Close Menu
Etara.idEtara.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Aklamasi, Seno Aji Nahkodai Gekrafs Kaltim 2026-2031

3 Okt 2026

Perumdam Kutim Tambah 500 Sambungan Pelanggan di Karangan melalui Dukungan PT Indexim Coalindo

3 Okt 2026

Diwisuda Bersama 247 Lulusan STIE Nusantara, Weni Berharap Ilmunya Bermanfaat bagi Masyarakat

3 Okt 2026
1 2 3 … 982 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Etara.idEtara.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Seno Aji Tinjau Dampak Kemarau di Long Apari, Salurkan 11 Ton Bantuan

    14 Sep 2026

    Fraksi PKS Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Hak Angket

    6 Mei 2026

    Ardiansyah Sulaiman: PKS Hadir untuk Melayani Negeri

    6 Apr 2026

    Momentum Idulfitri, Pemkab dan DPRD Pacu Target Pembangunan Kutai Timur

    18 Mar 2026

    Di Bukber Hanura, Wabup Kutim Bicara Tantangan Fiskal

    28 Feb 2026
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

    5 Mei 2026

    Liburan Ala Ubud di Trawas, Asmaraloka Villa & Resto Jadi Destinasi Favorit Baru

    24 Okt 2024

    Berpuasa Ketika Safar

    17 Mar 2024

    Keutamaan dan Hikmah Ibadah Puasa

    15 Mar 2024

    3 Macam Sabar dalam Puasa

    14 Mar 2024
  • Artikel
Etara.idEtara.id

Apresiasi Jaka Prima atas Hadiah Umroh Alumni ’95 SMAN 4 Pasuruan untuk Korban Perundungan

Hukum Ajeng NadyaAjeng Nadya4 Sep 2024
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Sekjen Komnas Perlindungan Anak (PA) Jawa Timur, Jaka Prima
Sekjen Komnas Perlindungan Anak (PA) Jawa Timur, Jaka Prima
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Pasuruan – Kisah empati dan kepedulian muncul dari para alumni SMAN 4 Kota Pasuruan angkatan 1995, yang memberikan hadiah ibadah umroh kepada seorang siswa yang menjadi korban perundungan. Tindakan ini pun mendapat apresiasi dari Sekjen Komnas Perlindungan Anak (PA) Jawa Timur, Jaka Prima, sebagai bentuk dukungan moral dan upaya pemulihan trauma korban.

Kasus perundungan yang menimpa siswa berinisial N-S ini sempat menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial. N-S mengalami depresi berat akibat perundungan yang ia terima di sekolah, hingga harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ). Kondisi ini memicu keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk para alumni SMAN 4 Kota Pasuruan lulusan tahun 1995.

Pada Selasa, 3 September 2024, para alumni tersebut berinisiatif mendatangi rumah N-S untuk memberikan dukungan langsung. Sebagai bentuk empati, mereka memberikan hadiah ibadah umroh kepada N-S dan ibunya. Hadiah ini diharapkan bisa membantu proses pemulihan mental dan emosional N-S, yang saat ini masih harus menjalani kontrol rutin ke rumah sakit setiap minggu untuk memantau perkembangan kondisinya.

Sekjen Komnas PA Jawa Timur, Jaka Prima, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap tindakan para alumni ini. “Kami mewakili Ketua dan seluruh jajaran pengurus Komnas Perlindungan Anak Jawa Timur mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para alumni SMAN 4 Kota Pasuruan tahun 1995 yang turut membantu langkah positif dalam proses pemulihan psikis korban dengan memberikan hadiah ibadah umroh,” ujar Jaka dalam keterangannya.

Jaka juga menambahkan bahwa hadiah tersebut memberikan dampak positif yang besar bagi N-S dan keluarganya. “Seperti yang disampaikan N-S dan keluarganya kepada kami, hadiah ini sangat membahagiakan mereka. Dengan perasaan bahagia ini, setidaknya lambat laun akan mengurangi rasa trauma yang dialami korban,” lanjutnya.

Ketua Alumni SMAN 4 Pasuruan angkatan 1995, Decky Tjahyono Triyoga, mengungkapkan keprihatinannya atas kejadian yang menimpa N-S. Ia berharap agar kasus ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, terutama pihak sekolah. “Kami berharap agar kasus ini menjadi pelajaran bagi semua pihak, terutama pihak sekolah, agar lebih waspada dalam menjaga dan mendidik para siswa. Semoga hadiah umroh ini bisa sedikit membantu memulihkan trauma yang dialami korban,” ungkap Decky.

Tindakan para alumni ini memberikan contoh nyata tentang pentingnya kepedulian sosial di tengah maraknya kasus perundungan di sekolah. Ini juga menjadi pengingat bahwa semua pihak, baik siswa, guru, maupun orang tua, harus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa, bebas dari segala bentuk kekerasan dan perundungan.

Silakan Bekomentar
Jaka Prima SMA 4 Pasuruan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Satresnarkoba Polres Kutim Ungkap Kasus Ganja 169,37 Gram, Satu Tersangka Diamankan

Satlantas Polres Kutim Gelar Samling di Pasar Rakyat Kongbeng, Warga Dimudahkan Bayar Pajak Kendaraan

Usai Kalah di PN Sangatta, PT Gunta Samba Tempuh Banding, Tim 37 Siapkan Kontra Memori untuk Pertahankan Putusan

Berita Terkini

Aklamasi, Seno Aji Nahkodai Gekrafs Kaltim 2026-2031

BaehakiBaehaki3 Okt 2026 Pemprov Kaltim

Perumdam Kutim Tambah 500 Sambungan Pelanggan di Karangan melalui Dukungan PT Indexim Coalindo

3 Okt 2026

Diwisuda Bersama 247 Lulusan STIE Nusantara, Weni Berharap Ilmunya Bermanfaat bagi Masyarakat

3 Okt 2026

Darul Abrar Sangatta Buka Program Tahfiz 30 Juz untuk Santri SMP

3 Okt 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kepemimpinan Terkini Dalam Modernisasi Pelayanan Publik

10 Agu 2026

Ikan Bakar Banjar Lezat di Sangatta Utara, Perpaduan Rasa Gurih dan Nikmat

5 Mei 2026

November Penuh Makna, Pahlawan Itu Bernama Ayah

13 Nov 2025

Penjemputan Paksa KPK dan Refleksi Korupsi Izin Tambang

28 Agu 2025

Anak Butuh Perlindungan Nyata

20 Agu 2025

Royalti Lagu Harus Lewat LMK

4 Jul 2025
© 2026 | Etara.id by Dexpert, Inc.
PT. Etara Nusa Warta
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.