Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Audiensi dengan Bupati Kutim, PLN Optimistis Elektrifikasi Capai 100 Persen pada 2028

5 Jun 2026

Jimmi Apresiasi Respons Cepat Polisi Ungkap Kasus Royyan

4 Jun 2026

Bupati Kutim Tekankan ASN Tingkatkan Pelayanan

3 Jun 2026
1 2 3 … 930 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026

    Mahyunadi Tekankan Peran Partai dalam Pembangunan Daerah

    27 Jan 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Disnakertrans Kutim Luncurkan Deteksi Dini di PT Kobexindo

Pemkab Kutim Ajeng NadyaAjeng Nadya13 Nov 2024
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Disnakertrans Kutim terapkan program deteksi dini di PT Kobexindo
Disnakertrans Kutim terapkan program deteksi dini di PT Kobexindo
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sangatta – Ketegangan buruh dan pengusaha tak selalu harus meledak menjadi konflik. Inilah yang coba dicegah oleh Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Kutai Timur melalui program deteksi dini hubungan industrial. Program ini secara resmi dilaksanakan di PT Kobexindo pada Rabu (13/11/2024), sebagai langkah awal menciptakan iklim kerja yang aman dan produktif.

Kepala Disnakertrans Kutim, Roma Malau, menjelaskan bahwa program ini bertujuan mengidentifikasi potensi persoalan di lingkungan kerja sebelum berkembang menjadi sengketa. Pendekatan ini mencakup evaluasi hak dan kewajiban kedua belah pihak serta pemantauan kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan.

“Tujuan utama kami adalah memastikan hak-hak karyawan dipenuhi, kewajiban perusahaan dijalankan dengan baik, dan terjalin sinergi antara kedua belah pihak,” ujar Roma.

Metode deteksi dini dilakukan melalui observasi langsung, analisis data ketenagakerjaan, hingga evaluasi keseimbangan hubungan industrial. Disnakertrans juga membimbing manajemen perusahaan dalam aspek administrasi ketenagakerjaan seperti pelaporan tenaga kerja dan jaminan sosial.

“Dengan begitu, hubungan industrial yang sehat dan produktif bisa terwujud,” tegas Roma.

Program ini turut melibatkan sejumlah pihak penting seperti Kejaksaan, Kepolisian, Kodim 0909, BPJS Ketenagakerjaan, serta perwakilan serikat buruh, yang secara bersama-sama mengawasi pelaksanaan aturan ketenagakerjaan di lapangan. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai strategis dalam membangun pendekatan yang menyeluruh terhadap isu ketenagakerjaan.

“Kolaborasi ini penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, adil, dan produktif,” imbuh Roma.

Dalam pemaparannya, Roma menegaskan pentingnya keseimbangan antara pemenuhan hak pekerja—seperti upah layak, jam kerja sesuai aturan, dan perlindungan jaminan sosial—dengan pelaksanaan kewajiban secara profesional oleh karyawan. Keseimbangan ini menjadi dasar kuat dalam membangun hubungan kerja yang harmonis dan berkelanjutan.

Disnakertrans Kutai Timur, menurut Roma, memiliki mandat strategis dalam membina ekosistem ketenagakerjaan yang mendukung pembangunan daerah. Selain menyelesaikan perselisihan hubungan industrial, instansi ini juga berperan dalam membuka akses pelatihan dan menciptakan peluang kerja melalui program transmigrasi dan pemberdayaan tenaga kerja.

Roma berharap langkah preventif ini dapat direplikasi di perusahaan-perusahaan lain di Kutai Timur. Ia mengimbau setiap perusahaan untuk menjadikan Disnakertrans sebagai mitra utama dalam menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan.

“Kami siap membantu memberikan solusi terbaik agar hubungan kerja tetap harmonis,” tutupnya.

Dengan hadirnya deteksi dini sebagai garda depan penyelesaian potensi konflik, Kutai Timur menunjukkan komitmen untuk membangun sistem ketenagakerjaan yang sehat dan berdaya saing, sekaligus mendukung keberlanjutan ekonomi daerah.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Audiensi dengan Bupati Kutim, PLN Optimistis Elektrifikasi Capai 100 Persen pada 2028

Bupati Kutim Tekankan ASN Tingkatkan Pelayanan

Ardiansyah Minta Petani dan Peternak Kutim Bergerak Nyata

Berita Terkini

Audiensi dengan Bupati Kutim, PLN Optimistis Elektrifikasi Capai 100 Persen pada 2028

Ajeng NadyaAjeng Nadya5 Jun 2026 Pemkab Kutim

Jimmi Apresiasi Respons Cepat Polisi Ungkap Kasus Royyan

4 Jun 2026

Bupati Kutim Tekankan ASN Tingkatkan Pelayanan

3 Jun 2026

DPR Nilai SE Guru Non-ASN Jadi Solusi Masa Transisi

2 Jun 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025

Rinanda Maharani Harumkan Kaltim di Ajang Puteri Indonesia

3 Mei 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.