa Genjah Entog Bisa Jadi Bisnis Masa Depan Pemuda Kutim

Enam Program CSR PHI Raih Penghargaan Dunia di Bangkok

Kaltim Dukung Ekraf, Pemuda Didorong Kembangkan Potensi Daerah

Berita Terkini

Pasar Pagi Samarinda Belum Ramai, DPRD Minta Solusi Agar Ekonomi Pedagang Bergerak

AlawiAlawi22 Jun 2026 DPRD Kota Samarinda

Camat Hasdiah Dorong Intervensi Dini untuk Tekan Stunting di Sangatta Utara

22 Jun 2026

Hamriani Kassa Ajak Seluruh Elemen Bersatu Lawan Stunting

22 Jun 2026

Novan Terkesan Sistem Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat di Samarinda

21 Jun 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.