Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Pemkab Kutim Siapkan Lahan Pengganti TPA Batota, Mahyunadi Tegaskan Tak Terlibat Pembebasan Lahan

14 Okt 2026

Sejarah Baru di HUT ke-27 Kutim, Deklarasi Antinarkoba Libatkan 61 Ribu Peserta dan Raih Rekor MURI

12 Okt 2026

Rumah Advokasi PKS Kaltim Layani Warga Tanpa Biaya

10 Okt 2026
1 2 3 … 986 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Rumah Advokasi PKS Kaltim Layani Warga Tanpa Biaya

    10 Okt 2026

    Seno Aji Tinjau Dampak Kemarau di Long Apari, Salurkan 11 Ton Bantuan

    14 Sep 2026

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Bisnis Thrifting di Samarinda: UMKM Lokal Harus Bersaing

Isu thrifting menjadi tantangan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menemukan solusi yang tepat
Daerah Intan WardahIntan Wardah25 Jul 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Thrifting
Anggota DPRD Kota Samarinda, Laila Fatihah (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda, Laila Fatihah, menyuarakan pandangannya mengenai larangan penjualan baju bekas impor atau “thrifting” yang diusulkan oleh pemerintah. Menurutnya, larangan tersebut dapat menimbulkan masalah baru karena thrifting telah berkembang pesat dan menjadi salah satu mata pencaharian masyarakat (24/07/2023).

Laila menegaskan bahwa seharusnya larangan tersebut diberlakukan saat thrifting belum begitu dikenal dan belum banyak dipasarkan. Menghentikan usaha yang sudah berjalan dapat berdampak buruk bagi para pelaku usaha yang mengandalkan bisnis ini sebagai sumber penghasilan.

Thrifting Pesaing Bagi Produk Lokal

Kota Samarinda sebagai kota berkembang memiliki lingkungan usaha yang dinamis dan cepat berputar. Oleh karena itu, bisnis ini dengan cepat diterima oleh masyarakat sebagai opsi untuk mendapatkan produk branded dengan harga terjangkau, meskipun berupa barang bekas.

Laila juga mengakui bahwa thrifting menjadi pesaing bagi produk lokal, namun mengingat minat masyarakat yang lebih condong kepada merek ternama, para pelaku usaha lokal harus mampu bersaing dengan mempromosikan produk mereka dengan kualitas unggul dan memanfaatkan influencer sebagai media promosi.

Tantangan dan Solusi

Larangan penjualan thrifting tentunya akan mempengaruhi para pelaku usaha, sehingga Laila menyarankan agar mereka yang sudah terlanjur berbisnis tidak mengembangkannya lebih lanjut. Alih-alih menyuplai barang baru, mereka bisa menghabiskan stok yang ada. Meskipun barang bekas tersebut telah dicuci dan layak untuk dijual kembali, kontrol terhadap semua barang bekas tidak selalu dapat dijamin.

Isu thrifting menjadi tantangan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menemukan solusi yang tepat. Penting untuk memperhatikan berbagai aspek, seperti dampak terhadap penghidupan masyarakat, persaingan usaha, serta lingkungan dan kesehatan konsumen.

Melalui pendekatan yang holistik, diharapkan dapat ditemukan solusi yang mengakomodasi berbagai kepentingan dan memajukan sektor UMKM lokal dengan tetap menjaga keseimbangan dan keadilan dalam lingkup pasar yang semakin kompleks dan beragam.

Silakan Bekomentar
DPRD Samarinda Laila Fatiha Thrifting UMKM Lokal
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Sejarah Baru di HUT ke-27 Kutim, Deklarasi Antinarkoba Libatkan 61 Ribu Peserta dan Raih Rekor MURI

Cegah Karhutla, Warga Marah Haloq Bersama KED-SAP Terus Perkuat Kesiapsiagaan

Kemarau Panjang, PT KED Bergerak Salurkan Air Bersih untuk Warga Marah Haloq

Berita Terkini

Pemkab Kutim Siapkan Lahan Pengganti TPA Batota, Mahyunadi Tegaskan Tak Terlibat Pembebasan Lahan

AlawiAlawi14 Okt 2026 Pemkab Kutim

Sejarah Baru di HUT ke-27 Kutim, Deklarasi Antinarkoba Libatkan 61 Ribu Peserta dan Raih Rekor MURI

12 Okt 2026

Rumah Advokasi PKS Kaltim Layani Warga Tanpa Biaya

10 Okt 2026

HIPPI Kaltim Gandeng Majelis Tinggi Kerabat Kesultanan Kutai, Hidupkan Kembali Persaudaraan Saudagar Tanah Kutai

10 Okt 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kepemimpinan Terkini Dalam Modernisasi Pelayanan Publik

10 Agu 2026

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.